Tanda Bayi Kembung dan Cara Mengatasinya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perut kembung tak hanya dialami oleh orang dewasa, sehingga Mama-Mama juga perlu mengetahui tanda bayi kembung. Bahkan bayi yang baru saja lahir juga bisa mengalaminya loh, Ma!
Bayi yang mengalami perut kembung membuat kondisi badannya menjadi tidak nyaman. Dia akan membuang gas lebih banyak serta lebih sering menangis. Buat Mama-Mama yang kini buah hatinya sedang sering rewel, coba dicek deh. Barangkali saja dia sedang mengalami perut kembung.
Kalau yang pernah anak Mama alami ketika kecil adalah, saat anak Mama memasuki fase MPASI, dia pernah beberapa kali perutnya kembung setelah mencoba makanan yang berbeda-beda. Bisa jadi disebabkan oleh sistem pencernaan bayi yang belum berfungsi dengan optimal ya.
Bagi para orang tua baru, ada baiknya nih kamu mengetahui tanda bayi kembung, penyebab, serta bagaimana cara mengatasinya. Berikut adalah informasinya yang telah Mama rangkum dari website Parents.
Tanda Bayi Kembung serta Penyebabnya
Ketika mendapati si kecil lebih sering buang gas dan lebih rewel dari biasanya, bisa jadi dia sedang mengalami perut kembung. Hal ini terkadang membuat Mama-Mama menjadi khawatir ya!
Menurut Direktur Gastroenterologi Pediatrik dari NYU Langone Health, Jeremiah Levine, M.D yang dikutip dari laman Parents, dia mengatakan bahwa perut kembung pada bayi sebenarnya hal yang umum terjadi.
"Gas adalah bagian normal dari proses pencernaan, tetapi juga terlibat dalam sebagian besar keluhan usus," katanya. Meski begitu terlalu banyak gas juga bisa mengindikasikan sesuatu sedang terjadi dalam organ pencernaan.
Setiap manusia akan memproduksi dan mengeluarkan gas. Ketika makanan bergerak melalui saluran pencernaan, usus kecil akan menyerap bahan makanan yang telah sebelumnya dikonsumsi.
Bakteri di dalam usus besar kemudian bertugas memecah sisa makanan, lalu melepaskan hidrogen dan karbon dioksida. Proses inilah yang akan menghasilkan gelembung gas.
Bersendewa mungkin akan menjadi cara mengeluarkan gas yang paling cepat. Sementara itu sisanya mengalir dari usus besar ke rektum. Kemudian bakal dikeluarkan terutama melalui buang air besar serta saat buang angin.
Nah ketika gas tak bisa keluar dengan mudah, gas tersebut bakal terkumpul di saluran pencernaan dan membuat perut kembung serta menjadi tidak nyaman.
Bayi akan lebih rentan terhadap hal ini, pasalnya sistem pencernaan mereka belum matang. Tak heran ketika bayi sedang menghirup udara atau bahkan usai menyusui pun bisa menghasilkan banyak gas.
Umumnya tanda bayi sedang mengalami perut kembung adalah menjadi lebih cepat rewel dan mudah menangis. Hal ini dikarenakan kondisi tubuhnya yang tidak nyaman karena terlalu banyak gas di dalam perutnya.
Bayi juga nampak lebih sering menggeliat dan menarik kakinya ketika merasa perutnya tak nyaman. Perut bayi juga akan terasa lebih keras dibandingkan biasanya. Ketika ditepuk-tepuk perutnya, bayi mungkin akan mengeluarkan sendawa maupun buang angin.
Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi
Ketika perut si kecil kembung, kamu tidak perlu terlalu cemas, Ma. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal tersebut.
Cara paling sederhana yang bisa kamu lakukan adalah menyusui bayi dengan posisi tegak. Kalau bisa susui bayi sebelum lapar lalu tepuk-tepuk pundaknya usai dia menyusui agar segera bersendawa.
Kamu juga bisa membaringkan bayi dengan posisi tidur telentang. Mama-Mama kemudian bisa memijat perut bayi dengan lembut menggunakan minyak telon. Apabila sudah, letakkan bayi dengan posisi telungkup sambil mengusap-usap punggung bayi dengan lembut.
Buat bayi yang sudah mengonsumsi MPASI, kamu bisa juga mengatur pola makan bayi dengan menghindari dulu beberapa makanan yang dapat menyebabkan perut kembung. Mama-Mama bisa berkonsultasi dengan dokter, apabila dalam beberapa hari perut kembung bayi tak kunjung sembuh.
Semoga informasi ini bermanfaat untukmu ya, Ma!
Frequently Asked Question Section
Apa penyebab bayi kembung?

Apa penyebab bayi kembung?
Secara normal memang sistem pencernaan menghasilakan gas yang kemudian dikeluarkan lewat sendawa dan buang angin. Umumnya bayi lebih rentan kembung karena pencernaan yang belum sempurna.
Apakah perut bayi kembung berbahaya?

Apakah perut bayi kembung berbahaya?
Umumnya kondisi ini tidak berbahaya, tapi bisa di kecil mengalaminya berhari-hari dan terus rewel, kamu bisa berkonsultasi ke dokter.
Bagaimana cara mengatasi bayi kembung?

Bagaimana cara mengatasi bayi kembung?
Cara mengatasinya dapat dengan menyusui dengan posisi tegak atau membaringkan bayi telentang dan memijat perutnya dengan minyak telon.
(AN)
