Usia Berapa Bayi Boleh Dipijat?

Konten dari Pengguna
30 Desember 2022 6:26 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Usia Berapa Bayi Boleh Dipijat. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Usia Berapa Bayi Boleh Dipijat. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
Pijat bayi memiliki beragam manfaat. Dengan setiap usapan lembut, bayi akan merasa hangat dan memperkuat ikatan antara Mama dan si kecil. Pijat juga akan membuat bayi merasa lebih rileks, yang dapat meningkatkan kualitas tidurnya.
ADVERTISEMENT
Di Indonesia sendiri, pijat bayi sudah nggak asing lagi ya, Ma. Bahkan, sepertinya saat ini sedang menjadi tren memijatkan bayi sejak usia dini.
Mengutip IDAI, pada dasarnya tujuan pijat bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan si kecil dengan memberikan stimulasi raba, gerak, dan kombinasi stimulasi lainnya.
Stimulasi pijat dilakukan dalam suasana yang menyenangkan dan nyaman. Lama pijatan sekitar 15 menit dan sebaiknya Mama berikan secara rutin. Tapi perlu diketahui nih Ma, bahwa kulit bayi baru lahir itu sangat tipis dan sensitif.
Pelindung kulit bayi belum sepenuhnya berkembang, yang membuat kulitnya rentan menjadi kering atau bereaksi terhadap zat yang mungkin dioleskan selama pemijatan.
Jadi, Mama perlu memastikan juga produk apa saja yang akan digunakan untuk si kecil saat proses pemijatan. Sebelum memijat bayi, kamu sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak. Selain itu, pahami usia berapa bayi boleh dipijat, durasi teknik memijat, dan frekuensi pemijatan.
ADVERTISEMENT

Usia Berapa Bayi Boleh Dipijat?

Ilustrasi Usia Berapa Bayi Boleh Dipijat. Foto: Pexels
Merujuk Baby Center, Dr Saroja Balan selaku Dokter Anak dan Neonatologis, memaparkan bahwa beberapa ahli menyarankan untuk menunggu antara 10 hari hingga 2 minggu sejak bayi dibawa pulang ke rumah. Hal ini dikarenakan kulit bayi masih amat sensitif.
Selain itu, Mama juga perlu menunggu tali pusat si kecil mengering dan terlepas. Biasanya, memakan waktu 5-15 hari hingga tali pusat terlepas. Menunggu beberapa hari sebelum memulai memijat bayi menggunakan minyak akan memberikan waktu pelindung alami kulit bayi untuk berkembang.
Mama juga perlu ingat, setiap sisa minyak yang tersisa di permukaan kulit bayi setelah pijat dapat meningkatkan risiko infeksi di area tersebut. Sebab itu, jika ingin memijat bayi baru lahir menggunakan minyak, pilihlah minyak atau lotion yang cocok dan aman untuk si kecil.
ADVERTISEMENT
Mengutip Mayo Clinic, untuk melakukan pijat pada bayi disarankan untuk menunggu sedikitnya 45 menit setelah menyusui. Melakukan pijatan bayi terlalu cepat setelah ia makan dapat menyebabkan muntah.

Manfaat Pijat Bayi

Ilustrasi Usia Berapa Bayi Boleh Dipijat. Foto: Pexels
Melansir Healthline, menurut International Association of Infant Massage (IAIM), pijat bayi dapat membantu merangsang sistem peredaran darah dan pencernaan. Ini mungkin, juga bisa membantu pada bayi yang memiliki kondisi, seperti:
Pijat juga dapat membantu meredakan ketegangan otot, nyeri, dan ketidaknyamanan tumbuh gigi, serta merangsang pertumbuhan bayi prematur.
Tapi, jika bayi memiliki masalah kesehatan, Mama perlu membicarakan dengan dokter terlebih dahulu untuk memutuskan apakah boleh memijat si kecil atau tidak.

Seberapa Sering Pijat Bayi Perlu Dilakukan

Ilustrasi Usia Berapa Bayi Boleh Dipijat. Foto: Pexels
Sebenarnya, seberapa sering melakukan pijat bayi tergantung pada Mama dan si kecil. Beberapa orang tua memijat bayinya setiap hari, sementara orang tua lainnya memijat dua hari sekali.
ADVERTISEMENT
Kamu dapat memijat bayi di pagi hari untuk memulai harinya atau di malam hari sebelum tidur untuk membantu menenangkan bayi. Mama perlu memperhatikan isyarat si kecil untuk membantu menentukan rutinitas pemijatan terbaik.

Teknik Memijat Bayi

Ilustrasi Usia Berapa Bayi Boleh Dipijat. Foto: Pexels
Berikut adalah beberapa tips dan teknik yang akan membantu Mama dan bayi memanfaatkan waktu pijat sebaik-baiknya.

1. Ciptakan suasana yang tenang

Jika memungkinkan, lakukan pijatan di tempat yang hangat, tenang baik di dalam atau di luar. Duduk dengan nyaman di lantai atau tempat tidur atau berdiri di depan meja ganti dan posisi bayi di atas selimut atau handuk di depan kamu.

2. Mulai dengan perlahan

Letakkan bayi secara telentang dan mulailah dengan menggosok setiap bagian tubuh secara perlahan. Sentuhan Mama harus lembut pada awalnya. Gosok setiap bagian tubuh mereka, mulai dari kepala dan berlanjut secara bertahap ke kakinya.
ADVERTISEMENT

3. Ulangi semuanya

Jika Mama dan bayi menikmati pijatan, lanjutkan dengan mengulangi gerakan menggosok, yang dimulai dari kepala dan bergerak ke arah kaki.

4. Ajak bicara si kecil

Selalu berkomunikasi dengan bayi selama pemijatan. Ulangi nama mereka dan kalimat-kalimat yang menenangkan untuk membantu mereka tenang dan nyaman. Mama juga bisa menceritakan sebuah kisah atau menyanyikan lagu anak-anak favoritnya saat kamu melakukan pijatan.

5. Penggunaan minyak opsional

Jika kamu menggunakan minyak, pastikan untuk menggunakan minyak yang tidak berbau dan aman untuk si kecil. Untuk memastikan minyak aman digunakan, Mama bisa mengoleskan sedikit di kulit bayi. Kemudian periksa apakah ada bayi memiliki reaksi. Ini sangat penting dilakukan untuk bayi dengan alergi dan kulit sensitif.
(ANS)