Konten Media Partner

Ada Aturan Estetika, Spanduk Caleg Tetap Semrawut

Manado Baciritaverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Spanduk Calon Legislatif yang tak beraturan yang berada di dekat Bandar Udara Samratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara
zoom-in-whitePerbesar
Spanduk Calon Legislatif yang tak beraturan yang berada di dekat Bandar Udara Samratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara

PENERTIBAN Alat Peraga Kampanye (APK) berupa spanduk dan baliho telah berulang kali dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Manado. Terakhir, Bawaslu melakukan penertiban Rabu (6/3) pekan lalu.

Ketua Bawaslu Kota Manado, Marwan Kawinda kepada manadobacirita, partner resmi kumparan, menyebutkan jika pihaknya menertibkan alat peraga kampanye yang dinilai melanggar aturan.

"Ada beberapa lokasi yang tidak ditertibkan, karena memang sudah jadi kesepakatan dan mendapatkan rekomendasi lokasi dari Pemerintah, sebagai titik tempat baliho dan spanduk berada," kata Kawinda, Senin (11/3).

Kawinda juga menjelaskan, di beberapa tempat saat akan melakukan penertiban, pihaknya sering mendapatkan perlawanan dari masyarakat yang mendukung calon yang alat peraganya akan ditertibkan.

"Tapi, kami tetap melakukan penertiban. Sudah ratusan alat peraga kampanye yang kami tertibkan dari seluruh kecamatan di Kota Manado," kata Kawinda kembali.

Sementara, Komisioner KPU Kota Manado Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Ismail Harun, menyebutkan jika sesuai aturan Undang-undang Nomor 7 tahun 2017, Peraturan KPU nomor 23 tahun 2018 dan diperkuat dengan Petunjuk Teknis 1096, selain aturan tentang lokasi dan materi spanduk, ada juga aturan tentang estetika.

"Jelas dalam aturannya, APK disesuaikan ketersediaan ruang publik dan memperhatikan etika, estetika, kebersihan, keindahan dan keamanan," kata Harun, Rabu (6/3).

Harun mengatakan, partai politik dan calon legislatif, harusnya memberikan pembelajaran kepada para tim sukses, agar memasang spanduk dan baliho tidak secara serampangan.

"Aturannya ada, tinggal ikut saja," kata Harun kembali.

isa anshar jusuf