Pertolongan Pertama Anak Sakit Perut yang Bisa Dilakukan di Rumah

Konten dari Pengguna
30 November 2022 13:58
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi pertolongan pertama anak sakit perut (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pertolongan pertama anak sakit perut (Sumber: Pexels)
ADVERTISEMENT
Saat melihat anak mengalami sakit perut, mungkin Mama-mama responsnya bakal menjadi panik. Tenang dulu Ma, sebenarnya ada berbagai pertolongan pertama anak sakit perut yang bisa kamu lakukan. Apa saja sih?
ADVERTISEMENT
Sebenarnya sakit perut pada anak merupakan hal yang umum terjadi pada anak. Ada berbagai penyebab sakit perut, mulai adanya masalah di organ rongga perut seperti diare, konstipasi, infeksi saluran cerna, alergi atau intoleransi makanan, penyakit radang usus, gerd, hernia, hingga radang pada pankreas.
Selain itu gangguan pada saluran kemih, penyakit radang panggul, hingga anak mengalami stres maupun gangguan kecemasan juga bisa menjadi penyebab sakit perut.
Memang, ada berbagai kondisi sakit perut yang membutuhkan penanganan khusus. Namun secara umum, sakit perut juga bisa diakibatkan karena anak mengonsumsi makanan yang kurang bersih atau yang terdapat bakteri di dalamnya.
Sebelum memberikannya obat-obatan yang bersifat kimia, ada baiknya Mama-mama mengetahui bagaimana pertolongan pertama anak sakit perut. Apa sajakah? Yuk simak penjelasannya di sini dari berbagai sumber yang telah Mama kumpulkan!
ADVERTISEMENT

Pertolongan Pertama Anak Sakit Perut

1. Berikan Kompres Hangat

Ilustrasi pertolongan pertama anak sakit perut (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pertolongan pertama anak sakit perut (Sumber: Pexels)
Mungkin Mama-mama di sini dulu waktu kecil pernah oleh orang tua atau nenek kita buat menyimpan botol berisi air hangat atau handuk hangat di perut ketika sakit perut.
Nah, cara tersebut ternyata bisa jadikan pertolongan pertama pada anak yang mengalami sakit perut.
Dengan mengompres perutnya dengan sesuatu yang hangat, bisa mengurangi otot-otot yang tegang serta membantu mengurangi rasa sakit. Tubuh si kecil pun menjadi lebih rileks.

2. Lebih Banyak Mengonsumsi Air Putih

Ternyata salah satu penyebab sakit perut pada anak yang paling umum adalah konstipasi atau sembelit. Hal ini bisa karena kekurangan serat serta dehidrasi.
Buat mencegah terjadinya dehidrasi, kamu bisa memberikan si kecil lebih banyak asupan air putih. Mengonsumsi banyak air putih dapat menenangkan berbagai saraf di bagian tubuh, termasuk perut yang terasa sakit.
ADVERTISEMENT

3. Air Jahe

Sebagaimana diketahui, sejak dulu jahe merupakan salah satu bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Salah satunya untuk sakit perut.
Terutama bagi anak yang mengalami sakit perut, diare, serta muntah-muntah. Kamu bisa memberikannya air jahe hangat yang dicampur dengan madu. Air jahe tersebut dapat memberikan efek menenangkan bagi perut anak dan bisa mengurangi rasa sakit.

4. Jangan Langsung Dibaringkan

Ilustrasi pertolongan pertama anak sakit perut (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pertolongan pertama anak sakit perut (Sumber: Pexels)
Mungkin karena panik, ada saja Mama-mama yang langsung membaringkan anak yang mengalami sakit perut. Padahal, hal tersebut justru bisa memperparah gangguan pencernaan yang sedang dialaminya.
Soalnya asam di perut jadi semakin naik ke atas dan bisa menyebabkan heartburn atau sensasi perih seperti terbakar pada dada.
Itulah dia beberapa pertolongan pertama anak sakit perut yang bisa Mama-mama lakukan untuk si kecil. Apabila sakit perut ini berlangsung dalam waktu lama serta anak mengalami gejala lainnya seperti demam, muntah, tubuhnya terlihat lemas, dan kesakitan. Sebaiknya segera periksakan buah hatimu ke dokter ya!
ADVERTISEMENT
Semoga informasi ini bermanfaat bagimu!
(AN)
Apa saja penyebab anak sakit perut?
chevron-down
Apakah penyebab konstipasi?
chevron-down
Mengapa anak yang sakit perut tidak boleh langsung dibaringkan?
chevron-down
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020