Konten dari Pengguna

Usia Berapa Bayi Boleh Diberi Madu? Cek Faktanya di Sini!

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi usia berapa bayi boleh diberi madu (Sumber: Freepik)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi usia berapa bayi boleh diberi madu (Sumber: Freepik)

Buatmu yang memiliki bayi, pernah bertanya-tanya enggak sih usia berapa bayi boleh diberi madu? Ada enggak ya patokan usia terbaik dalam mengenalkan madu untuk si kecil?

Mama sendiri sangat doyan mengonsumsi madu nih sebagai salah satu pemanis alami. Lagipula selain rasa manis, ada segudang manfaat di dalamnya kan. Kalau Mama-Mama sendiri juga suka mengonsumsi madu enggak sih?

Madu memang punya serangkaian manfaat yang baik bagi kesehatan. Mulai dari menyediakan pasokan energi sampai berguna untuk menyembuhkan penyakit. Selain itu, madu juga bagus untuk diet.

Nah meskipun memiliki banyak manfaat. Ternyata Mama-Mama jangan dulu memperkenalkan madu untuk bayi di bawah satu tahun. Pasalnya madu mengandung spora bakteri Clostridium botulinum yang bisa berkembang pada sistem pencernaan si kecil yang belum matang.

Jadi usia berapa bayi boleh diberi madu? Berikut penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber. Simak di sini ya!

Usia Berapa Bayi Boleh Diberi Madu

Ilustrasi usia berapa bayi boleh diberi madu (Sumber: Freepik)

Berdasarkan jurnal dari Mayo Clinic yang telah Mama baca, terdapat kurang lebih 320 nutrisi yang terkandung dalam madu. Nutrisi yang baik untuk tubuh tersebut meliputi asam amino, mineral, enzim, antioksidan, yang berguna melindungi tubuh dari risiko peradangan.

Selain itu, madu juga kaya akan vitamin C serta vitamin D. Madu juga dipercaya sebagai obat batuk alami serta dapat menyembuhkan luka.

Kalau dari segi rasa, madu terasa lebih manis dibandingkan dengan gula. Maka dari itu kalau kamu ingin mengolah makanan dan menambahkannya dengan madu. Berikan dengan takaran yang lebih sedikit dibandingkan gula ya agar mendapatkan rasa manis yang kamu inginkan.

Lantas kapan sih usia yang tepat buat pemberian madu pada bayi? Yang Mama baca dari laman Healthline, para ahli kesehatan merekomendasikan pemberian madu setelah bayi berusia 12 bulan. Kenapa? Soalnya madu dikhawatirkan bisa membawa botulisme pada bayi.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, botulisme adalah kondisi keracunan yang disebabkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Kondisi ini bisa menjadi sangat serius dan membahayakan nyawa.

Pasalnya racun yang dihasilkan bakteri ini dikenal sebagai salah satu racun paling kuat. Sedangkan bayi di bawah usia satu tahun, sistem pencernaannya masih belum maksimal sehingga lebih berisiko untuk keracunan.

Ilustrasi usia berapa bayi boleh diberi madu (Sumber: Freepik)

Beberapa gejala bayi yang mengalami botulisme, yakni: kehilangan nafsu makan, sembelit, badan nampak lebih lesu, menangis, hingga kejang. Gejala botulisme ini bisa muncul sejak 12 sampai 36 jam setelah mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi. Umumnya tanda-tanda keracunan, bisa dimulai dengan gejala sembelit.

Selain risiko botulisme, pemberian madu di bawah usia 1 tahun juga tidak terlalu baik untuk si kecil. Soalnya bisa menyebabkan kerusakan gigi yang baru tumbuh.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena madu memiliki kandungan gula yang tinggi serta dikhawatirkan memicu keinginan si kecil untuk terus menerus mengonsumsi makanan manis. Lagipula mengonsumsi makanan manis berlebihan juga dapat berisiko obesitas pada anak bukan?

Oh iya, sebagai informasi tambahan. Pemberian madu ini bukan hanya berlaku pada pemberian madu yang berbentuk cairan. Melainkan jenis-jenis madu lainnya beserta olahannya, seperti madu mentah, madu lokal, maupun olahan kue-kue atau camilan yang mengandung madu.

Itulah beberapa informasi mengenai pemberian madu serta risikonya jika bayi kurang dari 1 tahun mengonsumsi madu. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untukmu ya Ma!

Frequently Asked Question Section

Apa itu botulisme?

chevron-down

Botulisme adalah infeksi akibat bakteri Clostridium botulinum yang sporanya ditemukan dalam madu.

Apa saja gejala botulisme?

chevron-down

Kehilangan nafsu makan, sembelit, badan nampak lebih lesu, menangis, hingga kejang.

Kapan gejala botulisme muncul?

chevron-down

Gejala botulisme ini bisa muncul sejak 12 sampai 36 jam setelah mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi.

(AN)