Tanda Melahirkan Pembukaan 1, Kenali Beberapa Perubahan Ini

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelang minggu terakhir kehamilan, pasti banyak Mama-Mama yang mungkin bertanya-tanya mengenai tanda melahirkan pembukaan 1.
Sebenarnya tubuh kita akan memberikan beberapa gejala fisik sebelum datangnya persalinan. Tapi buat Mama-Mama yang baru pertama kali hamil, berbagai tanda tersebut bisa menjadi malah membingungkan ya.
Buat Mama-Mama yang akan menanti anak pertamanya, perlu diketahui bahwa proses persalinan diawali dengan adanya pembukaan jalur lahir. Tepatnya dari pembukaan 1 hingga 10.
Istilah pembukaan ini menggambarkan kondisi leher rahim yang mulai terbuka dan menipis. Gunanya buat memungkinkan bayi bergerak melalui jalan lahir.
Pembukaan ini dimulai dari 1 centimeter dan berlanjut hingga 10 centimeter. Adanya pembukaan memang menjadi pengingat kalau kamu dan suami harus semakin bersiap untuk kelahiran si kecil. Nah biar enggak panik lagi, kamu perlu mengetahui apa saja tanda melahirkan pembukaan 1 ini. Apa sajakah?
Tanda Melahirkan Pembukaan 1
1. Timbulnya Nyeri Punggung dan Kram Perut
Semakin mendekati waktu persalinan, biasanya bumil akan merasakan nyeri pada punggung bagian bawah serta kram perut. Sering kali bahkan nyeri ini juga menjalar sampai paha. Rasa nyeri yang dirasakan ini bisa jadi lebih parah dibandingkan ketika awal kehamilan.
Hal ini terjadi karena otot dan sendi sedang meregang dan sedang bersiap untuk persalinan. Kalau kamu mengalami hal seperti ini, disarankan untuk lebih banyak beristirahat dan tidak dulu melakukan aktivitas yang dirasa berat.
2. Lebih Ringan Saat Bernapas
Kemudian salah satu tanda melahirkan yang lainnya adalah Mama-Mama menjadi merasa lebih ringan atau lega ketika bernapas. Pasalnya bayi sudah berubah ke posisi yang lebih rendah dan mendekati jalur kelahiran. Hal ini mengakibatkan tekanan pada diafragma menjadi lebih ringan sehingga kamu semakin mudah untuk bernapas.
Akan tetapi, adanya perubahan posisi bayi juga memiliki efek lainnya, yakni memberikan tekanan lebih banyak pada kandung kemih. Tak heran pada saat ini Mama-Mama akan lebih sering buang air kecil dibandingkan sebelumnya.
3. Kontraksi
Mulai munculnya kontraksi bisa menjadi tanda melahirkan pembukaan 1. Kontraksi ini bisa berupa kontraksi ringan yang ritmenya masih belum beraturan. Namun seiring dengan semakin bertambahnya pembukaan, kontraksi yang kamu rasakan pun bisa jadi semakin intens.
Sebagai pengingat, kamu bisa mulai memerhatikan jarak kontraksi pertama dengan yang selanjutnya. Ingat-ingat berapa lama jedanya. Apabila frekuensinya terus bertambah, tak ada salahnya untukmu segera bersiap-siap mendatangi dokter, rumah sakit, maupun bidan untuk melakukan persalinan.
Buat mengatasi rasa sakit akibat kontraksi ini, Mama-Mama bisa berjalan kaki atau menggunakan gym ball.
4. Keluar Bercak seperti Lendir
Kalau Mama-Mama menemukan ada bercak lendir berwarna cokelat kemerahan yang menempel pada pakaian dalammu. Bisa jadi itu merupakan salah satu tanda akan melahirkan juga. Tak perlu panik dulu Ma, bercak ini merupakan lendir yang berasal dari jalan rahim.
Bahkan banyak juga bumil yang tak menyadari keluarnya lendir ini. Karena bisa jadi keluar berbarengan saat buang air kecil. Lendir ini bisa pula berwarna bening, merah muda, atau sedikit ada bercak darah.
5. Pecahnya Air Ketuban
Salah satu tanda melahirkan yang paling mudah dikenali adalah pecahnya air ketuban. Cairan ketuban umumnya bening dan tidak berbau. Kalau Mama-Mama sudah mengalami pecah ketuban dan beberapa gejala lainnya, ada baiknya kamu segera mendatangi dokter atau rumah sakit terdekat untuk mempersiapkan persalinan.
Itu dia beberapa tanda melahirkan pembukaan 1. Di mana artinya tubuhmu sedang mempersiapkan kedatangan si kecil. Perlu dicatat, kondisi fisik bumil yang berbeda-beda sehingga tanda-tanda tersebut bisa datang lebih cepat atau malah sebaliknya. Yang terpenting persiapkan mental dan fisikmu jelang persalinan ini ya. Semoga sehat selalu Ma!
(AN)
