Cerita Dongeng Bahasa Inggris "The Elves and The Shoemaker"

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cerita dongeng bahasa Inggris sebenarnya sama saja Ma dengan dongeng dalam bahasa Indonesia. Persamaannya adalah mereka punya banyak ragam cerita yang enggak habis-habis untuk kita ceritakan kepada anak. Kecenderungan dongeng berbahasa Inggris salah satunya adalah keberadaan peri di dalam ceritanya. Contoh yang paling populer adalah peri yang menolong Cinderella saat ia enggak memiliki gaun dan sepatu untuk ke pesta dansa.
Tapi, Mama-Mama tahu enggak? Ada juga lho peri lain yang cukup populer dalam cerita dongeng berbahasa Inggris. Peri-peri tersebut merupakan peri laki-laki yang menolong seorang pembuat sepatu. Cerita yang satu itu berjudul “The Elves and The Shoemaker”.
Apa yang dilakukan para peri laki-laki terhadap seorang pembuat sepatu? Biar enggak penasaran, langsung aja disimak cerita selengkapnya di bawah ini ya, Ma.
Contoh Cerita Dongeng Bahasa Inggris “The Elves and The Shoemaker”
A poor shoemaker cut out the last piece of leather he had. “Tomorrow, I will sew the shoes,” he told his wife. The shoemaker and his wife went to bed. In the morning they discovered beautifully finished shoes. Each morning they found more shoes finished on the table. They were not poor anymore.
One night, they peeked out to see who was helping them. They saw tiny elves. The shoemaker and his wife decided to repay the elves’s kindness by making warm clothing for them.
The elves liked their new clothes.
The End.
Nah, itu dia Ma cerita dongeng bahasa Inggris tentang para peri kecil yang menolong pembuat sepatu untuk menghasilkan sepatu-sepatu yang indah. Berkat pertolongan itu, pembuat sepatu dan istrinya mendapatkan rezeki yang berlimpah. Enggak sampai di sana, kebaikan para peri kecil yang menolong membuatkan sepatu tersebut dibalas dengan kebaikan pula dari sang pembuat sepatu dan istrinya. Mereka membuatkan baju hangat untuk para peri baik hati itu.
Agar lebih jelas, Mama akan menghadirkan pula dongeng di atas dalam versi bahasa Indonesia. Silakan disimak, Ma.
Cerita Dongeng “Para Peri dan Pembuat Sepatu”
Seorang pembuat sepatu yang miskin memotong lembar terakhir dari bahan kulit yang dia miliki. “Besok, aku akan menjahit sepatunya,” ucapnya kepada sang istri. Pembuat sepatu dan istrinyapun pergi untuk tidur. Pada pagi harinya, mereka menemukan sepatu-sepatu indah yang telah selesai dijahit. Setiap pagi, mereka menemukan lebih banyak sepatu yang telah selesai dijahit di atas meja. Mereka tidak lagi miskin.
Pada suatu malam, mereka bersembunyi untuk melihat siapa yang menolong mereka. Mereka akhirnya melihat beberapa peri kecil. Pembuat sepatu dan istrinya berencana untuk membalas kebaikan para peri tersebut dengan membuatkan mereka baju hangat.
Para peri itu sangat menyukai baju baru mereka.
Selesai.
Bagaimana, Ma? Cerita dongeng “Para Peri dan Pembuat Sepatu” enggak kalah menarik kan jika dibacakan dalam bahasa Indonesia? Mama jamin deh, cerita ini akan disukai oleh anak-anak kita. Karena kalau kedua anak Mama sih, juga sama-sama menyukai cerita tentang para peri baik yang menolong pembuat sepatu yang miskin itu.
Enggak lupa, pesan moral di dalam cerita ini juga harus Mama-Mama sampaikan yah kepada anak-anak. Pesan moralnya adalah sebaiknya sebuah kebaikan haruslah dibalas dengan kebaikan pula.
Semoga cerita dongeng bahasa Inggris “The Elves and The Shoemaker” di atas bermanfaat ya, Ma. Semoga juga, anak-anak menyukainya.
(TMA)
