Konten dari Pengguna

Cara Mengajari Anak Menggambar dan Mewarnai, Mudah Dicoba!

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengajari anak menggambar dan mewarnai. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengajari anak menggambar dan mewarnai. Foto: Pixabay

Beberapa hari belakangan, Mama sedang rajin mencari cara mengajari anak menggambar dan mewarnai. Mama merasa harus mengoptimalkan ketertarikan anak-anak dalam seni yang satu itu semenjak mereka mengikuti lomba virtual Agustusan yang lalu.

Dari pengalaman itu, mereka semakin menunjukkan ketertarikan dengan kegiatan berkreasi membuat berbagai bentuk di atas kertas untuk selanjutnya dibubuhi oleh beragam warna.

Sayang banget kan kalau ketertarikan itu enggak dioptimalkan dengan pembelajaran yang lebih baik. Kenapa? Karena pada dasarnya, menggambar dan mewarnai itu menjadi kegiatan yang punya banyak manfaat penting bagi anak-anak kita, Ma.

Manfaat Mengajari Anak Menggambar dan Mewarnai

Mengutip Parenting FirstCry, ada sebuah studi yang menunjukkan beragam manfaat mengajari anak membaca dan menggambar. Di antaranya adalah anak kita menjadi memiliki perkembangan otak yang menyeluruh.

Ilustrasi anak menggambar dan mewarnai. Foto: Pixabay

Maksud menyeluruh di sini, dengan mengajari anak menggambar dan mewarnai, kita enggak hanya memberikan mereka keterampilan untuk mengekspresikan diri.

Namun, ikut pula membantu mereka mengembangkan koordinasi tangan dan mata hingga mengajarkan konsep-konsep penting, seperti berbagai jenis warna, proporsi, perspektif, bahkan keseimbangan.

Selain itu, kegiatan menggambar dan mewarnai juga bisa membantu mengembangkan EQ atau kecerdasan emosional anak. Dengan begitu, anak dapat memperoleh perkembangan mental yang lebih stabil. Kegiatan seni tersebut juga terbukti menjadi cara alami untuk mengobati depresi dan kecemasan, Ma.

Cara Mengajari Anak Menggambar dan Mewarnai

Lalu, untuk meraih beberapa manfaat penting itu, apa saja cara mengajari anak menggambar dan mewarnai yang bisa Mama-Mama lakukan? Ini dia caranya!

Ilustrasi pensil warna lengkap. Foto: Freepik

1. Sediakan Beragam Alat Menggambar dan Mewarnai

Langkah pertama yang bisa kita tempuh untuk mengajari anak menggambar dan mewarnai adalah mempersiapkan segala peralatan yang dibutuhkan.

Tapi, seperti yang dijelaskan oleh Easy Drawing Guides, kita harus paham bahwa mendorong kreativitas anak itu penting untuk mengoptimalkan keterampilan seni mereka. Kita bisa memulainya dari menyediakan beragam alat menggambar dan mewarnai.

Mama-Mama bisa menyediakan buku gambar dari beragam ukuran, canvas, kertas HVS polos atau berwarna, krayon dengan berbagai ukuran, pensil warna, ataupun spidol.

Dari semua alat yang tersedia, biarkan anak mengeksplorasi kreativitasnya ya, Ma. Dengan begitu, mereka juga bisa terhindar dari rasa bosan.

2. Bantu Anak Mengetahui Berbagai Objek

Ilustrasi hasil anak menggambar dan mewarnai. Foto: Pixabay

Cara kedua yang bisa Mama-Mama coba adalah membantu anak mengetahui berbagai objek sehingga anak akan lebih mudah berkreasi nantinya. Enggak perlu ribet, kamu bisa memanfaatkan barang-barang di sekitar atau mainan anak.

Selain itu, sekalian belajar untuk mengetahui benda-benda, khususnya bagi anak usia balita, Mama-Mama bisa memanfaatkan flash card dan membantu anak mengetahui gambar-gambar yang ada di masing-masing kartunya.

3. Jadikan Kegiatan Belajar Menyenangkan

Belajar menggambar dan mewarnai sebagai kegiatan yang menyenangkan bisa kita kreasikan ke dalam beragam aktivitas, Ma.

Contoh sederhananya adalah sediakan kertas berukuran besar ataupun kain polos, baik yang baru atau yang enggak terpakai, dan cat warna yang aman bagi anak-anak.

Jika semua bahan-bahan itu telah disiapkan, Mama beserta keluarga bisa mencelupkan telapak tangan di wadah berisi cat warna lalu menempelkannya ke kertas atau kain kosong.

Ilustrasi anak menggambar dan mewarnai. Foto: Pixabay

Dari sana, kita juga bisa membentuk pola dan lebih seru lagi untuk membuat permainan menebak gambar.

4. Memeragakan Teknik Menggambar dan Mewarnai

Seiring bertambahnya usia anak, mereka juga memiliki kemampuan tambahan dalam meningkatkan keterampilan menggambar. Untuk mengoptimalkan kemampuan yang satu itu, kamu bisa lho Ma memeragakan teknik menggambar dan mewarnai.

Bila sebelumnya anak hanya diarahkan sedikit saat menggoreskan pensil di kertas dilanjutkan dengan mewarnainya, jika sudah lebih besar, Mama-Mama bisa memeragakan cara menarik garis dari satu sudut ke sudut lainnya ataupun memeragakan perpaduan warna yang indah.

5. Selalu Utamakan Apresiasi pada Hasil Karya Anak

Di saat anak sudah menyelesaikan karyanya, ikutlah berbahagia atas karya itu ya, Ma. Apresiasi pekerjaan mereka dengan kata-kata pujian agar anak semakin bersemangat dalam berkreasi ataupun merasa termotivasi untuk lebih baik lagi.

Hindari komentar yang berkesan meremehkan dan mempertanyakan hasil pekerjaan mereka yang kurang baik menurut kita agar anak tetap merasa dihargai.

Ilustrasi hasil karya anak dalam menggambar dan mewarnai. Foto: Pixabay

Mama-Mama juga bisa mengapresiasi hasil gambar dan pewarnaan dari anak dengan membingkainya, lalu letakkan di beberapa bagian dinding rumah.

Itulah dia, 5 cara mengajari anak dalam menggambar serta mewarnai yang bisa Mama bagikan kali ini. Semuanya mudah untuk dilakukan kan, Ma?

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera siapkan waktu dan ide-ide kreatif untuk membuat suasana belajar semakin menyenangkan!

Frequently Asked Question Section

Apa itu EQ?

chevron-down

EQ adalah singkatkan dari emotional intelligence atau kecerdasan emosional.

Apa manfaat belajar menggambar dan mewarnai?

chevron-down

Aktivitas ini dapat meningkatkan kemampuan mengekspesikan diri, melatih koordinasi mata dan tangan, meningkatkan EQ, hingga mengurangi kecemasan dan depresi.

Apa yang dapat dilakukan untuk mengapresiasi karya anak?

chevron-down

Jangan berikan komentar negatif dan meremehkan, berikan komentar positif yang mendukung karya anak, dan bila perlu apresiasi karyanya dengan cara membingkainya.

(TMA)