Konten dari Pengguna

Perkembangan Anak Usia 3 Tahun yang Perlu Dipahami

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perkembangan anak usia 3 tahun (Sumber: Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perkembangan anak usia 3 tahun (Sumber: Unsplash)

Bagaimana perkembangan anak usia 3 tahun? Apakah Mama-Mama sudah mengetahuinya? Di usia 3 tahun, si kecil sudah semakin bisa menunjukkan keterampilan serta kemampuan yang dia miliki.

Mama ingat, waktu anak Mama berusia 3 tahun, dia sedang lincah-lincahnya. Meski begitu dia sudah lebih bisa mengontrol tingkah lakunya. Jadi dia tidak lagi sering terjatuh atau terbentur seperti pada usia 2 tahun.

Belum lagi dia semakin lancar berbicara dan sudah bisa mengajak orang sekitarnya mengobrol. Jadi kehadiran si kecil semakin membawa kebahagiaan di tengah keluarga.

Kalau bicara soal pertumbuhan fisiknya, umumnya berat ideal anak 3 tahun untuk anak laki-laki adalah 11,3 kilogram-19,7 kilogram, sedangkan anak perempuan memiliki bobot sekitar 10,8-18,3 kilogram.

Selanjutnya tinggi ideal anak 3 tahun juga berbeda berdasarkan jenis kelaminnya, kalau anak lelaki sekitar 83-95 centimeter, sementara perempuan 82-95 centimeter.

Lantas apa saja sih perkembangan anak usia 3 tahun? Apakah sudah sesuai dengan milestone-nya? Simak ulasannya selengkapnya di sini ya!

Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

1. Kemampuan Motorik

Ilustrasi perkembangan anak usia 3 tahun (Sumber: Unsplash)

Pada anak usia 3 tahun, dia sudah lebih mampu menyeimbangkan tubuhnya dan mengangkat kakinya selama 1 hingga 3 detik. Dia juga sudah bisa melompat dengan jarak yang lebih jauh dibandingkan sebelumnya. Dengan koordinasi gerakan tangan yang semakin baik, anak usia 3 tahun juga sudah dapat melempar bola dengan kedua tangannya.

Kalau kamu memiliki anak usia 3 tahun, tak heran kamu akan sering melihatnya memanjat atau naik turun tangga. Soalnya kedua kegiatan ini menjadi aktivitas yang sedang disukai si kecil pada usia ini.

Kemudian kalau bicara soal kemampuan motorik halus, anak usia 3 tahun akan semakin memperlihatkan kegemarannya dalam mencorat-coret sesuatu atau bahkan menggambar. Mama-Mama akan bisa melihat coretan anak di usia ini semakin jelas, misalnya berbentuk garis lurus, kotak, serta beragam bentuk lainnya.

2. Kemampuan Bahasa

Kosakata anak di usia 3 tahun semakin banyak dibandingkan usia sebelumnya, sehingga dia semakin sering berceloteh ataupun bertanya banyak hal kepada Mama-Mama.

Dia juga sudah mampu mengombinasikan dua kata atau lebih menjadi sebuah kalimat yang sudah dapat dimengerti, sebagai contoh, “Ma, mau minum susu.”

Dari segi kemampuan bahasa, anak usia 3 tahun memang sedang senang mengeksplorasi kata-kata yang pernah didengarnya. Kamu bisa menstimulasinya dengan lebih banyak mengajaknya berbicara ataupun merespons setiap ucapannya kepadamu.

3. Kemampuan Sosial dan Emosional

Ilustrasi perkembangan anak usia 3 tahun (Sumber: Unsplash)

Anak usia 3 tahun akan lebih nampak mandiri dibandingkan usia sebelumnya. Dia sudah mulai melakukan beberapa hal sendiri tanpa dibantu oleh orang lain, misalnya mencuci tangan sendiri, melepas atau memakai pakaiannya sendiri, hingga makan tanpa bantuan orang tuanya.

Kamu juga bisa melihat kalau anak usia 3 tahun semakin merasa senang apabila berinteraksi dengan teman-teman sebayanya.

Hal Lain yang Perlu Diperhatikan pada Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

  • Dampingi Anak saat Dia Sedang Eksplorasi

Usia 3 tahun di mana anak sedang lincah-lincahnya Ma dan senang melakukan eksplorasi. Meski sudah nampak sifat mandiri pada usia ini, kamu tetap perlu mendampinginya. Pasalnya tak jarang juga dia membutuhkan bantuan.

Sebagai contoh, bisa saja si kecil sudah mampu mencuci tangan sendiri, namun dia kesulitan buat menutup keran air. Nah di sinilah peran kita sebagai orang tua buat membantunya saat kesulitan.

Kamu juga bisa mulai mengajarkan anak untuk mulai menjaga kebersihan anggota tubuhnya. Sedikit demi sedikit dia pun akan mengerti mengenai kebersihan tubuh tanpa harus lagi mendengar instruksi dari kedua orang tuanya.

  • Perhatikan Jam Tidur Siang

Anak usia 3 tahun umumnya memerlukan waktu tidur sebanyak 11 sampai 13 jam. Untuk itu kamu perlu memastikan agar dia memiliki waktu tidur siang yang tepat.

Biasanya anak balita tidur siang selama 1 sampai 3 jam dan tidur malam 11-12 jam. Pembagian jam tidur siang ini bisa membuatnya mengenal waktu, kapan dia harus istirahat dan kapan dia bisa bermain.

Itulah beberapa poin penting mengenai perkembangan anak 3 tahun yang perlu orang tua ketahui. Semoga kamu selalu bisa mendampingi si kecil dalam setiap tumbuh kembangnya ya Ma!

(AN)