Obat Alpara untuk Ibu Menyusui, Amankah Dikonsumsi?

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu jenis obat yang bisa digunakan untuk meredakan gejala flu dan batuk adalah alpara. Namun, obat alpara untuk ibu menyusui sebenarnya aman enggak ya untuk dikonsumsi?
Mengingat cuaca akhir-akhir ini sedang enggak menentu ya, Ma. Kalau kamu tidak menjaga kesehatan tubuhmu, maka Mama-Mama bisa gampang terserang penyakit. Salah satu penyakit yang paling umum menyerang adalah flu dan batuk.
Selain karena perubahan cuaca, kondisi sistem imunitas yang cenderung menurun juga bisa membuat Mama-Mama gampang terkena flu. Pada ibu menyusui, mungkin ada masa-masanya sistem imun tubuhmu jadi lebih cepat menurun. Sebab, nutrisi yang ada pada tubuhmu lebih banyak terserap oleh si kecil yang menyusui.
Terlebih, kalau Mama baca berita akhir-akhir ini, kasus Covid-19 mulai meningkat lagi. Makanya, kamu perlu ekstra waspada serta melakukan penanganan lebih awal saat dirasa tanda-tanda flu dan batuk mulai menyerang.
Kalau sedang tidak hamil atau menyusui, salah satu pilihan obat yang bisa dipakai untuk mengatasi flu dan batuk adalah obat alpara. Tapi, buat Mama-Mama yang sedang hamil dan menyusui, setiap apa yang kamu konsumsi kan bisa saja berpengaruh pada bayi. Jadi, memang enggak boleh sembarangan mengonsumsi makanan, minuman, bahkan obat-obatan.
Lantas, obat alpara untuk ibu menyusui, aman enggak ya buat dikonsumsi? Berikut adalah penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini. Cek di sini, ya!
Obat Alpara untuk Ibu Menyusui
Perlu kamu ketahui, obat alpara merupakan obat kombinasi yang berguna meredakan gejala flu batuk, seperti hidung tersumbat, demam, pusing, bersin, nyeri otot, dan nyeri sendiri.
Dilansir laman Medicine Net, obat alpara mengandung paracetamol, dextromethorphan, phenylpropanolamine, dan chlorpheniramine maleate. Keempat bahan aktif tersebut bisa membantu meredakan gejala flu serta meringankan demam dan nyeri otot.
Obat alpara ini berbentuk kaplet dan sebenarnya bisa diperoleh tanpa resep dokter. Umumnya alpara dijual di apotek maupun toko obat yang telah memiliki izin resmi.
Nah, terkait dengan penggunaan obat alpara buat ibu menyusui, kamu sebaiknya mendiskusikannya dulu dengan dokter. Soalnya, beberapa kandungan yang ada pada obat ini dikhawatirkan bisa berpengaruh pada ibu menyusui, terutama pada kualitas ASI.
Memang sih, paracetamol dalam jumlah yang wajar masih diperbolehkan untuk ibu hamil dan menyusui. Tapi perlu kamu ingat, alpara pun mengandung phenylpropanolamine yang tergolong kategori C untuk bumil dan busui.
Mengutip laman Very Well Family, sebuah studi menyatakan obat dengan kategori C memiliki kemungkinan dapat memengaruhi fungsi organ serta pertumbuhan janin.
Sama halnya dengan kandungan chlorpheniramine serta dextromethorphan yang masuk ke dalam obat kategori B, di mana kedua kandungan obat ini apabila larut ke dalam ASI, dikhawatirkan dapat mempengaruhi jumlah produksi ASI.
Jadi, kalau kamu ingin menggunakan obat alpara ini, pastikan dulu Mama-Mama mendapatkan izin dari dokter, ya. Kalaupun tidak, nantinya dokter bakal meresepkan obat yang memang lebih aman dikonsumsi oleh ibu menyusui.
Efek Samping Obat Alpara
Bagi Mama-Mama yang sedang tidak hamil dan menyusui, obat alpara ini sebenarnya aman kok buat digunakan. Akan tetapi, harus dengan dosis yang wajar, ya. Pasalnya, serupa seperti obat-obatan lainnya, alpara pun memiliki efek samping bila dikonsumsi berlebihan, seperti:
Adanya gangguan pencernaan seperti mual dan muntah.
Efek samping berupa mengantuk, vertigo, dan keluhan sakit kepala.
Meskipun dalam kasus yang sangat jarang, penggunaan obat dosis terlampau tinggi pun bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal, termasuk gagal ginjal akut.
Pada pengguna alkohol, obat yang mengandung paracetamol pun bisa memicu adanya kerusakan hati.
Kandungan dextromethorphan yang melebihi dosis normal, berpotensi menyebabkan kejang atau epilepsi.
Itulah dia penjelasan amankah obat alpara untuk ibu menyusui. Semoga informasi ini bisa menjawab kebingunganmu selama ini ya, Ma!
(AN)
Frequently Asked Question Section
Apa saja kandungan dari obat alpara?

Apa saja kandungan dari obat alpara?
Obat alpara mengandung paracetamol, dextromethorphan, phenylpropanolamine, dan chlorpheniramine maleate.
Masuk ke dalam kategori apakah kandungan dextromethorphan dalam obat alpara?

Masuk ke dalam kategori apakah kandungan dextromethorphan dalam obat alpara?
Obat dengan kategori B, di mana obat ini apabila larut ke dalam ASI, dikhawatirkan dapat mempengaruhi jumlah produksi ASI.
Apa saja efek samping dari obat alpara apabila dikonsumsi di luar batas normal?

Apa saja efek samping dari obat alpara apabila dikonsumsi di luar batas normal?
Gangguan pencernaan, sakit kepala, vertigo, kerusakan pada ginjal, kerusakan hati, hingga epilepsi.
