12 Guru dan Pelajar di SMP Negeri 8 Manado Reaktif, Sekolah Tutup 2 Pekan
ยทwaktu baca 1 menit

MANADO - Sebanyak 10 orang guru di SMP Negeri 8 Manado dinyatakan reaktif saat diuji rapid test antigen oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Minanga, Senin (14/2) hari ini. Uji antigen ini sendiri dilakukan setelah pada Jumat pekan lalu, dua siswa juga ditemukan reaktif antigen.
Dalam tes antigen yang digelar di Aula Sekolah itu, para siswa yang diuji justru tidak ada yang hasilnya reaktif.
Kepala SMP Negeri 8 Manado, Drs Ronald SR Najoan MPd, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, dia akan menutup seluruh aktivitas sekolah selama dua pekan untuk melakukan sterilisasi, serta mengevaluasi kembali sistem belajar tatap muka.
"Sejak awal komitmennya, jika ada hasil tes (antigen) yang reaktif, maka pihak sekolah untuk sementara waktu akan menghentikan PTM. Pembelajaran akan dilaksanakan secara daring," kata Najoan.
Lanjut dikatakan Najoan, pihaknya akan melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pendidikan Kota Manado.
Sementara, Kepala Puskesmas Minanga, Deysi Sumilat, telah meminta kepada seluruh pihak yang hasil antigennya reaktif untuk segera melakukan isolasi mandiri selama 10 hari.
"Kami sendiri akan melakukan pelacakan terkait dengan kontak dari orang-orang ini untuk dilakukan tes antigen," kata Sumilat.
febry kodongan
