Konten Media Partner

Buka Rakor Pencegahan dan Penurunan Stunting, Wabup Bolmong Titip Pesan Ini

Manado Baciritaverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta, saat membuka sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S).
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta, saat membuka sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S).

BOLMONG - Wakil Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Dony Lumenta, membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Bolmong Tahun 2025. Senin (20/10).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati memberikan apresiasi ke Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) yang memprakarsai kegiatan tersebut.

Dirinya juga meminta agar kegiatan ini bukan hanya jadi seremoni, tetapi harus menjadi jembatan untuk seluruh stakeholder dalam menyukseskan program TP3S di daerah.

Pemateri pada Rakor Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Bolmong Tahun 2025.

“Kolaborasi antar stakeholder harus terus diperkuat. Sasaran program juga harus jelas agar anggaran yang digunakan pemerintah dapat tepat sasaran,” kata Wakil Bupati.

Ia menekankan pentingnya keakuratan data sasaran, baik data ibu hamil, balita, maupun remaja penerima manfaat, yang menjadi dasar bagi para petugas di lapangan dalam melaksanakan intervensi program.

Selain itu, Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar fokus dan memiliki komitmen kuat dalam menjalankan program penurunan stunting.

“Kita harus bekerja lebih optimal agar hasilnya maksimal. Target kita, pada tahun 2026 angka stunting di Bolmong harus turun sesuai yang telah ditetapkan,” ujarnya kembali.

Peserta Rakor Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Bolmong Tahun 2025.

Sementara itu, Kepala DPPKB Bolmong, Yulin Eater Papuling, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan memperkuat kembali komitmen publik dalam upaya pencegahan serta percepatan penurunan stunting secara terintegrasi di Kabupaten Bolmong.

Hal tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan TP-PKK Kecamatan, tenaga gizi Puskesmas, PLKB, kader Posyandu, dan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK).

“Optimalisasi dan peningkatan gizi balita melalui pendampingan keluarga, serta pemantauan tumbuh kembang baduta secara berkelanjutan menjadi fokus utama kegiatan ini,” ujar Yulin.

Ia menambahkan, kegiatan Rakor TP3S tahun 2025 diikuti oleh 100 peserta yang terdiri atas perwakilan dari 16 instansi terkait di lingkup Pemkab Bolmong, camat, kepala puskesmas, tenaga kesehatan, PKK Kecamatan, dan PLKB.

"Saya berharap agar komitmen bersama ini dapat mempercepat pencapaian target penurunan angka stunting di Kabupaten Bolmong," ujarnya lagi.

Penulis: Rama Fatah