Bantuan Pasang Baru Listrik PLN Sasar 75.890 Keluarga Kurang Mampu di Indonesia
·waktu baca 2 menit

MANADO - Pemerintah bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan PT PLN (Persero) bersinergi untuk menyalurkan bantuan sambungan listrik gratis untuk keluarga tidak mampu yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.
Program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) ini menyasar sebanyak 75.890 keluarga, di mana pemberian bantuan ini bertujuan mewujudkan energi berkeadilan untuk seluruh masyarakat.
BPBL sendiri merupakan program bantuan pemasangan baru listrik bagi rumah tangga tidak mampu, meliputi pemasangan instalasi tenaga listrik, biaya sertifikasi laik operasi (SLO), biaya penyambungan baru ke PLN sampai dengan pengisian token listrik perdana.
"Penerima BPBL terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial," ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyatakan PLN terus mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) agar seluruh masyarakat mengakses listrik sehingga dapat mendorong roda perekonomian.
Pada tahun ini, pemerintah menargetkan akan menyambungkan listrik gratis kepada 80 ribu keluarga tidak mampu lewat program BPBL. PLN pun disebut akan bergerak cepat untuk mencapai target tersebut.
“Dari Agustus 2022 hingga 19 November 2022, telah dilakukan peresmian penyalaan pertama program BPBL di Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Banten, Riau, Bangka Belitung, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur dengan jumlah total 75.890 sambungan listrik,” ujarnya kembali.
manadobacirita
