Konten dari Pengguna

Macam-macam Kontraksi Saat Hamil

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kontraksi adalah (Sumber: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kontraksi adalah (Sumber: Pixabay)

Ada banyak hal yang akan terjadi jelang Mama-Mama melahirkan, salah satunya kontraksi. Seperti yang kita ketahui kontraksi adalah sebuah kondisi di mana terjadi pengencangan dan otot pada rahim, yang akan dirasakan bumil seperti layaknya sebuah dorongan atau guncangan pada perut.

Mama ingat banget deh, pada saat kontraksi ini, di bagian perut dan punggung seperti agak menegang. Tak jarang juga terjadi kram pada perut saat kontraksi ini.

Bagi Mama-Mama yang sudah jelang waktunya melahirkan, mungkin telah mengalami juga kontraksi ini, ya? Bagi kita rasanya mungkin sedikit enggak nyaman. Belum lagi kadang ditambah juga dengan perut mulas atau kram yang seperti tadi Mama ceritakan.

Banyak yang bilang jika kontraksi merupakan salah satu tanda persalinanmu sudah semakin dekat. Hal ini sesungguhnya benar adanya sih. Akan tetapi, perlu kamu ketahui juga ada beberapa kontraksi yang bisa saja dialami bumil pada saat masa kehamilan.

Kontraksi adalah sebuah kondisi yang bisa jadi tanda waktu persalinan sudah dekat. Tapi enggak ada salahnya juga untukmu mengetahui macam-macam kontraksi yang mungkin saja dialami saat hamil. Apa sajakah? Simak selengkapnya di sini ya yang telah Mama rangkum dari laman Bloomlife!

Macam-macam Kontraksi

1. Kontraksi Palsu atau Braxton Hicks

Mungkin Mama-Mama sudah enggak asing lagi ya dengan istilah kontraksi palsu atau braxton hicks ini? Istilah braxton hicks sendiri diambil dari seorang nama dokter dari Inggris.

Pada dasarnya kontraksi palsu ini umum terjadi di kehamilan trimester kedua. Terkadang Mama-Mama bakal merasakan kondisi perut yang menjadi kencang akibat pengencangan rahim yang cepat pada kontraksi palsu ini.

Braxton hicks bisa disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari dehidrasi hingga kelelahan. Kalau kamu mengalami kontraksi palsu ini, kamu bisa segera mengubah posisi, sebagai contoh dari berdiri kemudian duduk dan disarankan untuk lebih banyak beristirahat ya, Ma!

2. Kontraksi Persalinan Dini

Ilustrasi kontraksi adalah (Sumber: Pixabay)

Berbeda dengan kontraksi palsu, kontraksi dini menjelang melahirkan bisa terasa lebih tidak nyaman dibandingkan sebelumnya. Kontraksi dini ini dapat berasa seperti kram yang Mama-Mama alami.

Tapi, biar lebih yakin apakah ini kontraksi yang benar menjelang persalinan, kamu bisa sambil melihat polanya. Kontraksi dini jelang melahirkan ini awalnya bisa terjadi sekitar 4 sampai 5 menit sekali.

Ketika Mama-Mama mengalami kontraksi dini, kamu bisa lebih banyak beristirahat. Jangan ragu juga untuk meminta bantuan pasangan ketika kamu mulai merasakan tidak nyaman pada tubuhmu akibat kontraksi ini.

3. Kontraksi Persalinan Aktif

Saat waktunya persalinan sudah semakin dekat, kontraksi pun menjadi semakin aktif. Jarak serta jeda waktu kontraksi pun semakin dekat, menjadi sekitar 3-5 menit sekali serta berlangsung sekitar 30 detik sampai 1 menit.

Pada saat ini, rasa sakit atau kram yang kamu alami juga semakin intens. Rasa nyeri juga bisa menjalar dari punggung, pinggang, hingga panggul. Pasalnya posisi bayi kini sudah berada ke bawah mendekati jalur kelahiran.

4. Kontraksi Transisi

Kontraksi transisi ini umumnya terjadi ketika Mama-Mama sudah mengalami pembukaan 8-10 sentimeter. Bisa dibilang ini hal yang cukup menegangkan untukmu. Soalnya persalinan sudah semakin dekat.

Umumnya kontraksi transisi berlangsung sekitar 2 menit sekali dengan jeda waktu yang lebih singkat. Banyak bumil yang juga mengalami perut mulas, tekanan yang intens dari perut hingga jalur kelahiran saat mengalami kontraksi ini.

5. Kontraksi Melahirkan

Ilustrasi kontraksi adalah (Sumber: Pixabay)

Bahkan ketika waktunya melahirkan pun, Mama-Mama mungkin masih mengalami kontraksi. Saat kamu mendorong bayi untuk keluar, rasanya mungkin mirip seperti saat buat air besar.

Mendorong bayi untuk keluar, akan sangat melelahkan bagi fisik dan mental Mama-Mama. Ketika momen ini, kamu akan sangat membutuhkan dukungan dan support dari pasangan serta orang terdekat untuk membangun afirmasi positifmu.

Ketika bayi sudah berhasil dilahirkan dengan sehat dan selamat. Mama-Mama akan merasa sangat lega dan rasa sakit yang kamu alami sebelumnya akan tergantikan dengan rasa bahagia.

Demikian penjelasan macam-macam kontraksi saat hamil. Semoga kamu dan si buah hati selalu sehat sampai nanti waktunya persalinan, ya!

(AN)

Frequently Asked Question Section

Apa itu kontraksi?

chevron-down

Kontraksi adalah rasa mulas pada perut yang menandakan jika waktu persalinan semakin dekat.

Apa ciri kontraksi melahirkan?

chevron-down

Kontraksi tanda akan segera melahirkan ditandai dengan rasa mulas pada perut bagian bawah yang semakin intens, yakni sekitar 4-5 menit sekali.

Bagaimana rasanya terjadi kontraksi?

chevron-down

Ketika kamu mengalami kontraksi, maka perut bagian bawah kamu akan semakin nyeri. Rasanya seperti menstruasi namun rasa sakitnya lebih tinggi.