Bisnis Hotel Pemprov Sulut di Jakarta Kini Jadi Beban Daerah

Hotel Asana Kawanua yang merupakan bisnis Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di ibukota negara, Jakarta, dengan nilai investasi mencapai Rp79,9 milliar, kini tak lagi beroperasi. Hotel bintang 3 yang terletak di simpang jalan Cempaka Putih Timur dan Cempaka Putih Raya, Jakarta Pusat ini, jadi gedung kosong, pasca kerjasama dengan pengelola sebelumnya dibatalkan.
Melihat hal tersebut, Komisi II DPRD Sulut meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, secepatnya mencari pengganti manajemen untuk mengelola hotel bintang tiga dengan 78 kamar (51 superior, 16 deluxe, 10 suite) tersebut.
Ketua Komisi II DPRD Sulut, Cindy Wurangian menyebut jika tidak beroperasinya hotel tersebut, justru menjadi beban besar terutama beban listrik yang harus ditanggung oleh Badan Penghubung Provinsi di Jakarta.
"Selain beban listrik, kasihan bangunan hotel ini jika dibiarkan lebih lama dalam keadaan kosong, maka biaya perbaikan nantinya akan jadi lebih besar," tutur Wurangian, Kamis (17/10).
Wurangian bilang, dirinya sangat menyesalkan potensi PAD yang seharusnya tinggi dari bisnis perhotelan tersebut, ternyata tidak bisa diraih oleh pengelola sebelumnya.
"Saya minta agar pemerintah provinsi menseriusi hal ini. Bukannya kita dapat tambahan PAD, malah ada ancaman jika bangunan investasi ini justru bisa rusak," kata politisi Partai Golkar ini kembali.
viana mundung
