Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten Media Partner
Bentrok Ormas di Bitung: 3 Korban, 7 Orang Ditangkap, Polisi Buru Tersangka Lain
27 November 2023 20:36 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
BITUNG - Bentrok ormas di Bitung, yang melibatkan ormas adat Minahasa dan ormas keagamaan Barisan Solidaritas Muslim (BSM), mengakibatkan tiga orang menjadi korban. Satu orang meninggal dan dua lainnya luka-luka sehingga harus dirawat di rumah sakit.
ADVERTISEMENT
Korban meninggal dunia adalah Elvis Wagey (64) dari ormas adat Minahasa. Sementara korban luka adalah AM alias Anto (39) dari ormas keagamaan BSM dan RW alias Ridel, yang merupakan simpatisan ormas adat Minahasa.
Polisi sendiri telah menahan tujuh orang terduga pelaku. Lima di antaranya yaitu pria inisial GK (20), FL (19), BI (15), MP (20) dan RA, adalah terduga pelaku di Jalan Sudirman dengan korban Elvis Wagey. Kelimanya adalah simpatisan dari ormas keagamaan BSM.
Sementara, dua orang di antaranya yakni RP dan HP adalah terduga pelaku yang diduga melakukan penganiayaan di TKP Kelurahan Sari Kelapa dengan korban AM alias Anto.
Pada jumpa pers yang digelar di halaman Mapolres Bitung, Minggu (26/11), Dirreskrimum Polda Sulut, Kombes Pol Gani F. Siahaan, menyebutkan selain dua orang ini, masih ada tersangka lainnya yang dikejar oleh penyidik, karena ditemukan fakta para tersangka lainnya lari ke Kota Manado, Tomohon dan Minahasa.
ADVERTISEMENT
"Kita masih melakukan pengembangan tersangka. Jadi tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru yang ditetapkan," ujar Gani.
Sementara itu, selain menangkap para terduga pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain lima senjata tajam jenis parang, pedang samurai, pisau badik dan anak panah. Juga diamankan dua buah kayu totara.
Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol Setyo Budiyanto, menjelaskan jika situasi di Kota Bitung sudah kondusif, aman dan terkendali. Dia berpesan kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama berpartisipasi menjaga keamanan.
Terkait isu-isu yang ada saat ini, Kapolda minta agar tidak mudah terprovokasi.
"Jangan mudah percaya dengan isu atau informasi yang sumbernya tidak bisa dipercaya, bahkan mungkin sumber-sumber yang berasal dari akun-akun yang anonim, akun-akun yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," kata Setyo kembali.
ADVERTISEMENT
febry kodongan