Cara Menggunakan Tespek agar Hasilnya Akurat

ยทwaktu baca 1 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Buat Mama-Mama yang baru saja menikah dan sedang menunggu kehadiran momongan, apakah sudah mengetahui cara menggunakan tespek dengan benar? Pengetahuan tentang cara penggunaan alat tes kehamilan yang tepat ini penting diketahui, Ma.
Terutama bagimu yang kini sudah telat menstruasinya. Tentunya enggak sabar untuk melakukan tes kehamilan dengan menggunakan test pack ini. Apalagi test pack juga kini semakin mudah didapatkan baik di apotek, supermarket, bahkan dibeli secara online di e-commerce dengan jenis serta harga yang bervariasi.
Eh tapi apakah Mama-Mama sudah mengetahui cara menggunakan tespek dengan benar?
Sedikit curcol nih, waktu Mama awal-awal menikah dan pertama kali memakai alat kehamilan ini. Mama sempat agak kebingungan juga loh cara pemakaiannya, hehehe. Maklum, saat itu masih pengantin baru juga ya dan belum ada pengalaman.
Jadi cara menggunakan test pack ini perlu benar-benar diperhatikan. Tujuannya biar hasil yang didapatkan juga lebih akurat. Lantas bagaimana sih cara menggunakan tespek dengan tepat? Simak info selengkapnya di sini ya!
Cara Menggunakan Tespek
Tespek atau test pack merupakan alat pendeteksi kehamilan yang sudah umum digunakan oleh wanita.
Dilansir Medline Plus, test pack bekerja dengan cara mendeteksi hormon HCG. Hormon ini terbentuk dari plasenta yang fungsinya menjaga serta memelihara sel telur yang telah dibuahi dan menempel pada dinding rahim.
Ketika level HCG mencapai 20mIU/hCG usai seminggu atau lebih pascaovulasi, artinya kemungkinan kamu sudah dinyatakan hamil.
Cara Mengunakan Tespek
Apabila Mama-Mama belum pernah mencoba alat tes kehamilan ini, kamu enggak perlu khawatir! Sesungguhnya cara memakai test pack ini cukup sederhana dan mudah kok. Berikut adalah beberapa langkah-langkahnya:
1. Membaca Instruksi Test Pack
Usai membeli test pack, kamu juga perlu mengetahui bagaimana cara alat ini bekerja. Jadi ada baiknya kamu membaca terlebih dahulu instruksi yang ada pada kemasan alat tes kehamilan ini. Pada beberapa test pack, mungkin Mama-Mama diminta buat menghindari beberapa jenis makanan serta mengurangi kegiatan tertentu sebelum melakukan tes. Bacalah baik-baik instruksinya dan jangan sampai ada yang terlewat.
2. Gunakan di Waktu yang Tepat
Banyak yang menganjurkan buat menggunakan test pack di pagi hari untuk mendapatkan hasil yang akurat. Benarkah demikian? Rupanya hal ini memang benar adanya, soalnya di waktu tersebut urine akan lebih banyak mengandung hormon HCG dibandingkan biasanya. Lalu kapan sebaiknya Mama-Mama mulai menggunakan test pack? Kamu bisa melakukan tes kehamilan ini sekitar satu minggu atau lebih usai melakukan hubungan seks.
3. Kumpulkan Sampel Urine di Dalam Wadah
Urine bisa dibilang merupakan salah satu komponen penting buat mengetahui kamu hamil atau tidak ketika menggunakan test pack. Biasanya Mama-Mama harus mengumpulkan sampel urine dalam suatu wadah. Akan tetapi, sekarang juga ada beberapa jenis test pack yang bisa ditetesi langsung dengan urine. Ada beberapa jenis test pack yang bisa kamu gunakan buat mendeteksi kehamilan ini, seperti contoh: - Test pack strip yang langsung dicelupkan ke dalam wadah berisi urine. - Test pack cassette yang bisa ditetesi langsung oleh urine melalui bantuan pipet. - Test pack digital, di mana terdapat stik guna mencelupkan ke wadah berisi urine.
4. Menunggu dan Memeriksa Hasil dari Tes Kehamilan
Usai menggunakan test pack, ini dia saat yang paling mendebarkan, yakni menunggu hasil tes. Umumnya diperlukan waktu 5 menit buat melihat hasilnya. Sambil menunggu hasil tes keluar, Mama-Mama mungkin bakal melihat adanya perubahan warna setelah urine terserap. Buat mengetahui hasilnya, umumnya ada beberapa tanda yang bisa dilihat sesuai dengan jenis test pack, seperti garis dua berwarna merah muda atau biru, tanda berwarna merah berbentuk simbol tambah maupun simbol kurang, maupun perubahan warna tertentu pada tes kehamilan.
5. Bagaimana Menyikapi Hasil Tes Negatif
Lantas ketika hasil test pack negatif, bagaimana kita menyikapinya, Ma? Sesungguhnya hasil negatif dari test pack tidak selalu benar. Mungkin saja kamu sedang hamil, namun terjadi ketidaksesuaian dengan hasil tes tersebut. Kalau masih penasaran, kamu bisa melakukan tes ulang usai 3 sampai 5 hari dari tes pertama ketika periode haidmu telat. Ketika sudah beberapa kali mencoba, namun masih tetap gagal. Tak ada salahnya untuk Mama-Mama berkonsultasi ke dokter kandungan mengenai program kehamilan.
Itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai cara menggunakan tespek. Sebenarnya sangat mudah dan simpel untuk dilakukan ya?
Bagi Mama-Mama yang belum mendapatkan hasil yang positif, jangan mudah putus asa ya! Mama doakan juga agar kamu segera mendapatkan keturunan.
(AN)
