Tanda Mau Melahirkan Beberapa Hari ke Depan

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum memasuki proses persalinan, biasanya kamu akan mengalami serangkaian perubahan fisik serta emosional sebagai tanda mau melahirkan.
Persalinan memang momen yang paling ditunggu oleh Mama-Mama dan pasangan. Bagaimana tidak? Akhirnya kita bisa bertemu dengan bayi yang selama sembilan bulan berada di dalam kandungan. Pastinya enggak sabar banget ya, Ma.
Tapi pernah enggak sih kamu bertanya-tanya, kenapa sih gejala yang dialami kadang tidak sama antar wanita dengan yang lainnya? Sebenarnya hal ini wajar terjadi sih, karena kan kondisi tubuh Mama-Mama juga berbeda-beda kan.
Akan tetapi ada baiknya nih kamu mulai mengenali ciri-ciri persalinan semakin dekat. Beberapa tanda mau melahirkan ini juga bisa Mama-Mama rasakan pada beberapa hari sebelum HPL (hari perkiraan lahir). Untukmu yang kini sedang berada di usia akhir kehamilan, sebaiknya mulai bersiap-siap ya, Ma!
Tanda Mau Melahirkan
1. Nyeri Punggung Bagian Bawah dan Kram Perut
Nyeri punggung serta kram perut bisa terjadi karena persendian serta ligamen yang otomatis mengendur sebagai persiapan untuk melahirkan. Meskipun pada masa awal kehamilan, Mama-Mama juga banyak yang mengalami nyeri punggung dan kram perut, namun kali ini rasa sakitnya terasa lebih intens.
Saat jelang persalinan sudah pada waktu 48 hingga 24 jam lagi, bisa jadi rasa nyeri ini semakin memburuk bahkan menyebar ke aera panggul. Akan tetapi, nyeri punggung ini berangsur-angsur pulih ketika Mama-Mama selesai melahirkan.
2. Mengalami Kontraksi
Sebenarnya sejak awal memasuki trimester ketiga, umumnya bumil akan mengalami kontraksi palsu atau yang dikenal dengan Braxton Hicks. Hal ini terjadi karena otot rahim akan bersiap untuk melalui proses melahirkan bayi. Kontraksi ini bersifat ringan dan hanya berlangsung dalam beberapa detik.
Akan tetapi, pada beberapa hari jelang persalinan, kamu akan mengalami kontraksi asli dengan intensitas yang lebih kuat dan sering. Bahkan kontraksi ini bisa berlangsung setiap lima menit sekali.
Kalau Mama-Mama sudah merasakan kontraksi yang semakin kuat dalam beberapa menit. Artinya sebentar lagi si kecil akan lahir ke dunia!
3. Posisi Bayi Semakin Turun
Saat jelang kelahiran, kamu merasa enggak sih kalau posisi bayi menjadi berubah? Turunnya posisi bayi dengan kepala di bagian bawah menjadi salah satu tanda kalau persalinan sudah semakin dekat.
Ketika posisi bayi sudah semakin turun, umumnya keluhan heartburn ataupun sesak napas akan semakin berkurang. Sebab, ruang di sekitar paru-paru sudah semakin lega.
4. Serviks yang Semakin Terbuka
Serviks atau leher rahim juga akan semakin terbuka ketika beberapa hari jelang melahirkan. Namun ada beberapa Mama-Mama yang sudah mengalaminya pada beberapa minggu sebelumnya.
Ada dua tahapan utama pada serviks yang semakin terbuka ini. Pertama adalah fase laten atau fase pembukaan awal. Saat fase ini berlangsung, pembukaan serviks tidak akan terlalu lebar. Berbeda dengan fase aktif, di mana leher rahim akan membuka dengan cepat.
5. Timbulnya Flek
Salah satu tanda melahirkan bisa terjadi dalam beberapa hari lainnya adalah keluarnya flek berwarna cokelat. Selain flek, bisa juga timbul lendir yang keluar dari vagina. Hal ini juga bahkan bisa terjadi pada beberapa jam sebelum terjadinya persalinan. Lendir ini merupakan penyumbat leher rahim, yang berfungsi untuk mencegah infeksi bagi janin.
6. Tubuh Menjadi Lebih Ringan
Setelah mengalami sembilan bulan masa kehamilan, bukan hal yang mudah buat kita ya, Ma. Apalagi dengan bobot tubuh yang semakin bertambah. Tapi tahukah kamu, ketika waktu melahirkan sudah semakin dekat, mungkin saja Mama-Mama merasakan perut menjadi lebih ringan dibandingkan sebelumnya.
Hal ini terjadi karena posisi bayi sudah semakin dekat dengan jalur kelahiran. Selain itu karena tekanan pada diafragma semakin berkurang, kamu juga bisa menjadi bernapas dengan lebih lega.
Bahkan enggak sedikit loh bumil yang malah berat badannya turun jelang persalinan. Soalnya kamu akan lebih sering mengalami buang air kecil yang menyebabkan cairan tubumu sedikit demi sedikit berkurang.
7. Air Ketuban Pecah
Salah satu tanda persalinan sudah semakin dekat adalah pecahnya kantong ketuban. Ini biasanya terjadi 24 jam sebelum bayi akhirnya lahir. Air ketuban ini merupakan cairan yang berfungsi melindungi bayi saat berada di dalam kandungan Mama-Mama.
Ketika air ketuban telah pecah, maka kamu harus segera mempersiapkan dengan baik persalinanmu. Upaya ini harus dilakukan lebih cepat untuk mengindari risiko bayi mengalami keracunan oleh cairan ketuban serta meningkatkan juga risiko infeksi pada Mama-Mama serta si kecil.
Itu dia beberapa tanda mau melahirkan dalam beberapa hari lagi. Mengetahui ciri-ciri akan melahirkan dari jauh-jauh hari membuatmu bisa lebih matang dalam mempersiapkan persalinan. Nikmati segala prosesnya ya, Ma. Jangan lupa juga untuk berdoa supaya persalinannya berjalan dengan lancar!
(AN)
