Konten dari Pengguna

Tips Power Pumping Agar Produksi ASI Meningkat

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tips power pumping (Sumber: Freepik)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tips power pumping (Sumber: Freepik)

Mama baru saja dicurhatin nih sama sahabat Mama yang punya masalah soal suplai ASI-nya. Akhirnya Mama kasih saja deh tips power pumping agar produksi ASI meningkat.

Memberikan ASI eksklusif hingga bayi minimal berusia 6 bulan menjadi harapan banyak Mama-Mama ya. Selama enam bulan pertama kehidupannya, ASI menjadi asupan nutrisi yang utama guna memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang.

Cuma, ada kalanya juga ya Mama-Mama mengalami hambatan saat proses menyusui. Seperti yang dialami oleh teman Mama ini. Biasanya kendala yang dialami itu adalah menurunnya produksi ASI.

Kalau sudah begini, mungkin saja Mama-Mama jadi panik dan seringkali langsung memberikan susu formula pada bayi sebagai alternatif menjadi pengganti ASI. Padahal sebenarnya ada hal yang bisa kita lakukan loh guna memperlancar lagi produksi ASI, salah satunya adalah dengan teknik power pumping.

Sebelumnya, apakah kamu sudah mengetahui soal power pumping ini , Ma? Singkatnya, power pumping ini seperti cara memompa ASI biasa, tapi dilakukan secara berkala dan berguna untuk merangsang lebih banyak produksi ASI.

Bagi Mama-Mama yang kini juga sedang mengalami masalah pada produksi ASI. Tak ada salahnya nih untukmu mencoba teknik power pumping ini. Berikut juga akan Mama berikan beberapa tips power pumping agar produksi ASI meningkat.

Cek selengkapnya di sini, ya!

Tips Power Pumping

Ilustrasi tips power pumping (Sumber: Freepik)

Buat yang masih asing dengan teknik power pumping ini, akan Mama jelaskan dulu sedikit ya mengenai power pumping ini. Dari yang Mama baca di laman Heathline, power pumping adalah teknik memompa ASI dengan waktu tertentu yang bertujuan untuk mengosongkan payudara, hingga nantinya tubuh akan menstimulasi kembali isyarat untuk memproduksi kembali ASI.

Power pumping umumnya dilakukan selama kurang lebih satu jam, dengan beberapa kali jeda. Caranya adalah dengan memompa payudara sebelah kanan selama 10 menit, lalu istirahatkan. Begitu juga pada payudara sebelah kiri, pompa selama 10 menit. Lakukan terus bergantian hingga satu jam.

Menurut laman Exclusive Pumping, Mama-Mama juga bisa langsung melakukan pompa ASI ganda atau double pump untuk power pumping ini. Caranya yakni pompa kedua payudara secara bersamaan selama 10 menit. Jika sudah selesai, istirahatkan selama 10 menit. Kemudian ulangi proses tersebut sampai satu jam ke depan.

Mama-Mama bisa melakukan power pumping ini kapan saja. Akan tetapi, banyak konsultan laktasi yang menyarankan buat melakukannya pada pagi hari. Mengingat produksi ASI tertinggi umumnya ada pada pagi hari.

Agar power pumping semakin optimal, kamu bisa melakukan beberapa tips berikut loh, seperti yang telah Mama kutip dari laman Fedisbest:

Ilustrasi tips power pumping (Sumber: Freepik)

1. Pastikan Pompa ASI dalam Keadaan Steril dan Bersih

Sebelum melakukan power pumping, pastikan alat pompa yang akan kamu gunakan dalam keadaan steril dan bersih. Mama-Mama bisa membilas dulu pompa ASI dengan air hangat dan pastikan alat pompa ASI yang kamu gunakan dapat membuatmu nyaman ketika proses pumping.

2. Melemaskan Payudara Sebelum Power Pumping

Sebaiknya kamu melemaskan dulu payudara serta pastikan tubuhmu dalam keadaan rileks sebelum melakukan power pumping ini, pasalnya aktivitas memompa ASI ini akan membuat tubuhmu agak lemas sesudahnya.

3. Oleskan Sedikit Pelumas pada Payudara

Memompa payudara bisa saja berisiko membuat puting lecet atau sakit. Jadi, ada baiknya Mama-Mama mengoleskan dulu sedikit pelumas buat meminimalisir adanya gesekan atau risiko lecet setelah melakukan pompa ASI.

4. Lakukan dengan Santai

Keberhasilan power pumping tak lepas dari keadaan tubuh Mama-Mama. Kalau kamu merasakan tegang, bisa saja produksi ASI yang dihasilkan tidak seberapa. Berbeda halnya saat kamu rileks dan santai ketika melakukan power pumping ini. Bukan tidak mungkin suplai ASI pun bakal kembali melimpah.

Jadi, pastikan agar Mama-Mama tetap happy, ya, saat melakukan power pumping ini. Kamu bisa juga kok melakukannya sambil menonton tv, mendengarkan musik atau membaca buku.

Itulah beberapa tips power pumping agar produksi ASI meningkat. Semangat ya buat para pejuang ASI di luar sana!

(AN)

Frequently Asked Question Section

Kapan waktu terbaik untuk power pumping?

chevron-down

Kamu bisa melakukan power pumping di pagi hari atau tengah malam. Sebab, pada waktu itu, produksi ASI paling banyak.

Berapa lama waktu yang tepat untuk power pumping?

chevron-down

Mama bisa melakukan power pumping selama 1-2 jam dengan jeda sebanyak 10 menit.

Dalam satu hari berapa kali pumping?

chevron-down

Pumping yang dilakukan setiap Mama tentunya berbeda-beda. Tergantung pada produksi ASI masing-masing. Namun, umumnya Mama melakukan pumping sebanyak 2-4 kali dalam satu hari.