Kapan Masa Subur Setelah Haid? Berikut Cara Hitungnya!

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penting sekali bagi wanita untuk mengetahui kapan masa subur setelah haid. Biasanya, pada pasangan yang sudah menikah dan sedang merencanakan hamil, hitungan masa subur ini dijadikan patokan untuk memperkirakan kapan saja waktu pembuahan terjadi, Ma. Sehingga, peluang hamilnya pun bisa lebih besar.
Nah, ada teman Mama yang bingung karena tidak kunjung hamil setelah menikah. Akhirnya Mama sarankan untuk coba menghitung masa subur atau masa ovulasi supaya ia cepat hamil.
Kamu mau tahu apa itu masa subur pada wanita dan cara menghitungnya? Kamu bisa simak rangkuman di bawah ini!
Apa Itu Masa Subur Pada Wanita?
Masa subur adalah masa terjadinya pematangan sel telur di dalam tubuh wanita. Masa subur bisa kamu jadikan patokan dalam merencanakan ataupun menunda kehamilan.
Masa subur memiliki hubungan erat dengan ovulasi ya, Ma. Masa subur sendiri terjadi 5 sampai 7 hari sebelum dimulainya ovulasi. Jadi, ovulasi pasti didahului oleh masa subur terlebih dahulu.
Masa ovulasi sendiri memiliki perbedaan dengan definisi masa subur. Ovulasi adalah masa pelepasan sel telur dari ovarium menuju tuba falopi di mana sel telur akan tetap di sana selama 12 hingga 24 jam untuk dibuahi.
Pada masa ini jika sel telur dibuahi oleh sperma, maka potensi terjadinya kehamilan pada wanita akan meningkat presentasenya.
Kapan Masa Subur Setelah Haid?
Sebenarnya, tidak sulit mengetahui masa subur setelah haid. Mama boleh ambil kalender dan coba ingat-ingat kapan terakhir kali kamu menstruasi.
Menurut beberapa ahli, siklus menstruasi normal rata-ratanya berjumlah 28 hari. Untuk menemukan masa subur, maka kamu harus mencari pertengahan siklus haid, yakni hari ke-14.
Masa subur terjadi pada 3 hari sebelum dan 3 hari sesudah hari ke-14 (pertengahan siklus haid). Dengan kata lain, masa subur ini berlangsung sekitar hari ke-11 sampai hari ke-17 setelah hari pertama haid terakhir (HPHT). Sementara itu untuk masa ovulasi, akan terjadi tepat setelah masa subur.
Untuk informasi tambahan, American Pregnancy Association mengatakan bahwa seorang wanita dengan siklus menstruasi teratur (kisaran 28-32 hari), rata-rata mengalami masa subur pada hari ke 11 hingga 21 terhitung sejak hari pertama haid terakhir.
Jadi, Mama bisa tandai hari pertama haid terakhir atau HPHT di kalender dan temukan pertengahan siklus haid (hari ke-14). Di antara waktu itulah tandanya kamu mengalami masa subur sebelum akhirnya mengalami ovulasi.
Namun, perlu kamu ketahui, perhitungan masa subur ini tidak berlaku untuk kamu yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur atau rentangnya sudah lebih dari 35 hari, Ma.
Jadi, ketika siklus menstruasi kamu tidak teratur dan sedang berencana untuk program hamil, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter kandungan untuk penanganan lebih lanjut.
Demikianlah penjelasan Mama terkait masa subur setelah haid beserta cara menghitungnya. Sekarang kamu sudah tahu ya cara untuk menentukan kapan untuk mendapatkan kehamilan. Semoga informasi ini berguna untuk kamu!
(SRP)
