Konten dari Pengguna

Permainan Anak Tradisional yang Seru Dimainkan Bersama

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Anak Indonesia Bermain Bersama. Foto: Pinterest
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anak Indonesia Bermain Bersama. Foto: Pinterest

Kalau sudah membicarakan tentang permainan anak tradisional, kebanyakan dari kita pastinya akan terlarut dalam suasana kerinduan dengan kenangan seru di masa kecil. Setuju enggak, Ma?

Sayangnya, di zaman yang serba canggih seperti sekarang, enggak semua anak kita bisa merasakan gimana serunya memainkan permainan tradisional. Semuanya mulai tergantikan oleh permainan dalam gadget yang membuat mereka hanya terpaku ke arah layar.

Kalau dipikir-pikir, permainan tradisional untuk anak seharusnya enggak boleh punah begitu saja, Ma. Bagaimanapun, permainan tersebut menjadi bagian dari sejarah dan budaya Nusantara yang juga harus dilestarikan.

Untuk itu, kita sebagai orang tua berperan penting nih dalam memperkenalkan beragam permainan tradisional itu kepada anak.

Biar Mama-Mama enggak bingung dalam menjalankan salah satu misi mulia itu, dalam tulisan kali ini akan dimuat daftar beberapa permainan anak tradisional yang bisa diperkenalkan kepada anak. Tentunya, mainnya nanti ya setelah pandemi ini usai. Sekarang, di rumah aja dulu, biar kita semua aman, Ma.

Sebelum semakin penasaran, yuk disimak daftar lengkapnya di bawah ini, Ma!

Daftar Permainan Anak Tradisional

1. Ular Naga

Ilustrasi Permainan Ular Naga. Foto: Freepik

Kalau sudah mendengar nama permainan yang satu ini, dijamin deh, secara spontan kita generasi terdahulu bisa menyenandungkan lagu yang meramaikan suasana bermainnya, "Ular naga panjangnya bukan kepalang, berjalan-jalan selalu riang kemari. Umpan yang lezat, itulah yang dicari. Ini dianya yang terbelakang!"

Mama ingat banget, kalau udah sampe di bagian lirik “terbelakang” mendadak suara teriakan terdengar dari para pemain. Mama-Mama juga masih ingat kan sama permainan ular naga ini?

Memainkan permainan ular naga membutuhkan beberapa orang yang akan terbagi ke dalam kedua kelompok. Sebelumnya, kita harus menentukan siapa 2 orang ketua tim yang akan menautkan tangannya sebagai jalan yang dilalui pemain lain.

Ketika sudah ditentukan, pemain lainnya berbaris memanjang seperti tubuh ular, lalu mulai berjalan di bawah tautan tangan kedua ketua tim sambil menyanyikan lagu ular naga.

Ilustrasi Permainan Ular Naga. Foto: Freepik

Saat lagu berhenti, anak terakhir yang berada tepat di bawah tangan kedua anggota tim akan tertangkap dan diharuskan untuk memilih mau masuk tim yang mana. Setelah semua anggota tim terkumpul, bagian terserunya akan segera tiba Ma, yaitu perebutan anggota tim.

Kedua tim berbaris ke belakang dengan saling berpegangan erat dan harus bergerak secara gesit untuk menghindari anggota di posisi terbelakang ditangkap oleh tim lawan.

Kebayang kan Ma serunya memperkenalkan permainan ini kepada anak?

2. Engklek

Untuk permainan satu ini, paling enak dilakukan di halaman luas yang luas, Ma.

Bagaimana cara memainkannya? Pertama, para pemain harus menyiapkan gambar kotak-kotak dan menyiapkan alat pelempar masing-masing. Selanjutnya tentukan giliran pemain.

Ilustrasi Permainan Engklek. Foto: Freepik

Pemain yang mendapatkan gilirannya diharuskan untuk melemparkan batu dari kotak pertama hingga kotak terakhir. Jika batu berhasil mendarat di dalam kotak, pemain bisa mulai melompat ke sana, lalu berhenti di salah satu kotak lain dengan satu kaki untuk mengambil batu yang ia lempar.

Saat batu berhasil diambil tanpa terjatuh, ia harus melemparkan lagi ke kotak selanjutnya. Jika batu keluar dari bagian kotak, pemain tersebut dinyatakan gugur ya, Ma. Dengan demikian, giliran pemain lain yang melempar dan melompat.

Meskipun pandemi mengharuskan kita bermain dari dalam rumah, engklek tetap bisa dimainkan kok, Ma. Sekarang, sudah banyak alas engklek yang diperjualbelikan.

3. Congklak

Seperti halnya permainan catur, permainan congklak membutuhkan strategi dalam mencapai kemenangan nih, Ma. Mama-Mama masih ingat enggak dengan permainan satu ini?

Untuk memainkan congklak, peralatan yang kita butuhkan adalah papan dan 98 biji congklak. Dalam satu papan congklak, ada 2 lubang besar dan 14 lubang kecil. Lubang besar itu merupakan tempat untuk meletakkan biji congklak milik pemain. Sementara lubang kecil, dijadikan lubang yang harus diisi dengan 7 biji congklak.

Ilustrasi Permainan Congklak. Foto: Freepik

Permainan dimulai dengan pemain giliran pertama yang dibebaskan untuk memilih lubang congklak. Selanjutnya, ia harus mengambil keseluruhan biji congklak yang ada, lalu memasukkannya satu per satu ke lobang lain secara berurutan sampai biji tersebut habis.

Giliran akan dihentikan ketika pemain memasukan biji congklak ke dalam lubang kosong. Pemenang dari permainan yang satu ini adalah mereka yang di lubang besar memiliki jumlah biji terbanyak.

Bagaimana Ma, apakah Mama-Mama masih ingat ketiga permainan tradisional di atas? Mumpung masih dalam masa liburan sekolah, yuk ajak anak-anak kita bermain bersama, Ma.

Bukan hanya menciptakan suasana bermain yang seru dan menyenangkan, Mama-Mama juga sedang melestarikan kekayaan permainan tradisional Indonesia.

Selamat menikmati waktu menyenangkan bersama anak!

(TMA)