Cara Menyusui Sambil Tidur, Amankah Dilakukan?

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang teman Mama ada yang bertanya mengenai cara menyusui sambil tidur. Soalnya dia lagi merasa cepat lelah ketika menyusui sambil duduk.
Menyusui merupakan momen penting yang akan kamu alami dengan si kecil setelah melahirkan. Bukan hanya sebagai proses pemberian nutrisi berupa pada ASI pada bayi saja, lebih dari itu, menyusui dapat memperkuat bonding antara Mama-mama dan buah hatimu.
Meski begitu, memang dibutuhkan berbagai adaptasi biar proses menyusui ini bisa berjalan lebih lancar. Umumnya, ibu akan menyusui si kecil dalam posisi duduk dan menyender.
Namun, lama-kelamaan menyusui sambil duduk pun bisa membuat kamu menjadi pegal atau malah sakit leher. Nah, biar kamu bisa menyusui sambil rehat sejenak, enggak ada salahnya nih untuk kamu juga menyusui sambil tidur atau berbaring.
Selain dapat dilakukan sambil kamu beristirahat, menyusui sambil tidur pun tetap bisa memberikan bayi nutrisi yang dibutuhkannya.
Akan tetapi, gimana cara menyusui sambil tidur yang tepat? Jika kamu penasaran, yuk simak penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini!
Cara Menyusui Sambil Tidur
Ngomongin soal menyusui tentunya enggak akan ada habisnya ya, Ma! Sebagai ibu-ibu, tentu saja ada banyak pengalaman yang terjadi saat proses menyusui ini.
Kadang, ada berbagai hambatan yang kita alami saat menyusui. Salah satu yang sering dialami adalah merasa pegal usai memberikan ASI pada si kecil ini. Belum lagi energi jadi cepat terkuras karena menyusui.
Makanya, mungkin kamu juga ingin bisa menyusui sambil tiduran untuk beristirahat sejenak. Namun, tetap bisa menyusui si buah hati.
Sebelumnya mungkin kamu bertanya-tanya, apakah menyusui sambil tidur aman untuk dilakukan? Mengutip laman Mom Junction, menyusui sambil berbaring memang aman buat dilakukan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan nih!
Menyusui bayi sambil berbaring bisa saja berbahaya kalau kamu enggak sengaja tertidur. Soalnya ada berbagai risiko yang bisa terjadi ketika kamu tidak sengaja ketiduran saat menyusui. Mungkin saja dapat mengurangi kewaspadaan kamu dalam merespons sesuatu saat pemberian ASI.
Berbagai kemungkinan buruk tersebut antara lain, bayi bisa tertindih badan ibu, tertendang, hingga tertutup bantal maupun selimut.
Dalam kasus yang lebih parah, hal tersebut tidak hanya bisa menyebabkan cedera, namun juga sindrom kematian mendadak bayi (SIDS). SIDS ini rentan terjadi pada bayi di usia nol hingga 4 bulan.
Maka dari itu, kamu perlu lebih berhati-hati ketika menyusui anak sambil berbaring. Biar tidak terjadi hal yang membahayakan padanya.
Posisi menyusui dengan berbaring bisa dilakukan dengan cara tidur berbaring. Kemudian letakan bantal buat menyangga kepala Mama-mama.
Lalu pastikan si kecil telah melakukan pelekatan yang tepat. Kamu bisa membantunya membuka mulutnya lebar-lebar. Kalau perlu Mama-mama pun bisa menyangga kepalanya dengan satu tangan serta meletakkan guling kecil di belakang punggungnya biar nyaman.
Kemudian posisikan telinga, bahu, serta pinggul yang sejajar dan tidak tertekuk. Usahakan juga kakinya menyentuh tubuh kamu. Biar lebih nyaman kamu juga menggunakan bantal khusus menyusui.
Itulah dia cara menyusui sambil tidur yang perlu ibu pahami. Semoga informasi ini bermanfaat untukmu ya!
(AN)
Frequently Asked Question Section
Apa saja kemungkinan buruk jika ibu menyusui sambil berbaring?

Apa saja kemungkinan buruk jika ibu menyusui sambil berbaring?
Kalau ibu menyusui sambil berbaring dan ketiduran bisa berisiko membuat badan bayi tertindih, tertendang, hingga tertutup bantal maupun selimut.
SIDS rentan terjadi pada bayi usia berapa?

SIDS rentan terjadi pada bayi usia berapa?
Dari usia nol hingga 4 bulan.
Apa saja yang bisa disiapkan untuk membuat menyusui sambil berbaring nyaman?

Apa saja yang bisa disiapkan untuk membuat menyusui sambil berbaring nyaman?
Bantal khusus menyusui, guling, dan selimut.
