Doa untuk Program Hamil agar Berhasil, Yuk Diamalkan!

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi kamu para pejuang 2 garis biru, sudahkah melengkapi perjuangan tersebut dengan mengamalkan doa untuk program hamil agar berhasil?
Selain menjaga pola hidup sehat dan rutin menjalankan program yang ditentukan untuk kehamilan, peran doa enggak boleh dipandang sebelah mata, lho.
Justru, melalui doa itulah kita mengembalikan segala usaha yang telah dilakukan secara maksimal kepada Allah SWT selaku sebaik-baiknya penentu keputusan akhir.
Karena kembali lagi, apa yang baik bagi kita, belum tentu juga merupakan versi terbaik dari Allah SWT Yang Maha Mengetahui.
Nah, bagi kamu yang baru ingin mengamalkan doa tersebut, kali ini, Mama akan membagikan sejumlah bacaan doa untuk program hamil agar berhasil. Sebelum semakin penasaran, berikut doa-doa tersebut!
Bacaan Doa untuk Program Hamil agar Berhasil
1. Doa Nabi Ibrahim
Mengutip Alquran Classes, agar cepat hamil atau program hamil kamu dan pasangan berhasil, kalian bisa mengamalkan doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim.
Seperti yang kita tahu, sosok Nabi Ibrahim diuji selama bertahun-tahun dalam mendambakan dan menantikan kehadiran buah hati.
Selama penantian panjang itu, ada satu doa yang kerap beliau panjatkan. Doa tersebut juga tercantum langsung dalam Al-Qur’an surat As-Shaffat ayat 100, ya.
Berikut ini bacaan doanya:
رَبِّ هَبْ لِى مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
“Rabbi hab li minas-saalihin.”
Artinya: "Ya Tuhanku, anugerakanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang saleh." (Q.S. As-Shaffat: 100)
2. Doa Nabi Zakariya
Selain Nabi Ibrahim, ada pula Nabi Zakariya yang mendambakan seorang buah hati hingga memasuki usia senjanya. Dalam segala usaha dan penantian panjang itu, Nabi Zakariya enggak berhenti memohon kepada Allah SWT untuk segera diberikan keturunan.
Doa ini juga tercantum di dalam Al-Qur’an lho, tepatnya dalam surat Al-Imran ayat 38.
هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُۥ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِى مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةً طَييِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ
Hunalika da'a zakariyya rabbah, qala rabbi hab li mil ladungka zurriyyatan tayyibah, innaka sami'ud-du'a`
Artinya: “Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya. Dia berkata, 'Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar Doa.'"(QS. Al-Imran : 38)
Selain dalam bacaan doa di atas, Nabi Zakaria juga dikisahkan memanjatkan doa lain yang dicantumkan dalam Al-Qur’an surat Al-Anbiya ayat 89 dan surat Al-Furqan ayat 34.
Ini dia bacaan doanya.
رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
Rabbi latazarni fhardan wa anta khairul waarisiin
Artinya: “Ya Tuhanku janganlah engkau biarkan aku hidup seorang diri dan engkaulah pewaris yang paling baik.”(QS. Al-Anbiya: 89)
وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Wallazina yaquluna rabbana hab lana min azwajina wa zurriyyatina qurrata a'yuniw waj'alna lil-muttaqina imama.
Artinya: “Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."(QS. Al-Furqan : 74)
Itulah dia empat bacaan doa yang bisa kamu dan pasanganmu amalkan agar program kehamilan yang direncanakan dapat berhasil. Selain mengamalkan bacaannya, kita juga bisa lho belajar dari ketabahan Nabi Ibrahim dan Nabi Zakariya.
Keduanya yang merupakan manusia pilihan dengan hari-harinya yang dipenuhi oleh keimanan dan ketakwaan saja diharuskan menanti bertahun-tahun lamanya untuk kehadiran buah hati di dalam bahtera rumah tangganya.
Apalagi kita yang hanya manusia biasa, kan? Terkadang, kita malah lebih sering tergoda melakukan perbuatan dosa. Jadi, yuk kita sama-sama belajar sabar dan ikhlas.
Intinya, yakin saja Ma bahwa setelah berikhtiar secara optimal diiringi dengan doa, keputusan terbaik biarkan Allah SWT yang menentukan.
Semoga kabar baik tentang kehamilan menjadi yang terbaik buat kamu dan pasangan, ya!
(TMA)
