Ciri-ciri Suami Idaman yang Bikin Rumah Tangga Harmonis

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tepat kemarin sore, tiba-tiba saja adik ipar Mama yang paling kecil mengirimi pesan WhatsApp untuk menanyakan tentang ciri-ciri suami idaman bagi rumah tangga yang harmonis.
Ternyata, dia baru saja mendapatkan pernyataan kesungguhan kekasihnya yang ingin melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan.
Karena adik ipar Mama ini merupakan tipikal wanita yang penuh pertimbangan, dia enggak mau mengambil keputusan secara gegabah. Mama sih mendukung banget prinsip satu itu. Menikah memang enggak semudah membalikkan telapak tangan, bukan?
Meskipun begitu, ketika kita mendambakan sosok idaman yang melengkapi kehidupan pernikahan kita kelak, jangan pernah lupa untuk berusaha pula menjadi sosok idaman bagi pasangan, ya.
Untuk membantunya mendapatkan keyakinan terhadap hubungan yang lebih serius itu, Mama pun membagikan informasi dari Marni Feuerman, LCSW, LMFT, seorang psikoterapis pernikahan berlinsensi di Boca Raton, Florida, dalam Very Well Mind.
Di sana, ia mengupas secara tuntas hal-hal terkait karakteristik pasangan idaman. Itu bisa dijadikan standar ciri-ciri suami idaman, bahkan dapat pula menjadi tips bagi kita yang ingin menjadi sosok pasangan terbaik.
Untuk kamu yang juga mengalami kebingungan serupa, yuk simak baik-baik penjelasan berikut ini!
Ciri-ciri Suami Idaman
1. Mandiri
Seseorang yang mandiri pastinya enggak akan bergantung pada orang lain untuk merawat ataupun membahagiakan mereka. Dengan demikian, sosok suami idaman dapat dilihat dari kepribadiannya yang mandiri.
Lho, kok gitu? Jawabannya sederhana saja, ternyata bila suami berkarakter mandiri, berarti dia memang menginginkan kita menjadi pendamping hidupnya, bukan cuma membutuhkan kita sebagai orang yang akan merawat dan membahagiakan mereka.
Sebaliknya, suami yang enggak mandiri justru rentan membuat rumah tangga menjadi enggak harmonis karena apa-apa dia cenderung mengandalkan kita, para istri.
Nah, untuk lebih jelasnya kamu bisa memastikan calon suami kamu itu mandiri atau enggak dengan memperhatikan beberapa sifat ini.
Mampu merencanakan masa depan.
Mampu mengatakan tidak.
Mampu menghargai dirinya sendiri.
Memahami apa yang membuat mereka bahagia.
Mampu melakukan banyak hal sendirian.
Stabil secara finansial.
Berorientasi pada tujuan.
Lebih idealnya lagi, kita dan pasangan yang mandiri juga harus saling berkomitmen untuk tetap menjaga hubungan saling ketergantungan yang sehat.
Bila memang sebagian hal membutuhkan pendapat ataupun pertolongan, enggak ada salahnya sesekali berbagi cerita dan pertolongan.
2. Berkepala Dingin
Ciri-ciri suami idaman berikutnya adalah dia yang berkepala dingin. Maksudnya, mereka akan cenderung tenang dalam situasi penuh tekanan dan enggak frustrasi oleh permasalahan kecil.
Tapi perlu diingat ya, berkepala dingin itu enggak sama dengan orang yang enggak pernah marah. Sosok suami idaman berkepala dingin adalah mereka yang mahir mengendalikan emosi.
Biar lebih jelas, kamu bisa cermati karakteristik mendetailnya berikut ini:
Membuat keputusan yang rasional.
Mempertimbangkan pendapat dan sudut pandang orang lain.
Memiliki sikap optimis, tapi realistis.
Belajar dari pengalaman.
Mengelola dan mengekspresikan emosi secara tepat.
Tetap tenang dalam situasi emosional.
Memikirkan sesuatu sebelum bertindak.
Ciri yang satu ini juga berkaitan erat nantinya dengan kelancaran komunikasi sebagai pondasi penting dalam suatu hubungan pernikahan.
Bila Pak Suami berkepala dingin, tentunya akan lebih mudah untuk mendiskusikan segala masalah yang dihadapi oleh keluarga, kan?
3. Bijaksana
Suami idaman adalah ia yang sebisa mungkin selalu bijaksana dan penuh pertimbangan. Enggak hanya memikirkan diri sendiri, namun juga orang lain. Kamu bisa mengamati bagaimana mereka memperlakukan orang-orang di sekitarnya.
Bila perlakuan itu baik, hal tersebut menjadi salah satu pertanda ia juga dapat dijadikan partner pernikahan yang sama baiknya. Berikut ini karakteristik spesifik calon suami idaman yang bijaksana:
Tidak mudah menghakimi orang lain.
Memberikan pujian yang tulus.
Sabar, termasuk di dalam pelayanan umum, seperti mengantre.
Menghargai orang lain.
Menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitarnya.
Memikirkan perasaan orang lain.
Seseorang yang bijaksana juga cenderung merupakan orang yang lembut dan pengertian, lho.
Lalu, faktanya dari suatu penelitian, ternyata pasangan yang baik, lembut, dan pengertian di dalam suatu pernikahan akan membuat konflik-konflik yang ada terasa lebih ringan, sedangkan keberadaan keharmonisan serta kebahagiaan pun menjadi semakin mendominasi.
6. Mendukung
Suami yang baik adalah ia yang mendukung tujuan ataupun karier kamu selama mengarah pada hal yang baik. Mereka enggak mudah merasa terancam bila sang istri melangkahi kesuksesannya.
Kamu bisa mencermati karakter yang lebih spesifik di bawah ini untuk memastikan mereka adalah seseorang yang bersifat selalu mendukung kamu.
Menghiburmu saat sedih.
Memotivasi untuk mengejar impian.
Memberi tahu bahwa mereka memikirkan kamu.
Memberi tahu bahwa mereka bangga kepada kamu.
Ingin tahu apa yang bisa mereka bantu untukmu.
Ingin selalu membuat kamu bersemangat.
Itu dia, beberapa ciri suami idaman untuk rumah tangga yang harmonis. Perlu diingat ya, ciri-ciri di atas bukanlah satu-satunya jaminan untuk kebahagiaan dalam pernikahan.
Banyak faktor-faktor lain, seperti keterbukaan, kejujuran, dan komunikasi di antara suami dan istri. Intinya, pilihlah orang yang tepat sekaligus tetap berusaha menjadi sosok yang juga tepat, ya.
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan berkepala dingin?

Apa yang dimaksud dengan berkepala dingin?
Orang yang berkepala dingin cenderung tenang dalam situasi penuh tekanan dan enggak frustrasi oleh permasalahan kecil.
Apa saja ciri pria yang mandiri?

Apa saja ciri pria yang mandiri?
Mampu merencanakan masa depan, mampu mengatakan tidak, mampu menghargai dirinya sendiri, memahami apa yang membuat mereka bahagia, mampu melakukan banyak hal sendirian, stabil secara finansial, dan berorientasi pada tujuan.
Apa saja ciri pria yang bijaksana?

Apa saja ciri pria yang bijaksana?
Tidak mudah menghakimi orang lain, memberikan pujian yang tulus, sabar (termasuk di dalam pelayanan umum, seperti mengantre), menghargai orang lain, menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitarnya, dan memikirkan perasaan orang lain.
(TMA)
