Bolehkah Menyusui Saat Hamil Anak Kedua menurut Islam?

Konten dari Pengguna
4 Agustus 2022 11:00
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi menyusui saat hamil anak kedua menurut Islam (Sumber: Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyusui saat hamil anak kedua menurut Islam (Sumber: Unsplash)
ADVERTISEMENT
Bolehkah menyusui saat hamil anak kedua menurut Islam? Mungkin hal ini juga sempat membuatmu bertanya-tanya ya, Ma.
ADVERTISEMENT
Mama-Mama dan Papa-Papa tentunya telah mengatur sedemikian rupa mengenai jarak kehamilan atas pertimbangan tertentu. Bisa jadi memang sengaja ingin mengatur jarak usia anak, hingga memperhatikan kesiapan mental anak pertama sebelum akhirnya dia mempunyai adik.
Kebanyakan keluarga pastinya sudah memiliki pertimbangan untuk memiliki anak sesuai dengan kondisinya masing-masing. Namun, ada juga Mama dan Papa yang ingin memiliki anak selanjutnya lebih cepat, misalnya karena ingin umurnya tidak jauh dengan sang kakak.
Salah satu hal yang harus dipertimbangkan sebelum hamil lagi tak lama setelah melahirkan adalah siap atau tidak tetap menyusui bayi yang masih perlu asupan ASI. Ini perlu dipikirkan agar si kecil tetap mendapatkan asupan nutrisi yang baik.
Keadaan seperti ini mungkin enggak semudah yang kita bayangkan ya, Ma. Namun, tetap harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab, biar si kecil bisa tetap bertumbuh kembang dengan optimal.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, boleh enggak sih menyusui saat hamil anak kedua menurut Islam? Lalu bagaimana pula tinjauannya dalam segi medis?
Kalau kamu penasaran, berikut adalah penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber. Cek info lengkapnya di sini, ya!

Menyusui Saat Hamil Anak Kedua menurut Islam

Ilustrasi menyusui saat hamil anak kedua menurut Islam (Sumber: Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyusui saat hamil anak kedua menurut Islam (Sumber: Unsplash)
Dalam Islam, memberikan ASI pada bayi walaupun sedang hamil disebut juga dengan al ghillah. Berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad SAW, menyusui ketika hamil pada dasarnya masih diperbolehkan untuk wanita.
Berikut adalah bunyi hadits lengkapnya:
لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ أَنْهَى عَنِ الْغِيلَةِ حَتَّى ذَكَرْتُ أَنَّ الرُّومَ وَفَارِسَ يَصْنَعُونَ ذَلِكَ فَلاَ يَضُرُّ أَوْلاَدَهُمْ
Artinya: “Sungguh, aku ingin melarang (kalian) dari perbuatan ghiilah. Lalu aku melihat bangsa Romawi dan Persia di mana mereka melakukan ghiilah terhadap anak-anak mereka. Ternyata hal itu tidak membahayakan anak-anak mereka.”
ADVERTISEMENT
Dengan catatan, menyusui saat hamil anak kedua diperbolehkan apabila tidak ditemukan kondisi yang bisa berbahaya bagi ibu maupun janin yang dikandungnya, serta aktivitas menyusui dilakukan dengan benar.
Beberapa hadits pun menjelaskan, ibu diberikan kebebasan untuk menentukan apakah dengan adanya kehamilan tersebut, proses menyusui akan dilanjutkan atau memilih buat menyapih si kecil. Balik lagi, semua ini tergantung dari kondisi Mama-Mama sendiri ya!

Menyusui Saat Hamil dalam Tinjauan Medis

Ilustrasi menyusui saat hamil anak kedua menurut Islam (Sumber: Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyusui saat hamil anak kedua menurut Islam (Sumber: Unsplash)
Sebenarnya Mama-Mama enggak perlu khawatir buat menyusui selama masa kehamilan. Melansir laman WebMD, sesungguhnya tubuh wanita akan tetap memproduksi ASI bahkan saat sedang hamil.
Selama dilakukan dengan benar, menyusui ketika hamil lagi memang tidak membahayakan. Sejauh ini, juga belum ada penelitian yang membuktikan bahwa menyusui saat hamil bisa mengganggu pertumbuhan dan perkembangan si kakak maupun si adik dalam kandungan.
ADVERTISEMENT
Biarpun begitu, menyusui saat hamil lagi mungkin bakal menyebabkan perubahan pada tubuh Mama-Mama, antara lain:
  • Tubuh lebih mudah merasa lelah.
  • Payudara serta puting terasa nyeri.
  • Munculnya kontraksi ringan, sebab produksi hormon oksitosin meningkat saat menyusui. Namun, enggak perlu khawatir, kontraksi ini umumnya enggak berbahaya dan tidak akan menimbulkan masalah yang serius.
  • ASI bisa berubah menjadi kolostrum yang rasanya kurang manis, sehingga dapat membuat si kecil yang enggan menyusu.
Bagi Mama-Mama yang tetap menyusui dan sekarang dalam kondisi hamil, jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang. Jangan lupa perhatikan juga waktu istirahat karena menyusui dan dalam kondisi hamil akan menguras banyak energimu.
Pastikan kamu juga memerhatikan posisi menyusui yang tepat, biar tubuhmu yang sedang mengandung ini tetap nyaman.
ADVERTISEMENT
Meskipun menyusui ketika hamil masih diperbolehkan, Mama-Mama perlu menghentikannya apabila mengalami kondisi seperti berikut ini:
  • Pernah mengalami keguguran atau riwayat melahirkan secara prematur.
  • Mengalami pendarahan hebat.
  • Sedang mengandung bayi kembar.
  • Sering mengalami kontraksi atau nyeri yang hebat.
  • Memiliki riwayat penyakit atau gangguan kesehatan tertentu.
Itulah dia penjelasan tentang menyusui saat hamil anak kedua menurut Islam. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untukmu ya, Ma!
(AN)
Memberikan ASI pada bayi walaupun sedang hamil dalam Islam disebut apa?
chevron-down
Perubahan tubuh apa saja yang mungkin terjadi saat ibu hamil masih menyusui?
chevron-down
Bagaimana cara agar menyusui saat hamil bisa dijalankan dengan aman dan nyaman?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020