Perut Kram setelah Berhubungan Apakah Normal Terjadi?

Konten dari Pengguna
23 November 2022 12:15
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi perut kram setelah berhubungan (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perut kram setelah berhubungan (Sumber: Pexels)
ADVERTISEMENT
Mama-mama pernahkah mengalami perut kram setelah berhubungan? Hal ini normal terjadi enggak ya?
ADVERTISEMENT
Bukan hanya karena kebanyakan makan atau setelah olahraga, ternyata kram perut pun bisa terjadi setelah bercinta bersama pasangan. Terutama bagi kamu yang baru pertama kali melakukan hubungan seksual.
Mengutip laman Mayo Clinic, kram perut yang muncul saat sebelum, selama, atau usai berhubungan intim dikenal juga dengan istilah medis dispareunia. Pada beberapa kasus, bisa juga kram perut terjadi karena adanya penetrasi yang dalam.
Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, tapi kalau kram perut terus terjadi, tentu bisa menimbulkan rasa tidak nyaman saat sesi bercinta. Kram perut usai berhubungan seks dalam jangka waktu yang panjang juga bisa menjadi salah satu pertanda adanya kondisi medis tertentu.
Lantas, perut kram setelah berhubungan apakah normal terjadi? Apa sajakah penyebabnya? Apabila kamu penasaran, yuk simak penjelasan selengkapnya dari berbagai sumber ini!
ADVERTISEMENT

Perut Kram Setelah Berhubungan

Ilustrasi perut kram setelah berhubungan (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perut kram setelah berhubungan (Sumber: Pexels)
Saat wanita berhubungan seksual, terlebih ketika masa subur, memang ada sebagian yang mengalami kram perut baik di kiri atau kanan perut yang disebabkan adanya fluktuasi hormon.
Selain itu, adanya penetrasi yang cukup dalam juga bisa membuat wanita mengalami kram perut usai bercinta. Hal tersebut sebenarnya merupakan hal yang wajar, apalagi jika kamu baru pertama kali melakukan hubungan seksual.
Namun, jika hal ini terus menerus terjadi. Bisa jadi hal tersebut karena adanya gangguan medis tertentu. Nah, ada beberapa hal yang menyebabkan perut kram ini terjadi, antara lain:

1. Otot yang Tegang

Sebenarnya saat melakukan hubungan seksual, kerja tubuh akan sama ketika saat olahraga. Hampir seluruh otot bagian tubuh jadi menegang. Dalam konteks bercinta, otot yang menegang terutama di bagian panggul serta perut.
ADVERTISEMENT
Ketika kamu jarang berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang berat, bisa jadi otot di daerah perut dan panggul jadi menegang saat bercinta.

2. Terdapat Masalah pada Usus dan Kandung Kemih

Ilustrasi perut kram setelah berhubungan (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perut kram setelah berhubungan (Sumber: Pexels)
Apabila Mama-mama kekurangan serat, misalnya jarang makan buah dan sayur, hal ini bisa memicu timbulnya konstipasi maupun gangguan pencernaan. Nah, masalah pencernaan juga bisa muncul saat berhubungan seksual. Sehingga kamu menjadi kram saat bercinta.
Bisa jadi juga adanya gangguan di kandung kemih yang membuat perut menjadi kram. Adanya penetrasi yang terlalu kuat dapat membuat organ tersebut menjadi iritasi.
Tapi umumnya kram usai melakukan hubungan seks berpotensi terjadi pada orang yang telah memiliki riwayat penyakit gangguan kemih.
Namun, ada berbagai kondisi gangguan medis tertentu yang cukup parah seperti radang panggul, endometriosis, infeksi menular seksual, hingga gangguan pada rahim yang juga ditandai dengan kram perut usai bercinta.
ADVERTISEMENT
Untuk itu, rutinlah memeriksakan diri ke dokter kandungan ya, Ma! Untuk mengetahui bagaimana kondisi organ intim, agar kamu juga terhindar dari penyakit yang bisa menyerang organ intim tersebut.
Itulah dia penjelasan perut kram setelah berhubungan apakah normal terjadi. Semoga informasi ini bermanfaat bagimu ya!
(AN)
Apa istilah medis dari kram perut usai bercinta?
chevron-down
Masalah gangguan pencernaan apa yang terjadi karena kurang konsumsi serat?
chevron-down
Kondisi medis apa saja yang ditandai juga dengan munculnya kram perut?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020