Masa Subur Setelah Haid, Ini Gejalanya!

Konten dari Pengguna
4 Juni 2021 11:12
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Masa Subur Setelah Haid. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Masa Subur Setelah Haid. Foto: Freepik
ADVERTISEMENT
Masa subur setelah haid menjadi waktu yang tepat banget untuk Mama-Mama dan suami yang hendak merencanakan kehamilan. Ketika masa subur, tubuh Mama-Mama akan berada pada masa yang paling siap untuk dibuahi. Nah, karena itu juga, mengetahui masa subur setelah haid itu penting. Bukan hanya dapat diketahui dengan hitungan khusus, masa subur setelah haid juga memiliki beberapa gejala.
ADVERTISEMENT
Apa aja sih, Ma? Sebelum semakin penasaran, yuk disimak Ma uraian selengkapnya di bawah ini.

Gejala yang Menandakan Masa Subur Setelah Haid

1. Perubahan Lendir Serviks
Ketika Mama-Mama semakin dekat dengan masa subur, tubuh Mama-Mama akan memproduksi lebih banyak hormon estrogen. Hormon estrogen menyebabkan lendir serviks menjadi elastis dan bening, seperti putih telur. Lendir tersebut mempermudah sperma untuk berenang menuju sel telur yang dilepaskan selama ovulasi.
Perubahan lendir menjelang masa subur setelah haid umum terjadi pada sebagian besar wanita. Namun, jumlah produksi tersebutlah yang akan berbeda dan bervariasi pada setiap wanita.
2. Peningkatan Sensitivitas Indera Penciuman
Masa subur setelah haid dapat pula diikuti oleh gejala berupa indra penciuman yang lebih sensitif lho, Ma. Ketika senstivitas meningkat, tubuh wanita akan siap untuk lebih tertarik pada feromon androstenon pria.
Ilustrasi Menantikan Masa Subur Setelah Haid. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Menantikan Masa Subur Setelah Haid. Foto: Freepik
3. Perubahan pada Payudara
ADVERTISEMENT
Payudara yang melembut atau rasa nyeri pada bagian puting menjadi salah satu gejala yang menandakan bahwa seorang wanita sedang dalam masa subur setelah haid. Perubahan yang terjadi pada payudara ini sekilas mirip dengan gejala pramenstruasi, mungkin Mama-Mama juga pernah merasakannya. Ternyata, keadaan tersebut disebabkan oleh aliran hormon yang memasuki tubuh wanita tepat sebelum dan sesudah ovulasi.
4. Nyeri Ringan pada Panggul atau Perut Bawah
Berdasarkan info yang disampaikan di laman The Bump, nyeri ringan pada bagian panggul atau perut bawah wanita dapat menjadi salah satu gejala yang menandakan tubuh telah memasuki masa subur setelah haid.
Ilustrasi Menantikan Masa Subur Setelah Haid. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Menantikan Masa Subur Setelah Haid. Foto: Freepik
Nyeri yang seperti itu dinamakan Mittelschmerz. Ia dapat berlangsung mulai dari beberapa menit hingga beberapa jam. Nyeri ringan pada panggul dan perut bawah yang merupakan gejala memasuki masa subur setelah haid dapat diikuti dengan pendarahan ringan atau keputihan, bahkan mual.
ADVERTISEMENT
Jika nyeri pada panggul dan perut bawah semakin enggak bisa reda, Mama-Mama lebih baik memeriksakan diri kepada dokter karena ada pula kemungkinan bahwa nyeri tersebut menjadi pertanda serangan kista ovarium.
5. Flek atau Keputihan
Flek atau keputihan merupakan salah satu gejala yang bisa saja menandakan Mama-Mama sedang memasuki masa subur setelah haid. Gejala yang satu ini umum terjadi. Flek atau keputihan tersebut disebabkan oleh folikel yang mengelilingi dan melindungi oosit sedang berkembang. Selain itu, juga bisa karena sel telur yang matang, tumbuh, dan kemudian pecah sehingga mengalami sedikit pendarahan berupa flek.
6. Perubahan Libido
Beberapa wanita akan merasakan dorongan seks yang meningkat ketika mereka hendak memasuki masa ovulasi. Peningkatan gairah seks terkait dengan peningkatan hormon luteinizing. Hormon tersebut akan semakin meningkatkan gairah untuk berhubungan intim sekitar 24 hingga 36 jam.
ADVERTISEMENT
7. Peningkatan Suhu Tubuh Basal
Suhu tubuh basal mengacu pada suhu yang Mama-Mama miliki saat pertama kali bangun di pagi hari sebelum menggerakkan tubuh. Suhu tubuh basal yang naik sekitar 0.5-1°C merupakan salah satu gejala yang menandakan masa subur setelah haid. Keadaan seperti itu disebabkan oleh sekresi hormon progesteron, yaitu hormon yang membantu lapisan rahim menjadi kenyal dan tebal sehingga siap untuk melakukan pembuahan.
Ilustrasi Penantian Masa Subur Setelah Haid. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penantian Masa Subur Setelah Haid. Foto: Freepik
Itu dia Ma, 7 gejala yang dapat dijadikan sebagai pertanda bahwa Mama-Mama sedang memasuki masa subur setelah haid. Jika gejala-gejala itu bisa dirasakan, enggak ada salahnya untuk mulai merencanakan kehamilan dalam waktu dekat, Ma.
(TMA)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020