Konten dari Pengguna

Bolehkah Ibu Menyusui Makan Jengkol?

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bolehkah ibu menyusui makan jengkol? Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bolehkah ibu menyusui makan jengkol? Foto: Shutterstock

Salah satu teman Mama bertanya, bolehkah ibu menyusui makan jengkol? Jujur saja Mama juga salah satu pecinta jengkol nih. Tetapi kalau sedang menyusui, aman enggak, ya, makan jengkol?

Dari apa yang Mama baca di Healthline, ASI pada dasarnya punya tekstur creamy dan sedikit manis. Tetapi, rasa dan bau ASI ini bisa berubah lho, Ma. Salah satu yang memengaruhinya adalah faktor makanan yang dikonsumsi Mama.

Enggak heran kalau beberapa ibu menyusui khawatir ada perubahan pada rasa ASI ketika mereka makan jengkol. Soalnya, jengkol terkenal banget sebagai salah satu makanan yang punya bau sangat kuat.

Selama masa menyusui, Mama-Mama memang harus selektif dalam memilih makanan. Kamu juga harus memastikan kalau makanan yang kamu konsumsi bukan sekadar enak, tetapi harus dapat memenuhi kebutuhan nutrisi kamu dan bayimu.

Bolehkah Ibu Menyusui Makan Jengkol?

Ilustrasi bolehkah ibu menyusui makan jengkol? Foto: Resnu Dwi Andika/kumparan

Meskipun punya bau yang kuat, jengkol punya tempat tersendiri di hati penggemarnya. Apalagi di Indonesia jengkol bisa disajikan jadi berbagai macam makanan yang enak seperti semur jengkol, jengkol goreng, atau jengkol balado. Duh jadi ngiler!

Pengalaman Mama dulu, selama hamil atau menyusui Mama dilarang banget makan jengkol. Katanya sih takut bayinya enggak sehat. Akhirnya, Mama baca-baca informasi soal jengkol ini.

Kalau untuk ibu hamil, memang sebaiknya jengkol dihindari. Soalnya jengkol punya kandungan asam jengkolat yang kalau menumpuk bisa membentuk kristal di ginjal.

Oleh sebab itu, konsumsi jengkol berlebihan bisa menyebabkan ibu hamil mengalami nyeri yang hebat di perut bawah, perdarahan saluran kencing (hematuria), bahkan gagal ginjal.

Selain itu, memang ada penelitian yang dipublikasikan U.S National Library of Medicine, jengkol (Archidendron pauciflorum) masuk ke dalam kategori makanan yang sebaiknya dihindari selama masa kehamilan.

Tetapi kalau untuk ibu menyusui, sejauh ini juga belum ada penelitian yang menyatakan bahwa ibu menyusui dilarang mengonsumsi jengkol. Selain itu, enggak ada bukti bahwa jengkol yang dikonsumsi ibu akan berdampak buruk pada ASI yang dikonsumsi anaknya, Ma. Dengan begitu, bisa dikatakan aman bagi ibu menyusui untuk mengonsumsi jengkol.

Tapi tentu saja, kamu enggak boleh terlalu banyak makan jengkol. Pernah dengar kan, kalau segala sesuatu yang berlebihan itu enggak baik? Begitu juga saat makan jengkol, Ma. Konsumsi jengkol secara berlebihan dapat meningkatkan asam lambung, gangguan ginjal, dan batu ginjal karena kandungan asam jengkol di dalamnya.

Ilustrasi bolehkah ibu menyusui makan jengkol? Foto: Shutterstock

Makan jengkol sebenarnya memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh. Di balik bau jengkol yang tidak sedap, jengkol mengandung berbagai nutrisi di dalamnya. Di antaranya adalah protein, zat besi, kalsium, dan berbagai vitamin seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C.

Satu catatan yang enggak kalah penting soal makan jengkol adalah jangan lupa untuk memastikan kalau jengkol dimasak sampai matang sempurna. Takutnya, ada bakteri Listeria yang tertinggal di jengkol, Ma.

Bakteri Listeria adalah bakteri yang hidup dalam daging mentah, susu yang belum dipasteurisasi, dan dalam sayuran yang mentah. Mengutip Mother to Baby, bakteri listeria memang kecil kemungkinannya untuk bisa bercampur dalam ASI. Bagaimanapun, tindakan pencegahan selalu lebih baik kan, Ma?

Untuk itu, jika kamu ingin makan jengkol, perhatikan apakah jengkol sudah dicuci bersih dan dimasak dengan sempurna atau belum. Selain itu, pastikan porsi makannya enggak berlebihan ya, Ma!

(RPR)

Frequently Asked Question Section

Adakah efek samping yang dialami ibu menyusui saat makan jengkol?

chevron-down

Jika mengonsumsi jengkol dalam jumlah banyak, Mama bisa mengalami masalah pada jantung, ginjal, atau hati. Sebaiknya konsumsi jengkol sedikit saja, ya, Ma.

Apakah makanan yang dikonsumsi ibu berpengaruh pada ASI?

chevron-down

Nutrisi yang ada pada ASI tidak akan terpengaruh oleh makanan yang dikonsumsi oleh Mama. Namun, rasa dan aroma ASI bisa terpengaruh oleh makanan yang dikonsumsi oleh Mama.

Bolehkah ibu menyusui makan pedas?

chevron-down

Boleh kok, Ma. Asalkan tidak berlebihan, ya. Makan pedas berlebihan bisa membuat pencernaan Mama bermasalah. Tak hanya itu, jika Mama makan pedas juga bisa berpengaruh pada rasa ASI.