Seperti Apa Perkembangan Janin 9 Minggu?

Konten dari Pengguna
20 September 2022 9:55
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi perkembangan janin 9 minggu (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perkembangan janin 9 minggu (Sumber: Pexels)
Untuk Mama-mama yang sedang mengandung, apakah sudah mengetahui bagaimana perkembangan janin 9 minggu?
Ketika di awal kehamilan, mungkin kamu belum melihat adanya perubahan pada tubuh. Tapi, di usia 9 minggu atau memasuki usia tiga bulan kehamilan. Perut kehamilanmu bakal semakin terlihat.
Di usia kehamilan ini, si kecil dalam kandungan juga telah bertumbuh dengan pesat. Sebenarnya di usia 9 minggu, Mama-mama juga sudah dapat mengetahui jenis kelamin bayi lewat pemeriksaan USG.
Enggak hanya itu, jika pada bulan-bulan sebelumnya si kecil masih disebut dengan istilah embrio. Sekarang dia sudah berupa janin, dengan fisik serta beberapa organ dalamnya yang sudah semakin berkembang.
Lantas, gimana sih perkembangan janin 9 minggu yang perlu ibu hamil ketahui? Apabila kamu penasaran, simak selengkapnya di sini yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini ya!

Perkembangan Janin 9 Minggu

Ilustrasi perkembangan janin 9 minggu (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perkembangan janin 9 minggu (Sumber: Pexels)
Bicara soal pertumbuhan fisiknya, janin usia 9 minggu sudah sebesar seperti buah anggur dengan berat sekitar 28 gram serta panjangnya 2,54centimeter.
Dari tampilan fisiknya, wajah si kecil kini mulai terbentuk. Begitu pula dengan tubuhnya. Jika saat masih menjadi embrio, terdapat seperti ekor di bagian tulang belakang. Kini bagian tersebut telah makin menyusut.
Kepala dan lehernya juga mulai tegak. Kemudian kelopak mata, telinga, serta jari tangan sudah mulai berkembang.
Di periode ini bagian kaki dan pergelangan tangannya sudah mulai memanjang. Hal ini memungkinkan si kecil menjadi mulai aktif bergerak. Meski begitu, di periode ini bumil masih belum bisa merasakan pergerakan dari si kecil.
Hal penting lainnya yang terjadi pada usia kehamilan 9 minggu adalah plasenta yang mulai berfungsi secara utuh buat mengalirkan nutrisi, gizi, serta oksigen buat tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Tak hanya itu, plasenta juga berperan untuk menyaring limbah yang masuk ke dalamnya.
Organ pencernaan si kecil pun terus berkembang dengan usus yang telah tumbuh semakin memanjang. Begitu pula dengan organ dalam lainnya yang makin berkembang, sebut saja jantung, serta ginjal dan limpa yang mulai terbentuk.
Sistem reproduksi bayi, seperti testis atau ovarium juga mulai terbentuk. Sehingga sebenarnya kamu sudah bisa mengetahui jenis kelamin bayi saat memasuki usia kehamilan 9 minggu ini.

Perubahan Fisik Ibu Hamil di Usia Kehamilan 9 Minggu

Ilustrasi perkembangan janin 9 minggu (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perkembangan janin 9 minggu (Sumber: Pexels)
Memasuki usia 9 minggu, umumnya masih banyak tanda-tanda kehamilan yang kamu rasakan. Melansir laman Kids Health, aliran darah tubuh ibu hamil bakal terus meningkat, sehingga kamu bisa jadi mudah lelah, pusing, atau bahkan mengalami pembengkakan dan pegal-pegal pada tangan serta kaki.
Morning sickness juga masih menjadi keluhan umum yang dirasakan oleh bumil di usia 9 minggu. Ada ibu hamil yang gejala mual muntahnya semakin berkurang. Namun ada juga yang mengalaminya sepanjang hari, enggak hanya di pagi hari saja. Hal ini memang tergantung dari lonjakan hormon yang terjadi pada tubuh Mama-Mama.
Mama-Mama juga mungkin bakal mengalami ketidaknyamanan, mengingat bayi semakin bertumbuh kembang dalam kandungan dan tubuhmu terus menyesuaikan diri dengan adanya janin dalam rahim ini. Beberapa keluhan tersebut antara lain, kram perut, nyeri punggung, sakit pinggang, hingga kehilangan nafsu makan.
Biar kehamilanmu tetap dalam kondisi sehat dan lancar, disarankan buat Mama-Mama menjaga asupan nutrisi yang cukup.
Apabila kamu masih merasakan mual dan muntah, kamu bisa mengonsumsi makanan dengan lebih sering tapi lewat porsi yang lebih kecil. Supaya mencegah pencernaanmu biar tidak "kaget", yang bisa menimbulkan rasa enggak nyaman pada perut bumil.
Tak hanya itu, pastikan tubuhmu tetap terhidrasi dengan mengonsumsi lebih banyak air putih, beristirahat dengan cukup, dan mengelola stres. Jangan sungkan untuk meminta bantuan pada suami maupun keluarga terdekat, apabila kamu mengalami keluhan saat menjalani kehamilan ini.
Itulah dia penjelasan bagaimana perkembangan janin 9 minggu. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagimu ya!
(AN)
Disebut apakah bentuk janin di bawah usia 9 minggu?
chevron-down
Sebesar apakah bentuk janin 9 minggu?
chevron-down
Apakah penyebab morning sickness pada ibu hamil usia 9 minggu?
chevron-down