Konten dari Pengguna

Doa agar Cepat Kontraksi dan Dilancarkan Persalinan

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ibu Hamil Membaca Doa di dalam Al-Qur'an. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ibu Hamil Membaca Doa di dalam Al-Qur'an. Foto: Freepik

Bagi kamu wanita muslimah, di saat mengalami kesulitan dalam melahirkan, ada lho bacaan doa agar cepat kontraksi yang bisa diamalkan.

Dulu, setiap menjelang Hari Perkiraan Lahir (HPL) anak pertama hingga ketiga, ada beberapa anjuran doa yang bisa diamalkan agar segala proses menjelang ataupun saat bersalin dimudahkan oleh Allah SWT.

Doa-doa tersebut bersumber langsung dari Alquran dan disarankan dalam kitab Al-Adzkar An-Nawawiyyah karya Muhyiddin Syaraf An-Nawawi sebagaimana juga telah dibagikan oleh laman resmi Nahdatul Ulama.

Apa saja itu? Yuk, simak bacaan doa agar ibu hamil cepat kontraksi dan dilancarkan persalinan berikut ini.

Bacaan Doa agar Cepat Kontraksi dan Dilancarkan Persalinan

Ilustrasi Ibu Hamil dan Pasangan. Foto: Freepik

1. Ayat Kursi

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُههُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْددِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

“Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih,

ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim”

Artinya:

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk, dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi.

Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah, melainkan apa yang dikehendaki-Nya.

Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

2. Surat Al-A’raf Ayat 54

Ilustrasi Al-Qur'an. Foto: Freepik

إِنَّ رَبَّكُمُ الله الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ تَبَارَكَ الله رَبُّ الْعَالَمِينَ

“Inna rabbakumullahullazi khalaqas-samawati wal-arda fi sittati ayyamin summastawa ‘alal-‘arsy, yugsyil-lailan-nahara yatlubuhu hasisaw wasy-syamsa wal-qamara wan-nujụma musakhkharatim bi`amrihi ala lahul-khalqu wal-amr, tabarakallahu rabbul-‘alamin”

Artinya:

“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy.

Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya.

Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.”

3. Surat Al-Falaq

Ilustrasi Tangan Berdoa. Foto: Freepik

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ

(1) Qul a’ụzu birabbil-falaq.

مِن شَرِّ مَا خَلَقَ

(2) Min syarri ma khalaq.

وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

(3) Wa min syarri gasiqin iza waqab.

وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ

(4) Wa min syarrin-naffasati fil-‘uqad.

وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

(5) Wa min syarri ḥasidin iza ḥasad.”

Artinya:

(1) Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), (2) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, (3) dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

(4) dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), (5) dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”

4. Surat An-Nas

Ilustrasi Wanita Berdoa. Foto: Freepik

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ

(1) Qul a’uzu birabbin-nas.

مَلِكِ ٱلنَّاسِ

(2) Malikin-nas

إِلَٰهِ ٱلنَّاسِ

(3) Ilahin-nas.

مِن شَرِّ ٱلْوَسْوَاسِ ٱلْخَنَّاسِ

(4) Min syarril-waswasil-khannas.

ٱلَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ ٱلنَّاسِ

(5) Allazi yuwaswisu fi’ sudurin-nas.

مِنَ ٱلْجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ

(6) Minal-jinnati wan-nas.”

Artinya:

(1) Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, (2) Raja manusia, (3) Sembahan manusia, (4) dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, (5) yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, (6) dari (golongan) jin dan manusia.”

5. Surat Maryam Ayat 23—25

Ilustrasi Ibu Hamil. Foto: Freepik

فَاَجَاۤءَهَا الْمَخَاضُ اِلٰى جِذْعِ النَّخْلَةِۚ قَالَتْ يٰلَيْتَنِيْ مِتُّ قَبْلَ هٰذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَّنْسِيًّا

(23) Fa ajaaa ‘ahal makhaadu ilaa jiz’in nakhlati qoolat yaa laitanii mittu qabla haazaa wa kuntu nasyam mansiyyaa.

فَنَادٰىهَا مِنْ تَحْتِهَآ اَلَّا تَحْزَنِيْ قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَ سَرِيًّا

(24) Fanaadaahaa min tahtihaan allaa tahzanii qad ja’ala Rabbuki tahtaki sariyyaa.

وَهُزِّيْٓ اِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسٰقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا ۖ

(25) Wa huzziii ilaiki bijiz ‘in nakhlati tusaaqit ‘alaiki rutaban janiyyaa.

Artinya:

(23) Kemudian, rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata, “Wahai, betapa (baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan.”

(24) Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.

(25) Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.

Dari semua bacaan di atas, ibu hamil dianjurkan untuk membacanya dalam satu kali waktu masing-masing sebanyak sekali, ya. Semoga dilancarkan persalinannya oleh Allah SWT.

Baca Juga: 5 Doa Setelah Melahirkan yang Bisa Dibaca untuk Memohon Perlindungan

(TMA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang bisa dilakukan wanita Muslim jika kesulitan melahirkan?
chevron-down

Bagi kamu wanita muslimah, di saat mengalami kesulitan dalam melahirkan, ada lho bacaan doa agar cepat kontraksi yang bisa diamalkan.

Apa yang bisa dilakukan wanita Muslim sebelum melahirkan?
chevron-down

Setiap menjelang Hari Perkiraan Lahir (HPL) anak pertama hingga ketiga, ada beberapa anjuran doa yang bisa diamalkan agar segala proses menjelang ataupun saat bersalin dimudahkan oleh Allah SWT.

Apa bacaan surat pendek untuk wanita yang akan melahirkan?
chevron-down

Surat An-Nas dan surat Al-Falaq.