Penyebab Anak Demam dan Muntah, Apa Saja Ya?

Konten dari Pengguna
22 November 2022 15:49
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
llustrasi anak demam dan muntah (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
llustrasi anak demam dan muntah (Sumber: Pexels)
ADVERTISEMENT
Anak demam dan muntah tentu menjadi sebuah kondisi yang bisa membuat Mama-mama jadi khawatir. Maka dari itu, kamu perlu mengetahui apa saja penyebab anak bisa mengalami muntah dan demam.
ADVERTISEMENT
Demam merupakan sebuah kondisi di mana suhu tubuh anak meningkat. Saat anak mengalami demam, sebenarnya tubuhnya sedang berusaha melawan infeksi yang masuk ke dalam badannya.
Idealnya, suhu tubuh orang dewasa ada di angka 36,1 sampai 37,2 derajat Celsius. Sementara itu, buat anak dan bayi rata-rata berkisar di antara 36,6-37,2 derajat Celsius.
Kemudian ada juga muntah, yang merupakan hal yang umum pula terjadi pada anak. Biasanya saat si kecil muntah, sering dikaitkan dengan masalah kesehatan pada saluran cerna.
Lalu, gimana ketika anak mengalami demam dan muntah dalam waktu yang bersamaan? Apa saja sih penyebabnya?
Apabila kamu penasaran, yuk simak penjelasan lengkapnya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini. Cek infonya di sini ya!
ADVERTISEMENT

Anak Demam dan Muntah

1. Adanya Gangguan pada Saluran Pencernaan

Ilustrasi anak demam dan muntah (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak demam dan muntah (Sumber: Pexels)
Infeksi saluran pencernaan yang sering dikenal juga dengan gastoenteritis adalah kondisi iritasi pada lambung dan usus yang terjadi karena adanya infeksi virus, bakteri, serta parasit.
Gejala yang umum ditimbulkan adalah demam, mual, muntah, kram perut, dan diare. Penyakit ini kerap ditimbulkan oleh konsumsi makanan serta minuman yang terkontaminasi bakteri maupun virus.

2. Keracunan Makanan

Bisa juga penyebab demam dan mual ini karena si kecil mengalami keracunan makanan yang telah terkontaminasi virus atau bakteri. Bakteri maupun virus ini dapat muncul salah satunya karena proses memasak atau penyimpanan makanan yang tidak matang atau tidak tepat.
Dalam kasus keracunan makanan, muntah dan demam bisa terjadi sekitar beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang mengandung bakteri.
ADVERTISEMENT

3. Sistem Imun Tubuh Anak yang Masih Lemah

Ilustrasi anak demam dan muntah (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak demam dan muntah (Sumber: Pexels)
Sistem kekebalan tubuh anak memang masih belum terbentuk dengan optimal, berbeda dengan orang dewasa.
Maka dari itu, tubuh mereka lebih rentan terkena penyakit, virus, maupun bakteri yang bisa menyebabkan terjadinya demam dan muntah.

4. Adanya Infeksi Bagian Tubuh Lainnya

Enggak hanya infeksi pada saluran pencernaan saja. Bisa jadi anak yang mual dan muntah ini disebabkan karena terjadi infeksi di bagian tubuh lainnya.
Sebut saja di saluran kemih serta demam berdarah yang membuat anak jadi demam disertai muntah.

5. Dehidrasi

Kondisi anak yang kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi pun bisa menjadi penyebab anak jadi mual dan muntah.
Selain mual dan muntah, anak yang mengalami dehidrasi bisa juga menunjukkan tanda-tanda seperti mulut cepat kering, lebih cepat lelah, anak rewel, matanya tampak cekung dan tidak buang air seperti biasanya.
ADVERTISEMENT
Itulah dia penjelasan penyebab anak demam dan muntah. Jika hal ini terus berlanjut, sebaiknya kamu segera menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut pada si kecil ya, Ma!
Semoga informasi ini bermanfaat bagimu!
(AN)
Berapa suhu ideal bayi dan anak-anak?
chevron-down
Apakah sebutan untuk infeksi saluran pencernaan?
chevron-down
Apa yang dimaksud dengan dehidrasi?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020