Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Kontraksi Palsu Jelang Persalinan

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri kontraksi palsu (Sumber: iStock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri kontraksi palsu (Sumber: iStock)

Penting memahami terjadinya kontraksi merupakan hal wajar jika kandungan kamu sudah dekat dengan masa persalinan. Namun, perlu kamu tahu jika ada ciri kontraksi palsu yang kerap dialami ibu hamil. Kontraksi palsu ini tak jarang membuat ibu hamil panik karena mengira harus segera menjalani persalinan.

Tenang Ma, Mama juga dulu pernah mengalami kontraksi palsu. Kontraksi palsu terjadi pada tubuh karena tubuh sedang melakukan persiapan sebelum akhirnya menjalani proses persalinan. Biasanya kontraksi palsu ini menyebabkan nyeri yang hilang dan muncul secara tidak teratur.

Kontraksi palsu bisa juga disebut dengan braxton hicks yang memiliki ciri-ciri tertentu. Berikut Mama rangkum bahasan terkait kontraksi palsu untuk kamu!

Ciri-ciri Kontraksi Palsu Jelang Persalinan

Ilustrasi ciri-ciri kontraksi palsu (Sumber: iStock)

Kontraksi palsu biasanya terasa seperti nyeri atau kram di bagian otot uterus yang menyebar ke bagian bawah tubuh. Semakin dekat masa persalinan, maka kontraksi palsu ini akan sering terjadi pada ibu hamil.

Dilansir dari American Pregnancy Association, berikut merupakan ciri-ciri kontraksi palsu jelang persalinan.

  • Intensitas kontraksi tidak teratur dan biasanya berlangsung sekitar 15 sampai 30 detik, namun bisa juga hingga dua menit.

  • Kontraksi terjadi secara tidak terduga dan tidak memiliki pola waktu tertentu.

  • Kontraksi terasa lebih seperti rasa tidak nyaman dibandingkan terasa sakit (meski ada beberapa ibu merasakan nyeri saat mengalami kontraksi palsu).

  • Kontraksinya tiba-tiba muncul lalu tiba-tiba menghilang secara sendirinya.

Apa Pemicu Munculnya Kontraksi Palsu?

Selain dari ciri-ciri kontraksi palsu, penting bagi kamu untuk mengetahui apa saja yang menjadi pemicu munculnya kontraksi palsu. Hal ini bisa dijadikan pedoman dalam mempermudah identifikasi kontraksi palsu. Menurut American Pregnancy Association, berikut merupakan pemicu munculnya kontraksi palsu.

  • Ibu dan bayi yang sangat aktif bergerak.

  • Perut ibu hamil yang disentuh seseorang.

  • Kandung kemih ibu hamil yang penuh.

  • Habis berhubungan seks.

  • Dehidrasi.

Bagaimana Cara Menyikapi Kontraksi Palsu?

Ilustrasi ciri-ciri kontraksi palsu (Sumber: iStock)

Untuk mengatasi kontraksi palsu, kamu bisa melakukan beberapa cara aman. Salah satunya dengan cara mengubah posisi tubuh kamu pada saat itu. Misalnya, kamu sedang berjalan ketika kontraksi palsu terjadi, maka kamu bisa berbaring sejenak dan mengistirahatkan diri ya, Ma.

Mama juga bisa mandi dengan air hangat agar lebih rileks. Ingat Ma, air hangat ya bukannya air panas.

Kemudian, jika kontraksi palsu kemungkinan disebabkan oleh dehidrasi, maka kamu harus meminum air yang cukup setiap harinya.

Terakhir, kamu bisa meminum teh herbal atau susu hangat yang bisa membuat tubuh nyaman.

Ternyata kontraksi palsu nomal terjadi pada ibu hamil ya, Ma. Jadi, Mama tidak perlu cemas janin dalam kandungan kamu dalam bahaya.

Meski begitu, kamu harus cermat membedakan antara kontraksi asli menjelang melahirkan dan kontraksi palsu. Tetap jaga kesehatan janin dan tubuh agar keduanya selamat hingga proses persalinan selesai. Semoga menambah pengetahuanmu, Ma.

(SRP)