Tanda Pembukaan Sudah Lengkap, Ibu Hamil Perlu Tahu!

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi kamu yang sedang berada di usia akhir kehamilan, penting nih buat Mama-Mama mengenali tanda pembukaan sudah lengkap.
Mama juga ada nih seorang tetangga yang juga sebentar lagi akan melahirkan. Jadi dia sedang banyak sharing sama Mama mengenai apa saja persiapan buat persalinan, termasuk di dalamnya tahapan-tahapan pembukaan.
Pembukaan adalah tahapan proses terbukanya leher rahim atau serviks per centimeter menjelang persalinan. Pembukaan ini terdiri dari 10 tahapan, di mana semakin besar pembukaan itu maka semakin dekat waktu si kecil lahir ke dunia.
Jangka waktu terjadinya pembukaan ini dapat berbeda pada setiap bumil. Lantas apa saja sih tanda pembukaan sudah lengkap? Berikut penjelasannya yang telah Mama himpun dari berbagai sumber. Cek di sini, ya!
Tanda Pembukaan Sudah Lengkap
Dilansir laman Mayo Clinic, terdapat tiga bagian penting dalam proses melahirkan, pertama adalah tahapan dilatasi atau pembukaan leher rahim (pembukaan). Dilanjutkan dengan proses kelahiran bayi lalu yang terakhir adalah proses pengeluaran plasenta.
Kalau yang pernah Mama baca dari laman American Pregnancy Association, proses pembukaan ini merupakan bagian yang paling panjang yang bakal dilalui sebelum persalinan. Adapun fase pembukaan ini terbagi menjadi dua, yakni fase laten atau awal serta fase aktif.
Fase awal atau laten ini merupakan tahap pertama dari jalannya persalinan. Tanda pembukaan pada fase laten ini antara lain, kontraksi yang dirasakan belum cukup kuat, leher rahim serta serviks pun masih dalam tahap pembukaan yang sedikit. Biasanya tahap pembukaan 1-2.
Pembukaan di fase laten ini dapat terjadi selama 8-12 jam. Bagi Mama-Mama yang baru akan melahirkan anak pertama, mungkin saja bakal mengalami kesulitan buat mengira-ngira apakah pembukaan persalinan ini telah dimulai.
Tak hanya terjadinya kontraksi ringan, gejala lainnya yang bisa dialami pada fase laten ini adalah keluarnya bercak seperti keputihan. Lalu pada saat pembukaan kedua, bumil bisa jadi akan mengalami kontraksi yang hilang timbul atau kontraksi palsu.
Menjelang pembukaan ketiga dan keempat, terjadinya kontraksi akan mulai lebih intens dan lebih hebat dibandingkan biasanya. Timbulnya kontraksi ini juga seringkali disertai dengan rasa mulas di perut atau nyeri pada perut dan punggung.
Sementara itu, bumil dikatakan sudah berada di fase aktif ketika telah memasuki pembukaan lima. Di fase ini mungkin kamu mulai merasakan serangkaian ketidaknyamanan pada tubuhmu.
Kontraksi yang dirasakan bakal lebih intens lagi sehingga menyebabkan Mama-Mama menjadi serba salah untuk bergerak. Beberapa ibu hamil mengeluhkan ketika duduk atau tidur pun terasa sakit.
Di saat tahap pembukaan keenam, Mama-Mama bisa mulai diberikan bius epidural jika diperlukan untuk meredakan rasa sakit akibat kontraksi. Lalu di pembukaan ketujuh, umumnya bumil disarankan buat lebih banyak bergerak, berjalan kaki, atau sekadar mengubah posisi badan.
Pada saat ini kamu disarankan buat lebih banyak minum air putih, guna menjaga tubuhmu agar tetap terhidrasi. Pasalnya proses melahirkan itu kan bakal menguras banyak energi ya, Ma.
Rasa nyeri dan tidak nyaman ini bakal berlanjut di pembukaan 8 sampai 9. Pada pembukaan 9, mungkin Mama-Mama sudah mulai merasakan dorongan untuk mengejan. Lalu saat ini juga mungkin air ketubanmu sudah mulai pecah.
Sampai akhirnya di tahap pembukaan ke-10, kamu bakal diminta mengejan agar si kecil sampai keluar seutuhnya.
Dorongan mengajan ini terasa seperti ingin buang air besar pada umumnya. Di fase ini artinya persalinanmu sudah di depan mata.
Itulah dia beberapa tanda pembukaan sudah lengkap. Sebelum melahirkan, pastikan kamu telah melakukan persiapan secara fisik, mental, serta hal yang lainnya ya.
Semoga sehat terus sampai waktunya persalinan ya, Ma!
(AN)
