Manfaat Daun Jarak untuk Bayi, Apa Saja?

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manfaat daun jarak untuk bayi dikenal dapat menyembuhkan banyak masalah kesehatan. Teman Mama bahkan pernah merekomendasikan Mama menggunakan daun jarak untuk menyembuhkan demam yang dialami anak. Lalu sebenarnya apa aja sih manfaat daun jarak untuk bayi?
Untuk masalah kesehatan si kecil, Mama-Mama pasti menginginkan hal yang terbaik bagi anak, seperti dengan memanfaatkan bahan-bahan herbal. Salah satu yang disebut memiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan bayi adalah daun jarak.
Seperti yang kita ketahui, bayi memiliki kulit yang sangat lembut dan halus, jadi secara alami, kita tidak dapat menggunakan bahan sembarangan pada kulit mereka. Menggunakan produk yang salah dapat menyebabkan ruam, iritasi, lecet, kulit kering, dan lain-lain.
Manfaat Daun Jarak untuk Bayi
Daun jarak juga dikenal memiliki berbagai macam senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan bayi seperti nicotiflorin, astragalin, alkaloid, kaempferol, dan quercetin. Senyawa inilah yang memberikan manfaat kepada bayi seperti berikut ini.
Berikut beberapa manfaat daun jarak yang sudah Mama rangkum dari FirstCry Parenting, Indian Express, dan Healthline:
1. Mengatasi Diare
Salah satu manfaat daun jarak untuk bayi yang cukup populer adalah membantu mengatasi diare. Daun jarak digunakan sebagai obat luar dengan cara mengoleskan minyak kelapa pada daun dan memanggangnya sebentar sampai terlihat layu. Setelah itu, kamu bisa menempelkan daun jarak pada perut si kecil.
Biasanya diare dibarengi dengan ketidaknyamanan pada perut. Cara ini bisa mengurangi ketidaknyamanan tersebut. Namun tetap terapkan cara lain untuk mengatasi diarenya ya, Ma. Jangan lupa juga untuk tetap berikan ASI agar si kecil tidak dehidrasi.
2. Mengobati Kulit Kering dan Ruam Popok
Ketika si kecil mengalami kulit kering atau ruam akibat popok, kamu bisa menggunakan daun jarak untuk mengatasinya. Caranya, Mama-Mama bisa menembak halus daun jarak kemudian mencampurkannya dengan minyak jarak.
Dikutip dari FirstCry Parenting, cara seperti ini bisa membantu mengurangi ruam popok dan kulit kering pada bayi karena daun jarak bisa membantu membuat kulit lebih halus.
3. Mengatasi Perut Kembung
Manfaat daun jarak untuk bayi lainnya adalah mengatasi perut kembung. Wajar sekali jika bayi mengalami perut kembung karena sistem pencernaan mereka belum bekerja secara sempurna. Tetapi kalau dibiarkan tentu akan membuat bayi tidak nyaman.
Salah satu cara mengatasi perut kembung pada bayi adalah dengan memanfaatkan daun jarak. Caranya, panaskan daun jarak hingga terlihat layu kemudian baluri dengan minyak kelapa. Setelah itu, tempelkan daun jarak pada perut si kecil.
4. Mengatasi Sembelit
Bayi juga mungkin mengalami susah buang air besar atau sembelit. Cara paling ampuh adalah dengan tetap memberikan mereka ASI atau hidrasi yang cukup ya, Ma. Kalau bayimu sudah di atas 6 bulan, Mama-Mama bisa memberikan MPASI kaya serat atau puree buah-buahan.
Untuk bantu mempercepat mengatasi sembelit, kamu juga bisa memanfaatkan daun jarak. Caranya panaskan daun jarak hingga layu lalu baluri dengan minyak telon. Setelah itu taruh di atas perut bayi kemudian bungkus dengan gurita.
5. Mengatasi Demam
Demam pada bayi terjadi jika suhu tubuh si kecil lebih dari 37 derajat celsius. Untuk membantu menurunkan demam pada anak, daun jarak bisa dijadikan sebagai pilihan.
Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi demam pada bayi menggunakan daun jarak. Cara pertama adalah dengan membersihkan daun jarak kemudian menempelkannya di dahi dan ubun-ubun bayi.
Sedangkan cara kedua adalah dengan mengolesi daun jarak dengan minyak telon. Setelah itu, tempelkan di bagian punggung dan perut bayi.
Nah Ma, tapi agar lebih aman, kamu bisa berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum memberikannya pada bayi. Terlebih, pada bayi baru lahir, kamu harus lebih berhati-hati ya, Ma.
Frequently Asked Question Section
Apa yang dilakukan ketika bayi mengalami diare?

Apa yang dilakukan ketika bayi mengalami diare?
Tetap berikan ASI agar si kecil tidak mengalami dehidrasi. Apabila gejalanya semakin parah, segera bawa ke dokter.
Bagaimana cara mengatasi sembelit pada bayi?

Bagaimana cara mengatasi sembelit pada bayi?
Apabila usianya di bawah 6 bulan, berikan ASI agar tetap terhidrasi. Jika usianya di atas 6 bulan, berikan juga MPASI yang tinggi serat.
Bagaimana gejala demam?

Bagaimana gejala demam?
Demam adalah ketika suhu tubuh mencapai 37 derajat Celcius atau lebih.
(RPR)
