Kapan Usia Pubertas pada Anak Perempuan?

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Buat Mama-mama yang memiliki anak menjelang remaja, kamu mungkin bertanya-tanya kapan usia pubertas pada anak perempuan?
Bisa dibilang periode pubertas merupakan masa yang penuh tantangan, enggak hanya bagi anak, tapi juga bagi orang tua ya, Ma! Soalnya ketika memasuki masa pubertas, akan ada banyak perubahan yang terjadi pada anak. Enggak hanya dari fisik tapi juga emosionalnya.
Terlebih, kamu yang punya anak perempuan nih. Mungkin Mama-mama akan menemukan keadaan di mana si kecil mood-nya jadi berubah-ubah, mudah marah, atau menangis tiba-tiba tanpa alasan. Kondisi ini seperti ini kadang membuat orang tua jadi bingung bukan?
Maka dari itu, biar lebih memahami apa yang perlu kamu lakukan dalam menghadapi anak yang dalam masa pubertas ini, ada baiknya kamu mengetahui kapan usia pubertas pada anak perempuan. Termasuk juga dengan ciri-ciri pubertas pada anak perempuan.
Apa sajakah? Simak penjelasan lebih lengkapnya di sini ya!
Usia Pubertas pada Anak Perempuan
Melansir laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pubertas merupakan suatu fase yang menjembatani masa anak dengan masa dewasa. Bisa dibilang masa pubertas ini adalah sebuah fase transisi.
Pada saat pubertas, ada berbagai macam perubahan yang akan dialami anak, dari segi fisik, psikis, hingga seksual.
Para ahli menyatakan bahwa pubertas merupakan fase yang singkat namun membingungkan. Soalnya anak perlu beradaptasi dengan berbagai perubahan enggak hanya dari biologis, hingga perubahan pada mentalnya.
Rata-rata anak perempuan mengalami pubertas lebih dini, yakni di usia 9-14 tahun. Sementara itu laki-laki di usia 12-16 tahun.
Secara umum, ciri-ciri pubertas pada anak perempuan antara lain:
1. Mengalami Menstruasi
Menstruasi untuk pertama kalinya merupakan salah satu tanda anak perempuan mengalami pubertas.
Enggak sedikit anak remaja perempuan yang merasa kebingungan saat mengalami haid pertamanya. Maka dari itu, sudah menjadi tugas Mama-mama untuk mendampinginya saat dia mendapatkan haid pertamanya ini.
Berikanlah penjelasan dengan cara yang dipahami anak mengenai serba-serbi menstruasi hingga bagaimana caranya merawat tubuh ketika haid. Biar dia enggak perlu lagi kebingungan saat menghadapi periode haid selanjutnya.
2. Perubahan pada Payudara
Umumnya, anak perempuan yang sudah pubertas akan mengalami perubahan pada payudara. Di mana payudaranya sudah mulai tumbuh dan nampak berisi.
3. Tumbuhnya Rambut di Area Genital
Kemudian tanda pubertas selanjutnya pada anak perempuan adalah tumbuhnya rambut di area kemaluan. Hal tersebut terjadi karena adanya hormon andogen pada tubuh.
4. Munculnya Jerawat
Munculnya jerawat juga menjadi tanda umum pubertas pada anak perempuan. Kenapa anak perempuan lebih mudah berjerawat saat memasuki masa puber, hal ini terjadi sebab adanya lonjakan hormon yang menyebabkan produksi minyak berlebih pada wajah.
5. Perubahan Mood
Adanya lonjakan hormon selama masa pubertas ternyata tidak hanya menyebabkan perubahan pada fisik, namun juga perubahan pada suasana hati.
Anak remaja mungkin jadi mudah merasa sedih, cemas, menangis atau marah tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.
Nah sebagai ibu, sesudah mengetahui kapan usia pubertas pada anak perempuan serta apa saja ciri-cirinya. Hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah memberikan pendampingan kepada mereka. Biar si kecil tidak merasa kebingungan saat menghadapi masa pubertas ini.
Semoga informasi ini bermanfaat bagimu ya!
(AN)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud masa pubertas?

Apa yang dimaksud masa pubertas?
Pubertas merupakan suatu fase yang menjembatani masa anak dengan masa dewasa. Bisa dibilang masa pubertas ini adalah sebuah fase transisi.
Mengapa remaja mudah mengalami perubahan mood saat masa pubertas?

Mengapa remaja mudah mengalami perubahan mood saat masa pubertas?
Adanya pengaruh lonjakan hormon.
Hormon apa yang menyebabkan tumbuhnya rambut pada bagian genital

Hormon apa yang menyebabkan tumbuhnya rambut pada bagian genital
Hormon andogen.
