Konten Media Partner

Demo Sopir Mikrolet Tolak Bus Trans Manado Berlanjut, Cegat Bus Beroperasi

Manado Baciritaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aksi demo sopir mikrolet menolak kehadiran Bus Trans Manado dengan cara memarkir seluruh kendaraan mereka di jalan.
zoom-in-whitePerbesar
Aksi demo sopir mikrolet menolak kehadiran Bus Trans Manado dengan cara memarkir seluruh kendaraan mereka di jalan.

MANADO - Demo sopir mikrolet menolak Bus Trans Manado kembali berlanjut di hari kedua, Selasa (2/12). Tak hanya menyampaikan aspirasi lewat orasi, mereka juga mencegat Bus Trans Manado yang sementara beroperasi.

Menurut para sopir mikrolet, aksi lanjutan tersebut kembali dilakukan, karena Pemerintah Kota Manado dinilai melanggar atau tidak menepati kesepakatan yang diambil pada pertemuan di hari Senin (1/12) kemarin atau pada demo pertama.

kumparan post embed

“Sudah ada kesepakatan kemarin dengan pihak pemerintah dan kepolisian kalau Bus Trans Manado ini akan berhenti beroperasi selama bulan Desember sampai Januari. Tapi kenyataannya mereka tetap beroperasi,” ujar Makarius Samodara, salah satu sopir.

Sementara itu, terkait pencegatan Bus Trans Manado yang terjadi, Makarius mengaku jika itu adalah bentuk kekecewaan dari para sopir terhadap pemerintah. Awalnya diakui hanya akan gelar demo lagi, tapi para sopir yang telanjur kecewa memilih mengadang bus.

Dia pun mengaku para sopir sebenarnya sangat berharap keluhan mereka bisa didengar oleh pemerintah, sehingga mata pencaharian mereka tidak terganggu.

“Apalagi ini akan menghadapi momen Natal yang penuh sukacita. Adanya bus ini, dampaknya itu ke kami sangat jelas, karena ada penurunan jumlah penumpang,” ujarnya kembali.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan kota Manado, Jeffry Worang, mengaku masih akan mencari solusi terbaik bagi kedua pihak.

“Tuntutan yang masuk ke kami akan kami kaji dan cari jalan keluar yang baik bagi semua,” kata Worang.