Konten dari Pengguna

Bolehkah Keramas Saat Nifas Menurut Islam? Begini Faktanya!

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bolehkah keramas saat nifas menurut Islam (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bolehkah keramas saat nifas menurut Islam (Sumber: Pexels)

Bolehkah keramas saat nifas menurut Islam? Hal tersebut bisa jadi sebuah pertanyaan bagi Mama-Mama yang baru saja melahirkan.

Setelah menunggu selama 9 bulan, akhirnya Mama-Mama bisa langsung bertemu dengan si kecil ya sekarang. Meski telah melewati masa-masa persalinan yang menegangkan. Hal tersebut rasanya terbayarkan ketika melihat si kecil lahir dengan sehat dan selamat.

Peran baru sebagai seorang ibu kini menantimu, Ma! Usai melahirkan, akan ada beberapa hal yang bakal kamu lewati. Salah satunya adalah menjalani masa nifas.

Dalam dunia medis, masa nifas disebut juga dengan puerperium. Masa ini dimulai sejak bayi baru lahir hingga organ dalam kandungan Mama-Mama kembali seperti sebelum hamil.

Biasanya masa nifas ini berlangsung selama enam hingga delapan minggu atau sekitar 40 hari. Akan tetapi, periode pemulihan tersebut bisa saja berbeda-beda sesuai dengan kondisi tubuh Mama-Mama.

Selama menjalani masa nifas, mungkin kamu sudah sering mendengar mitos-mitos yang beredar di masyarakat. Salah satunya adalah larangan untuk keramas dalam jangka waktu tertentu.

Kira-kira hal tersebut hanyalah mitos atau memang benar, ya? Jadi, bolehkah keramas saat nifas menurut Islam?

Kalau penasaran, berikut adalah penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini. Cek di sini, ya!

Bolehkah Keramas Saat Nifas Menurut Islam

Ilustrasi bolehkah keramas saat nifas menurut Islam (Sumber: Pexels)

Dalam ajaran Islam, nifas sendiri merupakan darah yang keluar usai persalinan. Apabila janin yang berada dalam kandungan sudah keluar dan berbentuk manusia, maka darah yang keluar sesudahnya adalah nifas. Tapi, kalau belum keluar dengan berbentuk manusia atau masih berbentuk gumpalan, artinya darah yang keluar tak bisa dimasukkan ke dalam kategori nifas.

Sama halnya dengan dunia medis, dalam Islam dijelaskan juga masa nifas wanita biasanya berlangsung selama 40 hari. Hal ini telah tertuang dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ummu Salamah yang berbunyi:

"Pada masa Rasulullah, para wanita yang sedang menjalani masa nifas menahan diri selama 40 hari atau 40 malam."

Selama masa nifas, wanita dilarang untuk melakukan beberapa hal, seperti salat, puasa, membaca Al Quran, masuk ke dalam masjid, menyentuh mushaf serta membawanya, thawaf, dan bersetubuh.

Ilustrasi bolehkah keramas saat nifas menurut Islam (Sumber: Pexels)

Kita juga kerapkali mendengar mitos seputar nifas. Salah satunya adalah larangan untuk mandi atau keramas dalam jangka waktu tertentu.

Ada yang bilang ketika ibu yang baru melahirkan bersentuhanan dengan air, bisa menyebabkan sakit kepala, masuk angin, maupun nyeri sendi di kemudian hari. Makanya, muncullah larangan mandi atau keramas selama masa nifas.

Menurut Mama, mitos nifas ini merupakan sesuatu hal yang sangat keliru, ya. Malah cenderung merugikan. Justru, mandi serta keramas diperlukan supaya tubuhmu menjadi lebih nyaman, segar, dan bersih.

Selain itu, wanita yang baru melahirkan malah dianjurkan untuk mandi serta keramas. Khususnya buat mencegah infeksi pada kulit serta menjaga kebersihan jahitan operasi pada jalan lahir

Mandi dan keramas pun merupakan salah satu ikhtiar Mama-Mama untuk selalu menjaga kebersihan diri. Rasulullah SAW sendiri pernah bersabda bahwa kebersihan merupakan sebagian dari iman.

Bahkan dalam beberapa hadisnya, Rasulullah menjelaskan bahwa dengan mandi serta menjaga kebersihan itu sama halnya dengan kita telah melakukan bersuci. Seperti hadis yang diriwayatkan HR Muslim berikut ini:

"Bersuci adalah setengah dari iman, Alhamdulillah memenuhi timbangan, Subhanallah dan Alhamdulillah keduanya memenuhi, atau salah satunya memenuhi apa yang ada antara langit dan bumi, salat adalah cahaya, sedekah adalah petunjuk, kesabaran adalah sinar, dan Al-Quran adalah hujjah untuk amal kebaikanmu dan hujjah atas amal kejelekanmu. Setiap manusia adalah berusaha, maka ada orang yang menjual dirinya sehingga membebaskannya atau menghancurkannya."

Jadi, mulai sekarang jangan mudah percaya ya kalau ada mitos yang bilang ibu yang baru melahirkan dilarang untuk mandi maupun keramas. Hal tersebut enggak benar adanya.

Malahan, kita lebih disarankan untuk menjaga kebersihan dengan mandi dan keramas. Selain baik untuk tubuh kita, ternyata membersihkan diri merupakan anjuran dari Rasulullah SAW.

Itulah dia penjelasan bolehkah keramas saat nifas menurut Islam? Jawabannya tentu saja boleh ya, Ma! Semoga informasi ini bermanfaat untukmu.

(AN)