Konten dari Pengguna

Warna Feses Bayi Diare yang Perlu Diwaspadai

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi warna feses bayi diare (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi warna feses bayi diare (Sumber: Pexels)

Warna feses bayi diare perlu Mama-Mama ketahui nih, supaya Mama-Mama lebih waspada lagi.

Memang sih, diare adalah salah satu gangguan kesehatan yang umum terjadi pada bayi dan anak-anak. Sebagian besar penyakit diare pada bayi sesungguhnya bisa sembuh dengan sendirinya.

Tapi, kalau dibiarkan dan enggak ditangani dengan tepat, diare juga dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya bagi si kecil. Apalagi, yang pernah Mama baca dari laman Healthline, diare masih menjadi salah satu penyebab kematian bayi dengan jumlah yang tinggi.

Penyebab diare ini bermacam-macam, paling umum adalah dari virus, bakteri, serta parasit. Diare bisa juga dikarenakan infeksi usus maupun gastroenteritis.

Bagi bayi yang sudah memasuki fase MPASI, juga bisa terkena diare karena keracunan atau alergi terhadap makanan tertentu. Begitu pula bayi yang mempunyai intoleransi terhadap susu sapi maupun produk susu lainnya yang bisa menyebabkan diare.

Ciri bayi yang mengalami diare paling mudah dikenali dari fesesnya. Kalau Mama-Mama sudah memahami arti setiap warna dari feses bayi ini, kamu bisa memberikan penanganan yang tepat guna mengurangi risiko kesehatan lainnya pada bayi.

Lantas, bagaimana sih warna feses bayi diare? Berikut adalah penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini. Cek info lengkapnya di sini, ya!

Warna Feses Bayi Diare

Ilustrasi warna feses bayi diare (Sumber: Pexels)

Diare memang salah satu penyakit paling sering yang diderita oleh bayi dan anak-anak, selain flu atau batuk. Karena kondisi ini dianggap umum, jadi masih banyak orang tua yang menyepelekan diare ini.

Padahal, diare kalau dibiarkan dan tidak ditangani secara serius bisa mengakibatkan malnutrisi pada anak. Sebab, ketika si kecil mengalami diare, dia akan banyak kehilangan cairan tubuh serta penyerapan nutrisi pada tubuhnya jadi terganggu.

Nah, ngomongin soal diare, Mama-Mama perlu mengetahui ciri feses bayi saat diare. Mengutip dari laman Web MD, feses bayi yang mengalami diare umumnya teksturnya lebih encer, bahkan mungkin berbusa.

Bukan cuma itu, bayi yang terkena diare pun frekuensi buang airnya menjadi lebih sering. Warna feses bayi ketika diare, mulai dari kehijauan, kuning, sampai kecokelatan. Mama-Mama perlu waspada ketika melihat warna feses bayi yang kehitaman, artinya si kecil mengalami komplikasi pada pencernaan yang lebih parah.

Feses bayi yang sedang diare pun biasanya memiliki bau busuk yang menyengat dan tidak sedap. Terkadang, diare pun dapat membuat si kecil mengeluarkan feses yang berlendir.

Tak hanya dari frekuensi serta tekstur dan warna dari fesesnya, bayi yang mengalami diare pun bakal memperlihatkan serangkaian gejala seperti, muntah-muntah, tubuh menjadi lemas, demam, susah menyusui atau makan, hingga mudah rewel.

Ilustrasi warna feses bayi diare (Sumber: Pexels)

Sebenarnya untuk mengatasi banyaknya cairan tubuh bayi yang hilang karena diare, Mama-Mama bisa lebih sering menyusui si kecil. Dalam ASI sesungguhnya telah mengandung antibodi yang bisa membantu bayi melawan bakteri maupun virus penyebab diare.

Ketika bayi sudah berada di usia 6 bulan, Mama-Mama bisa memberikan cairan elektrolit atau oralit guna mengembalikan lagi cairan tubuhnya yang hilang akibat diare ini.

Jika sudah memberikan pertolongan pertama dengan memberikan lebih banyak ASI atau cairan oralit, namun diare pada bayi masih berlangsung selama lebih dari tiga hari, mual dan muntah yang berulang, frekuensi BAB semakin sering, hingga feses yang keluar darah. Sebaiknya Mama-Mama segera mendatangi dokter agar si kecil mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Itu dia penjelasan mengenai warna feses bayi diare yang perlu Mama-Mama ketahui. Semoga informasi ini bisa membuatmu lebih meningkatkan kewaspadaan lagi dalam menjaga kesehatan si kecil ya, Ma!

(AN)

Frequently Asked Question Section

Apakah penyebab paling umum dari diare pada bayi?

chevron-down

Penyebab paling umum diare pada bayi adalah adanya virus, bakteri, serta parasit.

Bagaimana pertolongan pertama pada bayi yang terkena diare?

chevron-down

Lebih banyak memberikan ASI dan pemberian cairan oralit untuk bayi di atas usia 6 bulan.

Bagaimana tekstur feses bayi yang mengalami diare?

chevron-down

Feses bayi yang sedang diare umumnya cair.