Stimulasi Agar Bayi Cepat Duduk dan Merangkak, Bagaimana Ya?

Konten dari Pengguna
13 Januari 2022 10:40
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi stimulasi agar bayi cepat duduk dan merangkak. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi stimulasi agar bayi cepat duduk dan merangkak. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Mama-Mama suka bingung enggak sih bagaimana stimulasi agar bayi cepat duduk dan merangkak? Biasanya sih bayi baru mulai merangkak kalau sudah ada tanda-tanda seperti menopang badan dengan tangan dan kakinya, lalu bergerak maju dan mundur dengan mendorong kakinya. Saat bayi berkembang, ia terus mengembangkan ototnya sebagai persiapan untuk duduk dan berjalan, Ma.
ADVERTISEMENT
Sebagian besar bayi belajar merangkak antara usia 6-10 bulan. Tetapi ada juga lho, Ma bayi yang melewatkan tahap merangkak dan langsung bisa berdiri dan mulai berjalan dengan dua kaki.
Tetapi, kebanyakan bayi akan mulai merangkak setelah mereka belajar duduk dengan tegap, tanpa dukungan, dan biasanya terjadi sekitar usia 7 bulan. Pada tahap ini, otot punggung bayi sudah cukup kuat untuk menahan berat badannya saat ia bertumpu pada lutut dan tangannya.
Dalam beberapa bulan mendatang, bayi akan belajar bergerak dengan aman dari duduk ke merangkak dengan kaki dan tangannya. Awalnya bayi akan tetap dalam posisi ini atau terkadang berayun ke depan dan ke belakang sebelum benar-benar mulai merangkak.
Sekitar usia 9-10 bulan, bayi akan mengerti kalau dia mendorong tubuhnya dengan lutut, dia bisa bergerak dan bahkan mulai merangkak. Saat bayi menjadi lebih sadar akan posisinya, ia kemudian dapat berpindah dari merangkak ke posisi duduk dengan lebih mudah.
ADVERTISEMENT
Sebagai orang tua, Mama-Mama dapat mendorong bayi untuk duduk dan merangkak dengan memberi stimulasi. Misalnya, menggunakan mainan warna-warni atau benda warna-warni, rangsang bayi untuk merangkak dengan meletakkan mainan agak jauh dari tangan bayi.
Nah, supaya lebih jelas, yuk kita cari tahu bagaimana cara menstimulasi bayi agar cepat duduk dan merangkak seperti berikut ini.

Stimulasi Agar Bayi Cepat Duduk dan Merangkak

Ilustrasi stimulasi agar bayi cepat duduk dan merangkak. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi stimulasi agar bayi cepat duduk dan merangkak. Foto: Freepik
1. Ajak bayi untuk melakukan tummy time
Bayi dapat mulai melakukan tummy time setiap hari supaya dia bisa duduk dan merangkak nantinya, Ma. Tummy time dapat memperkuat otot leher, punggung, dan bahu bayi, yang mempersiapkan mereka untuk memasuki tahap merangkak. Ingatlah untuk melakukan tummy time di siang hari dan pastikan bayi selalu tidur telentang ya, Ma.
ADVERTISEMENT
2. Contohkan push-up
Mama-Mama bisa bergabung ke lantai dengan bayi dan mencontohkan push-up. Bayi dapat melihat kamu mengangkat diri di atas lengan dan bayi akhirnya dapat meniru gerakanmu.
3. Ajari bayi maju mundur saat bertumpu
Jika bayi sudah bisa bertumpu dengan kaki dan tangannya, ajari mereka cara bergoyang ke depan dan ke belakang untuk membiasakan mereka menyeimbangkan posisi ini. Mama-Mama bisa memutarkan musik juga supaya bayi bisa lebih semangat.
4. Taruh mainan di luar jangkauan bayi
Ilustrasi stimulasi agar bayi cepat duduk dan merangkak. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi stimulasi agar bayi cepat duduk dan merangkak. Foto: Freepik
Saat bayi bersiap untuk duduk dan merangkak, letakkan mainan mereka sedikit jauh dari tangan mereka, seperti di sofa atau di atas meja bermain. Ini mendorong bayi untuk melihat ke atas, mengangkat kepala mereka, untuk menemukan mainan mereka. Cara ini membantu anak bersiap untuk akhirnya bergerak menuju mainan.
ADVERTISEMENT
5. Gunakan mainan yang bisa bergerak
Gunakan mainan yang bergerak, seperti mobil mainan atau mainan yang memiliki roda, dan letakkan sedikit di luar jangkauan bayi untuk mendorong bayi merangkak ke arahnya.
Saat mereka semakin dekat dengan mainan, pindahkan sedikit lebih jauh sampai mereka merangkak atau merayap ke arahnya beberapa kali. Kalau berhasil, jangan lupa hadiahi mereka dengan membiarkan mereka bermain dengan mainan itu.
(RPR)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020