Konten dari Pengguna

Penyebab Bayi Muntah Menyembur

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab bayi muntah menyembur (Sumber: Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab bayi muntah menyembur (Sumber: Unsplash)

Apakah kamu pernah bertanya-tanya mengenai penyebab bayi muntah menyembur? Bayi muntah menjadi suatu kondisi yang dapat membuat Mama-Mama panik. Terlebih lagi ketika mengetahui bayi muntah menyembur.

Mama ingat, kondisi bayi muntah menyembur ini beberapa kali Mama alami ketika sedang menyusui anak Mama. Reaksi Mama saat itu tentu saja kaget dan Mama juga jadi cemas melihat si kecil kembali memuntahkan ASI.

Sesungguhnya bayi muntah merupakan hal yang umum ditemui, terlebih ketika pada masa bayi menyusui. Menurut laman Pregnancy Birth Baby, muntah ini terjadi sebab saluran pencernaan bayi yang masih kecil membiasakan diri untuk menyusui, mencerna, serta mengeluarkan ASI. Rata-rata perut bayi juga baru dapat menampung sekitar 20 mililiter.

Bagaimana jika bayi mengalami muntah menyembur? Apakah ini merupakan hal yang wajar? Kemudian apa sajakah penyebab bayi muntah menyembur? Simak penjelasannya di sini yang telah Mama himpun dari berbagai sumber, ya!

Penyebab Bayi Muntah Menyembur

Ilustrasi penyebab bayi muntah menyembur (Sumber: Unsplash)

Bayi yang muntah seringkali membuat proses menyusui menjadi tidak lancar ya, Ma. Apalagi saat bayi mengalami muntah menyembur atau yang dikenal juga dengan muntah proyektil.

Muntah menyembur ini berbeda dengan gumoh. Gumoh sendiri adalah kondisi saat bayi mengeluarkan sedikit susu usai menyusui atau saat bersendewa. Istilah medis dari gumoh yakni, gastroesophageal reflux.

Dikutip dari laman Better Health, muntah proyektil merupakan kondisi di mana bayi mengeluarkan isi lambungnya dengan kuat. Hal ini disebabkan oleh sistem pencernaan bayi yang memang belum berkembang dengan sempurna.

Selain itu, penyebab bayi mengalami muntah menyembur ini bisa jadi karena adanya stenosis pilorus. Perlu Mama ketahui, kondisi ini terjadi ketika pilorus atau saluran antara lambung dengan usus kecil bayi menjadi menyempit.

Kondisi seperti ini dapat mengakibatkan bayi menjadi sulit mencerna nutrisi maupun cairan yang masuk ke tubuh, termasuk ASI dari Mama-Mama. Stenosis pilorus ini juga bisa menutup jalur makanan dari perut menuju usus kecil.

Keluhan stenosis pilorus dapat diatasi dengan cara operasi kecil. Setelah operasi kecil ini, jalur makanan di perut akan kembali membaik, sehingga si kecil dapat menerima asupan gizi lebih optimal.

Penyebab lainnya bayi dapat muntah menyembur adalah GERD. Menurut laman resmi Mayo Clinic, GERD atau gastroesophaeal reflux disease merupakan gangguan pencernaan yang juga umum dialami oleh bayi. GERD ditandai dengan terjadinya kenaikan asam lambung yang berulang dalam jangka panjang.

Ketika GERD menyerang bayi, ASI yang telah dikonsumsinya tidak bisa dicerna dengan baik. Justru malah kembali naik ke esofagus bersamaan dengan cairan asam lambungnya.

Umumnya gejala muntah bayi akibat GERD, tak hanya muntah menjadi menyembur saja, tetapi juga si kecil terlihat memuntahkan cairan berwarna kuning atau kehijauan, menolak kembali disusui atau makan, bahkan sampai kesulitan bernapas.

Kemudian menurut Healthline, bayi yang mengalami alergi dengan jenis makanan tertentu juga bisa mengakibatkan muntah proyektil ini. Tak hanya makanan yang langsung dikonsumsi bayi, namun makanan yang dimakan oleh Mama-Mama juga bisa juga menghasilkan reaksi alergi bagi si kecil. Maka dari itu, kamu perlu lebih memerhatikan lagi apa saja yang kamu makan ya, Ma!

Ilustrasi penyebab bayi muntah menyembur (Sumber: Unsplash)

Mama-Mama juga perlu lebih berhati-hati ketika menyusui si kecil. Ketika bayi mengonsumsi ASI atau susu formula terlalu banyak bisa memungkinkan dia mengalami muntah proyektil ini. Pasalnya bayi perlu menelan dengan cepat, sementara itu kondisi saluran pencernaannya belum sempurna layaknya orang dewasa.

Menyusui bayi terlalu banyak juga bisa mengakibatkan kelebihan udara yang akhirnya berpotensi membuatnya muntah.

Untuk bayi yang minum susu dengan dot, masuknya udara juga dapat terjadi ketika dia menyusui dengan dot yang terlalu besar untuk usianya. Jadi, sesuaikan botol susu dengan usia serta kebutuhan bayi, guna mencegah dampak buruk baginya ya, Ma!

Itu dia penjelasan penyebab bayi muntah menyembur. Kalau muntah menyembur ini tak kunjung reda setelah beberapa hari. Apalagi ditambah dengan bayi terlihat lemas, enggan menyusu, menangis terus, bahkan sampai demam. Jangan ragu untuk segera mendatangi dokter anak ya, Ma! Supaya bayi segera diberikan tindakan yang tepat.

Semoga informasi ini bermanfaat untukmu ya, Ma!

(AN)