Konten dari Pengguna

Ciri Fisik Pubertas pada Anak Laki-laki, Perubahan Suara hingga Muncul Jerawat

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Anak Laki-laki Memasuki Masa Pubertas. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anak Laki-laki Memasuki Masa Pubertas. Foto: Freepik

Ketika anak laki-laki sudah memasuki usia peralihan dari masa anak-anak menjadi dewasa, kita sebagai orang tua harus sudah paham lalu memperhatikan pula beberapa ciri fisik pubertas pada mereka ya, Ma.

Pemahaman yang satu itu penting lho Ma untuk kita ketahui. Tujuan utamanya adalah agar kita bisa menyesuaikan diri dalam menghadapi masa pubertas anak. Karena wajar saja Ma, di masa pubertas anak kerap mengalami perubahan yang signifikan, terlebih dari penampilan dan emosinya.

Pengertian Pubertas

Sebelum kita bahas ciri fisik yang terlihat, untuk menyegarkan ingatan, yuk kita bahas dulu apa sih itu pubertas. Dari Raising Children, disebutkan bahwa pubertas merupakan waktu ketika anak mengalami serangkaian perubahan yang signifikan, alami, dan sehat.

Perubahan fisik, psikologis, dan emosional yang terjadi pada diri anak adalah tanda bahwa mereka bergerak dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Masa dimulainya juga beragam ya, Ma. Umumnya, pubertas pada anak laki-laki dimulai sekitar usia 11 hingga 12 tahun.

Dari usia dimulainya itu, durasi pubertas bisa berlangsung selama 18 bulan atau waktu terpanjangnya adalah 5 tahun.

Ciri Fisik Pubertas pada Anak Laki-laki

Ilustrasi Anak Laki-laki Mulai Memasuki Masa Pubertas. Foto: Freepik

Sekarang, saatnya kita membahas ciri fisik pubertas pada anak laki-laki ya, Ma. Ciri ini Mama kutip langsung dari laman Raising Children.

1. Perubahan Suara

Ciri fisik ini berupa perubahan suara menjadi salah satu yang paling mudah untuk diketahui ya, Ma. Di sekitar usia 11 hingga 15 tahun, laring anak laki-laki kita akan menjadi lebih besar dan suaranya akan terdengar lebih berat.

2. Alat Kelamin Bagian Luar Mulai Tumbuh

Memasuki usia 11 hingga 12 tahun, alat kelamin bagian luar dari anak laki-laki kita, seperti penis, testis, dan skrotum, akan mulai tumbuh ya, Ma. Ukuran pertumbuhannya juga bisa lebih cepat dari teman-teman yang lain atau justru lebih lambat.

3. Rambut Kemaluan Mulai Tumbuh

Masih di antara usia 11 hingga 12 tahun atau masa dimulainya pubertas, rambut kemaluan juga akan mulai tumbuh, lalu menjadi gelap dan lebih tebal dari waktu ke waktu.

4. Percepatan Pertumbuhan

Selanjutnya, beralih pada usia antara 12 sampai 14 tahun, pertumbuhan anak kita akan mengalami percepatan nih, Ma. Kamu mungkin saja menemukan anak bertambah tinggi, bahkan menyaingi tubuh kita, diikuti pula oleh dada dan bahu yang semakin melebar.

Beberapa bagian tubuh akan tumbuh lebih cepat, seperti kepala, wajah, dan tangan. Mama-Mama bisa mulai menjelaskan kepada anak bahwa badan yang bertumbuh secepat itu atau justru membuatnya tampak enggak proporsional merupakan hal yang wajar terjadi.

Ilustrasi Anak Laki-laki Bertumbuh Tinggi dengan Pesat. Foto: Pixabay

Secara umum, tubuh mereka bisa bertambah tinggi sebanyak 10 sampai 30 cm. Pertumbuhan itu akan berhenti di kisaran usia 18 sampai 20 tahun.

5. Tumbuhnya Rambut di Bagian Tubuh Tertentu

Enggak cuma di kemaluan, rambut juga bisa tumbuh di wajah maupun lengan anak laki-laki yang memasuki usia sekitar 13 sampai 15 tahun.

6. Mengalami Mimpi Basah

Poin kelima ini cukup penting untuk dijelaskan kepada anak ya, Ma. Cobalah untuk lebih terbuka dengan mereka dan memberitahukan bahwa sekitar usia 13 hingga 15 tahun, mengalami ereksi dan ejakulasi atau pelepasan sperma adalah hal wajar, meskipun tanpa alasan.

Bahkan, bisa pula terjadi saat tidur dan kondisi itu dinamakan mimpi basah. Di dalam Islam, mimpi basah menjadi pertanda seorang anak sudah menuju masa baligh.

Saat itu pula, Mama-Mama dari keluarga Muslim harus mengingatkan mereka bahwa segala amal, ibadah, hingga dosa menjadi tanggung jawab mereka sendiri.

Ilustrasi Anak Laki-laki Beranjak Remaja. Foto: Freepik

Berilah pula pengertian bahwa mereka harus menjaga dirinya dan jangan sampai memicu hal-hal yang merugikan diri sendiri.

7. Munculnya Jerawat

Ciri keenam ini memang enggak berlaku di semua anak laki-laki, Ma. Tetapi, ketika anak kita mengalaminya, jangan lupa untuk menenangkan mereka bahwa hal itu wajar terjadi saat mereka memasuki usia pubertas.

Kelenjar di kulit wajah wajar untuk menjadi lebih aktif pada masa tersebut sehingga dapat memicu minyak berlebih dan menimbulkan jerawat. Mama bisa mulai mencari sabun wajah yang cocok untuk mengatasi masalah tersebut.

Itu dia Ma, informasi seputar ciri fisik pubertas pada anak laki-laki. Semoga dengan memperhatikan ciri itu, Mama-Mama bisa lebih memaklumi terjadinya perubahan dalam diri anak dan memberikan pemahaman kepada mereka bahwa masa pubertas adalah masa alami menuju pendewasaan.

Frequently Asked Question Section

Apa itu pubertas?

chevron-down

pubertas merupakan waktu ketika anak mengalami serangkaian perubahan yang signifikan, alami, dan sehat. Perubahan fisik, psikologis, dan emosional yang terjadi pada diri anak adalah tanda bahwa mereka bergerak dari masa kanak-kanak menuju dewasa.

Kapan pubertas dimulai pada anak laki-laki?

chevron-down

Umumnya pada usia 11-12 tahun.

Berapa lama masa pubertas terjadi?

chevron-down

18 bulan hingga 5 tahun.

(TMA)