Konten dari Pengguna

Cara Mengatasi Bayi Demam karena Tumbuh Gigi yang Bisa Dicoba

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 4 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bayi mengalami demam saat tumbuh gigi. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi mengalami demam saat tumbuh gigi. Foto: Freepik

Kalau ngomongin pertumbuhan gigi bayi, enggak jarang juga nih ada obrolan tentang cara mengatasi demam karena tumbuh gigi. Demam memang merupakan salah satu gejala yang bisa dialami si kecil ketika sedang tumbuh gigi.

Biasa ya, banyak orang tua yang sudah mengantisipasi beberapa hal yang dipercaya akan timbul saat anak mulai tumbuh gigi, mulai dari demam, rewel, hingga nafsu makan berkurang.

Umumnya, pertumbuhan gigi pertama pada bayi itu dimulai dari rentang usia 4 sampai 6 bulan dan terus akan bertumbuh gigi-gigi lainnya hingga usia 2 atau 3 tahun, sebagaimana yang dijelaskan oleh Parents.

Lalu, apakah di masa-masa itu anak kita memang rentan terserang demam? Ternyata Ma, di setiap ada gigi baru yang tumbuh pada anak kita, di sanalah akan terjadi peningkatan suhu tubuh. Tapi, peningkatan itu terbilang sedikit banget, lho.

Ilustrasi pengecekan suhu tubuh anak. Foto: Freepik

Fakta tersebut disampaikan langsung oleh American Academy of Pediatrics (AAP) dari berbagai penelitian yang telah dilakukan. Dijelaskan oleh AAP, peningkatan suhu tubuh yang sedikit pada bayi disebabkan oleh peradangan gusi ketika gigi sedang memotong jaringan gusi yang halus untuk bertumbuh.

Jadi, yang dikenal dengan “demam tumbuh gigi” ini biasanya punya peningkatan suhu tubuh yang enggak cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai demam yang secara teori seharusnya berada di atas 38 derajat Celsius.

Gejala Demam Tumbuh Gigi

Mengutip Parents, biar enggak salah penanganan, sebelum kita bahas cara mengatasi bayi demam karena tumbuh gigi, ada beberapa yang bisa kita amati, Ma. Di antaranya adalah:

  • bayi jadi lebih banyak mengiler,

  • gusi membengkak,

  • bayi gemar mengunyah dan menggigit segala sesuatu dalam jangkauannya,

  • bayi suka menggosok sekitar mulut, pipi, dan telinga mereka,

  • bayi mudah marah dan sensitif, terutama di malam hari,

  • bayi mengalami ruam mulut, dan

  • nafsu makan berkurang untuk sementara waktu.

Ilustrasi bayi yang akan segera tumbuh gigi. Foto: Freepik

Gejala di atas merupakan gejala umum yang menandai masa tumbuhnya gigi anak kita.

Poin-poin itu menjadi penting untuk diketahui biar kita bisa membedakan, mana demam yang disebabkan oleh peradangan gusi dari gigi yang bertumbuh, mana demam yang disebabkan oleh infeksi, Ma.

Gejala-gejala di atas akan memuncak pada saat tumbuhnya gigi seri pertama atau gigi depan anak. Itu umumnya terjadi di usia anak antara 6 hingga 16 bulan. Nantinya, kemunculan gejala justru akan semakin menurun.

Masih dari Parents, dalam kasus kebanyakan, disebutkan bahwa demam tumbuh gigi enggak berlangsung lama kok, Ma. Bayi kita akan cenderung mengalami sedikit peningkatan suhu tubuh dimulai sekitar satu hari sebelum gigi mereka tumbuh dan 1 sampai 2 hari setelahnya.

Cara Mengatasi Bayi Demam karena Tumbuh Gigi

Ketika telah ditemukan gejala tumbuh gigi lain dan peningkatan suhu tubuh anak enggak lebih dari 38 derajat Celsius, berikut beberapa cara mengatasi demam tumbuh gigi yang Mama rangkum langsung dari Healthline dan Medical News Today.

Ilustrasi bayi belum tumbuh gigi. Foto: Freepik
  1. Memakaikan bayi pakaian berbahan tipis dan ringan untuk menghindari terperangkapnya panas tubuh yang berlebihan.

  2. Memastikan bayi mengonsumsi banyak cairan dari ASI atau susu formula.

  3. Pastikan bayi beristirahat dengan cukup.

  4. Meletakkan waslap dingin di atas kepala mereka.

  5. Memandikannya dengan waslap yang dibasahi air hangat suam-suam kuku.

Itulah 5 cara yang bisa Mama-Mama coba untuk mengatasi demam akibat tumbuh gigi. Intinya, hindari memberikan segala jenis obat-obatan jika enggak ada pemantauan atau resep dari dokter ya, Ma.

Kemudian, bila peningkatan suhu tubuh si kecil sudah mencapai 40 derajat dalam kurun waktu sehari, Mama-Mama harus segera membawa anak ke dokter untuk penanganan yang paling tepat, ya.

Ilustrasi bayi rewel karena demam. Foto: Freepik

Karena seperti yang sempat kita bahas di atas, bisa saja, demam pada bayi disebabkan oleh infeksi, bukan lagi karena kondisi peradangan gusi akibat tumbuh gigi.

Biar semakin jelas, berikut ini beberapa gejala demam yang mengarah pada infeksi atau penyakit lain yang bisa kita amati pada si kecil.

  • Hidung berair atau tersumbat.

  • Batuk dan bersin.

  • Diare dan muntah-muntah.

  • Tangisan dan kerewelan yang sulit dihentikan.

  • Ruam popok atau ruam di sekujur tubuh yang tidak dapat dijelaskan sebabnya.

  • Lemah dan lesu.

  • Kantuk yang tidak biasa.

  • Kejang.

Itu dia Ma, informasi seputar demam tumbuh gigi pada bayi dan cara mengatasinya. Semoga bisa bermanfaat, ya.

Frequently Asked Question Section

Kapan gigi bayi mulai tumbuh?

chevron-down

Umumnya, pertumbuhan gigi pertama pada bayi itu dimulai dari rentang usia 4 sampai 6 bulan dan terus akan bertumbuh gigi-gigi lainnya hingga usia 2 atau 3 tahun.

Bagaimana ciri demam akibat tumbuh gigi?

chevron-down

Pada dasarnya demam tumbuh gigi biasanya punya peningkatan suhu tubuh yang enggak cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai demam yang secara teori seharusnya berada di atas 38 derajat Celsius.

Apa saja gejala tumbuh gigi pada bayi?

chevron-down

Bayi jadi lebih banyak mengiler, gusi membengkak, bayi gemar mengunyah dan menggigit segala sesuatu dalam jangkauannya, bayi suka menggosok sekitar mulut, pipi, dan telinga mereka, bayi mudah marah dan sensitif, bayi mengalami ruam mulut, dan nafsu makan berkurang untuk sementara waktu.

(TMA)