Ciri-ciri Pubertas Anak Laki-laki, Apa Saja?

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mama-Mama sudah tahu belum apa saja ciri-ciri pubertas anak laki-laki? Teman Mama memiliki anak laki-laki yang kini sedang beranjak dewasa pun lagi cari tahu nih mengenai tanda pubertas khususnya anak laki-laki.
Pubertas adalah waktu ketika secara fisik anak berubah menjadi lebih dewasa. Selama masa pubertas, tubuh mengalami banyak perubahan dan emosi pun mungkin terasa lebih kuat dan lebih intens. Anak biasanya mulai mengalami pubertas antara usia 8 hingga 14 tahun.
Seorang anak laki-laki mengalami banyak perubahan penting selama masa pubertas. Tubuhnya jadi lebih besar, suaranya berubah menjadi lebih bulat, dia menjadi lebih kuat, dan dia mulai matang secara seksual.
Momen pubertas ini bisa jadi masa yang canggung buat anak-anak. Anak mungkin akan merasa bingung dan tidak nyaman dengan perubahan pada tubuhnya. Untuk itu, orang tua sangat perlu untuk mengetahui ciri-ciri pubertas agar dapat mendampingi anak melewati masa ini.
Ciri-ciri Pubertas Anak Laki-laki
Anak laki-laki biasanya mengalami masa pubertas yang lebih lambat dari anak perempuan. Dikutip dari Kids Health, jika anak perempuan biasanya mulai memasuki masa pubertas pada usia 8 tahun, anak laki-laki mungkin mulai pubertas pada usia 9-14 tahun.
Mengutip VeryWell Family, setidaknya ada 5 tahap perubahan yang terjadi pada anak laki-laki. Perubahan fisik ini sangat pribadi. Sebagai orang tua, kamu mungkin tidak memperhatikannya, tetapi putramu akan memperhatikannya.
Beberapa di antaranya mungkin merupakan pengalaman yang memalukan baginya dan kemungkinan besar dia akan merahasiakannya.
1. Bentuk Tubuh
Kalau dilihat secara sekilas, tubuh putramu mulai tumbuh dan menjadi lebih besar. Tetapi sebelum itu terjadi, dia mungkin bertambah berat badan dan terlihat seperti lengan dan kakinya yang membesar. Selain itu pertumbuhan tinggi badannya juga akan sangat pesat, Ma.
Bahunya akan melebar dan otot-ototnya juga akan menjadi lebih besar dan terlihat. Dia akan menjadi lebih kuat dan bisa memanfaatkannya dengan olahraga yang teratur.
2. Berkeringat, Tumbuh Rambut, dan Jerawat
Mama-Mama pernah memperhatikan enggak, kalau anak habis pergi bermain di luar lalu saat pulang ia sangat berkeringat dan tubuhnya mengeluarkan aroma khas yang sangat kuat? Saat memasuki masa pubertas, anak laki-laki memang mulai berkeringat lebih banyak dan punya bau badan, Ma
Selain itu, sekitar wajah anak lelakimu juga mungkin mulai ditumbuhi oleh rambut. Dia akan mulai memiliki kumis dan jenggot, Ma. Hal ini terjadi karena adanya perubahan hormon pada tubuh putramu. Perubahan hormon ini juga menghasilkan lebih banyak minyak di kulitnya dan dia mungkin rentan terhadap jerawat.
3. Pertumbuhan Penis dan Testis
Tanda pertama pubertas sebenarnya dimulai dengan pertumbuhan penis yang ukurannya akan membesar lebih dari dua kali lipat. Penis dan testisnya akan mulai tumbuh saat ia memasuki masa pubertas, begitu juga dengan rambut kemaluannya.
Penis dimulai dengan bertambah panjang, diikuti dengan lebar. Sekitar sepertiga anak laki-laki memiliki tonjolan kecil yang disebut papula pada penis mereka. Benjolan ini terlihat seperti jerawat dan merupakan hal normal yang tidak berbahaya, meskipun tidak bisa dihilangkan.
4. Mimpi Basah
Saat putramu memasuki masa puber, ia akan mulai mengalami mimpi basah, di mana ia berejakulasi saat tidur. Mimpi basah ini dapat terjadi dengan atau tanpa mimpi seksual dan sangat normal.
Mama-Mama enggak perlu ragu untuk berbicara dengan anak mengenai mimpi basah terlebih sebelum itu terjadi. Hal ini justru akan sangat membantu sehingga anak tahu apa yang terjadi pada tubuhnya. Biarkan dia tahu bahwa itu hanyalah bagian dari pubertas dan itu akan hilang pada waktunya.
Selain mimpi basah, ereksi yang tidak disengaja juga merupakan salah satu ciri-ciri pubertas anak laki-laki dan hal ini dapat terjadi kapan saja, tanpa alasan sama sekali.
5. Perubahan Suara
Mama-Mama akan sadar kalau suara putramu menjadi lebih bulat. Ini terjadi karena pita suara dan kotak suaranya (laring) juga bertambah massa.
Sebelum suaranya berubah sepenuhnya, suaranya mungkin pecah. Ini bisa jadi hal yang memalukan untuk anak, tapi terus berikan pengertian kalau itu adalah hal yang normal terjadi pada anak laki-laki seusianya.
Frequently Asked Question Section
Pada usia berapa anak laki-laki mulai puber?

Pada usia berapa anak laki-laki mulai puber?
Umumnya pubertas pada anak laki-laki lebih lambat dari anak perempuan. Biasanya pada usia 9-14 tahun.
Apa yang menyebabkan suara anak laki-laki berubah saat puber?

Apa yang menyebabkan suara anak laki-laki berubah saat puber?
Ini dipengaruhi karena massa pita suara yang juga bertambah sehingga suara anak pun berubah seiring dengan pertumbuhannya.
Bagaimana cara menghadapi anak laki-laki yang sedang pubertas?

Bagaimana cara menghadapi anak laki-laki yang sedang pubertas?
Sebaiknya ajak anak berbicara dan jelaskan tentang apa itu puberatas. Ada baiknya orang tua menjelaskan sebelum anak mengalami hal tersebut sehingga anak tidak terlalu kaget saat menghadapi perubahan tersebut.
(RPR)
