Barber Vespa Keliling, Sensasi Gunting Rambut di Tepi Jalan Manado

BERMODALKAN gunting Magic Clip tanpa kabel, gunting warna merah muda, semprotan air, kaca kecil dan motor vespa, Muhammad Gusti Karinda, memulai usaha gunting rambut atau barbershop.
Namun, usahanya ini tak dilakukan di ruangan, tetapi di pinggiran jalan. Mengandalkan motor vespanya sebagai tempat duduk orang yang ingin gunting rambut, Gusti memanfaatkan lampu jalan sebagai penerangan saat dirinya menggunting rambut.
Dengan harga yang cukup terjangkau, Rp15 ribu hingga Rp20 ribu, Gusti mengaku jika dirinya memulai usaha yang tak biasa ini, setelah merasa stress menjadi karyawan di salah barbershop, karena tekanan dari pemilik.
"Dua bulan lalu saya memutuskan menjadi tukang gunting rambut jalanan saja. Soalnya kalau kerja di orang, tekanannya banyak. Mulai dari target hingga banyak sekali kerugian. Kalau sendiri, kita bisa atur jadwal sendiri," kata Gusti yang ditemui di jembatan kuning, kawasan Boulevard, Sabtu (23/3) malam.
Pria berusia 22 tahun dan masih tercatat sebagai mahasiswa IAIN Manado jurusan Tarbiyah ini mengaku jika dirinya memilih berkeliling dengan vespa untuk jadi penggunting rambut, dikarenakan tak punya modal besar kalau harus membuka barbershop yang memiliki ruangan sendiri.
"Tapi Alhamdulillah, setiap hari ada saja yang mau gunting di saya. Bahkan ada yang sudah panggil ke rumah," kata Gusti.
Gusti sendiri menyebutkan, dirinya juga pernah menggunting rambut turis asal Tiongkok yang kebetulan lewat di tempat dia mangkal. Walaupun mengaku sama sama tak mengerti bahasa, tapi turis memuji hasil kerjanya dengan mengangkat dua jari jempol.
"Saya mulai buka sejak 2 bulan lalu. Jam kerja saya biasanya setelah maghrib hingga jam 12 malam. Lumayan, setiap hari bisa ada 5 sampai 6 kepala yang digunting rambutnya," kata Gusti.
Ronny, salah satu pelanggan barbershop vespa mengaku jika dirinya tertarik untuk potong rambut karena melihat keunikannya. Dia mengaku, ingin melihat hasil guntingan di atas vespa dengan penerangan hanya lampu jalan.
"Memang awalnya yang menjadikan customer saya tertarik untuk gunting ya karena tempat gunting di pinggir jalan dan dudukannya itu vespa," tutur Gusti kembali.
isa anshar jusuf
