Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten Media Partner
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Tetap Berjalan Optimal Selama Libur Lebaran
20 Maret 2025 18:03 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
MANADO - BPJS Kesehatan Cabang Manado memastikan layanan bagi seluruh peserta tetap berjalan optimal selama libur lebaran 2025, yang akan dimulai pada 31 Maret hingga 7 April 2025.
ADVERTISEMENT
Optimalisasi layanan sepanjang liburan itu sejalan dengan instruksi yang disampaikan langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, beberapa waktu yang lalu.
Terkait instruksi tersebut, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Manado, dr. Betsie Roeroe, memastikan kesiapannya untuk tetap beroperasi selama libur lebaran, dan memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Dalam Press Conference yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan, Kamis (20/3), dr. Betsie menyebut dalam momentum libur lebaran 1446 Hijriah, layanan di kantor Cabang BPJS Kesehatan Manado akan tetap dibuka dengan sejumlah penyesuaian.
Selain itu, peserta JKN juga dapat mengakses layanan digital melalui Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, hingga website resmi BPJS Kesehatan.
“Kita berlakukan sistem piket, dimulai sejak 28 Maret, lalu 2, 3, 4 dan 7 April 2025, mulai pukul 08.00-12.00 waktu setempat. Selain itu, juga bisa melalui kanal layanan digital kita,” ujar dr. Betsie
ADVERTISEMENT
Selain tetap mengoperasikan layanan kantor cabang dan kanal online, dr. Betsie menyebut setiap peserta BPJS kesehatan yang melakukan mudik juga dapat terlayani.
Jelasnya, meski masyarakat selaku peserta JKN sedang berada di luar area domisilinya, namun layanan pemeriksaan kesehatan maupun keadaan darurat di fasilitas kesehatan pertama tetap dapat dimanfaatkan.
“Peserta JKN tetap dapat layanan langsung fasilitas kesehatan pertama meski di luar domisili. Contoh yang ada di Manado, lalu mudik ke Bolaang Mongondow tetap terlayani,” ujarnya lagi.