Konten dari Pengguna

Permainan Tradisional Indonesia, Bikin Kamu Nostalgia ke Masa Kecil

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Permainan Tradisional Indonesia (Sumber : Freepik)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Permainan Tradisional Indonesia (Sumber : Freepik)

Permainan tradisional Indonesia rasanya kini sudah semakin terlupakan oleh anak-anak ya, Ma. Mayoritas anak Indonesia lebih memilih video game maupun permainan yang ada ada di gadget buat mengisi waktu luangnya. Apalagi di masa pandemi seperti ini, anak-anak harus lebih banyak tinggal di dalam rumah.

Hanya saja, terlalu sibuk dengan gadget dapat memberikan efek negatif terhadap anak. Mulai dari gangguan kesehatan hingga semakin menurunnya kemampuan untuk bersosialisasi.

Bagaimana kalau sesekali kita memberikan alternatif berupa permainan tradisional Indonesia? Biar anak-anak kita tidak melulu sibuk bermain gadget, Ma.

Selain seru, permainan tradisional juga bagus untuk kreativitas anak serta dapat menyehatkan tubuh juga. Yuk Ma, kita ajak anak-anak kita buat memainkan beberapa permainan tradisional Indonesia yang menarik ini!

Permainan Tradisional Indonesia

1. Petak Umpet

Ilustrasi Permainan Tradisional Indonesia (Sumber: Freepik)

Ada yang rindu dengan permainan ini? Pada saat kecil mungkin Mama-Mama sering bermain petak umpet ya bersama dengan teman-teman.

Permainan petak umpet tidak membutuhkan properti. Jadi enggak akan bikin ribet. Petak umpet cukup membutuhkan peserta. Satu orang menjadi penjaga, kemudian peserta lainnya akan bersembunyi hingga ditemukan oleh si penjaga. Mama bisa nih memainkan petak umpet bersama anak-anak dan tidak perlu keluar rumah. Simpel namun seru kan?

2. Permainan Kelereng atau Gundu

Permainan tradisional Indonesia berikutnya adalah kelerang atau gundu. Mungkin anak-anak sekarang sudah tidak terlalu familiar ya dengan permainan ini?

Kelereng terbuat dari kaca bening yang berbentuk bulat kecil dan biasa dimainkan oleh anak laki-laki. Cara bermainnya juga cukup mudah, yakni tinggal menyentil kelereng yang kita miliki hingga mengenai kelereng lawan. Kalau berhasil, artinya kelereng yang tadi menjadi target akan menjadi milikmu. Permainan kelereng biasanya akan dimainkan secara beramai-ramai.

Cuma sepertinya sekarang udah jarang juga ya menemukan abang-abang yang menjual kelereng? Oleh karena itu, buat yang masih memiliki koleksi kelereng, yuk mulai dimainkan lagi dan ajarkan cara bermainnya kepada anak-anak, keponakan, atau adik-adik kita.

3. Congklak

Congklak biasanya dimainkan oleh dua orang dengan menggunakan biji kerrang dan papan yang berlubang. Terdapat 16 lubang dan 98 biji kerang. Nantinya setiap biji diletakkan di setiap lubang dengan jumlah yang sama, terkecuali lubang besar di sebelah paling kiri dan kanan.

Pertama-tama tentukan terlebih dahulu siapa yang akan bermain duluan. Pemain pertama akan jalan sambil meletakkan satu persatu biji kerang di setiap lubang sampai habis, kemudian ambil lagi biji di tempat terakhir biji diletakkan. Lakukan sampai biji masuk ke dalam lubang yang kosong, dan bergantian dengan pemain yang kedua. Apabila lubang besar yang ada di sisi kiri memiliki biji yang lebih banyak, artinya kamu telah memenangkan permainan ini.

4. Ular Naga Panjang

Permainan tradisional Indonesia ini bisa terbilang unik. Pasalnya permainan ini memiliki lagu yang harus dinyanyikan selama permainan berlangsung.

Peserta dalam permainan ini tidak terbatas, namun biasanya minimal ada empat orang buat mengikutinya. Dua orang akan ditunjuk menjadi penjaga dan membuat gerakan seperti terowongan.

Kemudian peserta lainnya berbaris seperti ular naga yang panjang sambil bernyanyi. Nanti ketika lagu sudah habis dinyanyikan, penjaga akan menutup terowongan. Peserta yang kena tangkap oleh penjaga, harus keluar dari barisan.

5. Layang-Layang

Ilustrasi Permainan Tradisional Indonesia (Sumber : Freepik)

Berbeda dengan yang lainnya, layang-layang sepertinya masih menjadi permainan tradisional yang hingga kini masih sering dimainkan, khususnya oleh anak laki-laki.

Mama bisa mengajak anak-anak ke lahan yang luas, seperti lapangan, sawah, ataupun pantai untuk bermain layang-layang. Meski memainkannya juga tidak selalu mudah ya, karena harus jeli mengetahui ke mana arah angin untuk menerbangkan layangannya. Tapi justru di situ tantangannya bermain layang-layang.

Nah, itu dia beberapa permainan tradisional Indonesia yang bisa Mama mainkan bersama anak-anak. Selain menyehatkan karena banyak membutuhkan aktivitas fisik, dengan bermain permainan tradisional artinya kita juga ikut melestarikannya agar tidak punah. Asal jangan lupa juga menerapkan protokol kesehatan ketika mulai memainkannya. Selamat bersenang-senang 😊

(AN)