Konten dari Pengguna

Mengenal Kontrasepsi Darurat dan Fungsinya

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kontrasepsi darurat. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kontrasepsi darurat. Foto: Pixabay

Mama-Mama sudah tahu belum apa itu kontrasepsi darurat? Adik Mama tadi baru aja nanya soal ini. Katanya, kontrasepsi darurat ini sama enggak, ya, dengan kontrasepsi yang biasa kita pakai?

Nah, untuk tahu jawabannya, kita cari tahu dulu pengertian kontrasepsi darurat. Dari namanya saja, sebenarnya kita bisa tahu kalau kontrasepsi ini dipakai untuk kondisi darurat, Ma.

Kondisi darurat itu maksudnya bagaimana? Begini Ma, meskipun kita memakai alat kontrasepsi, tetap saja ada kemungkinan-kemungkinan di luar dugaan yang berpotensi membuat hamil.

Misalnya, saat berhubungan seksual, kondom yang dipakai bocor atau lupa minum pil KB sesuai jadwal yang berpotensi membuat kehamilan terjadi.

Ilustrasi alay kontrasepsi. Foto: Shutterstock

Menurut WHO, ada beberapa kondisi yang dikategorikan sebagai situasi darurat dan bisa mengonsumsi kontrasepsi darurat, seperti berikut ini.

  • Ketika kontrasepsi tidak digunakan atau terlupakan.

  • Ketika terjadi pelecehan seksual pada perempuan dan korban tidak terlindungi oleh alat kontrasepsi.

  • Ketika terdapat kekhawatiran mengenai adanya kegagalan kontrasepsi.

Kekhawatiran mengenai potensi kegagalan kontrasepsi yang dimaksud adalah:

  • Kondom tiba-tiba lepas, bocor, robek.

  • Kondom digunakan dengan cara yang salah.

  • Lupa minum pil KB kombinasi hingga 3 kali berturut-turut.

  • Terlambat minum pil yang mengandung desogestrel (0,75 mg) selama >12 jam, hingga mengakibatkan jeda waktu 36 jam antara waktu meminum pil terakhir dengan pil yang baru diminum.

  • Terlambat suntik KB progesteron norethisterone enanthate (NET-EN) selama >2 minggu.

  • Terlambat minum pil KB progesteron atau pil mini selama >3 jam, hingga mengakibatkan jeda waktu 27 jam antara waktu meminum pil terakhir dengan pil yang baru diminum.

  • Terlambat suntik KB progesteron depot-medroxyprogesterone acetate (DMPA) selama >4 minggu.

  • Terlambat suntik KB kombinasi selama >7 hari / 1 minggu.

  • IUD terlepas keluar.

  • Berusaha melakukan metode withdrawal (penis ejakulasi di luar vagina) namun gagal atau terlanjur ejakulasi di dalam vagina.

  • Diafragma yang digunakan pada mulut rahim bergeser, rusak, robek, atau dikeluarkan terlalu dini.

  • Salah menghitung hari kesuburan saat menggunakan metode kontrasepsi kalender.

Perbedaan Kontrasepsi Darurat dan Kontrasepsi Biasa

Ilustrasi pil KB. Foto: Shutterstock

Kontrasepsi darurat atau yang lebih dikenal dengan sebutan “morning-after pill” atau “Postpil”, adalah kontrasepsi yang digunakan untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan seksual tanpa pelindung atau tanpa pemakaian kontrasepsi yang konsisten sebelumnya.

Postpil bekerja dengan mengeluarkan hormon progesteron untuk menunda pelepasan sel telur agar tidak terjadi pembuahan oleh sperma. Postpil dengan kandungan 0,75 mg Levonorgestrel (hormon progesteron), langsung diminum sebanyak dua butir sekaligus. Postpil harus dikonsumsi dalam kurun waktu maksimal 120 jam (5 hari) sejak berhubungan seks tanpa pengaman.

Jelas berbeda ya, Ma dengan pil KB yang biasa dikonsumsi. Kalau pil KB, diminum sebelum hubungan seksual terjadi. Pil KB atau pil kontrasepsi umumnya tersedia dalam dua jenis, yaitu pil kombinasi yang mengandung hormon progesteron dan estrogen, dan pil mini yang hanya mengandung progesteron.

Kebanyakan pil KB yang beredar di pasaran adalah ‘pil kombinasi’ yang mengandung gabungan dari hormon estrogen dan progesteron untuk mencegah terjadinya ovulasi. Sementara kontrasepsi darurat digunakan setelah berhubungan seksual yang bertujuan untuk mencegah sperma menjangkau sel telur.

Mama-Mama perlu tahu kalau sperma bisa bertahan hidup selama 5 hari. Makanya postpil paling efektif jika digunakan selama 5 hari berturut-turut, untuk memastikan semua sperma mati dan tidak terjadi pembuahan.

(RPR)

Frequently Asked Question Section

Apakah kontrasepsi darurat dijual di apotek?

chevron-down

Mama bisa membeli kontrasepsi darurat di apotek terdekat, ya, Ma. Namun, pastikan sudah mendapatkan resep dari dokter.

Kapan waktu terbaik mengonsumsi kontrasepsi darurat?

chevron-down

Mama sebaiknya minum kontrasepsi darurat selama 5 hari berturut-turut setelah berhubungan seksual sebanyak 2 butir.

Apakah Pil KB dan kontrasepsi darurat berbeda?

chevron-down

Berbeda, Ma. Pil KB digunakan untuk mencegah kehamilan dan harus diminum sebelum berhubungan intim. Sedangkan, kontrasepsi darurat diminum setelah berhubungan intim saat Mama lupa menggunakan pengaman atau meminum pil KB.