News
·
7 Februari 2021 21:45

Bupati Sitaro Temui Warga Tagulandang, Minta Warga Tetap Siaga Soal Bencana

Konten ini diproduksi oleh Manado Bacirita
Bupati Sitaro Temui Warga Tagulandang, Minta Warga Tetap Siaga Soal Bencana (93308)
Bupati Kabupaten Sitaro, Evangelian Sasingen saat meninjau wilayah pesisir pantai di Pulau Tagulandang.
SITARO - Bupati Kabupaten Sitaro, Evangelian Sasingen, usai meninjau sejumlah lokasi yang terdampak tanah longsor dan gelombang pasang di pulau Tagulandang, memilih untuk menemui warga yang tinggal di daerah rawan bencana tersebut.
ADVERTISEMENT
Dalam kesempatan pertemuan dengan warga, Bupati mengingatkan pentingnya mitigasi terkait bencana alam, atau kesiapsiagaan bencana yang bisa saja datang secara tiba-tiba. Apalagi menurut Sasingen, saat ini cuaca ekstrim masih berpotensi terjadi.
"Saya berharap, warga peka menilik atau melihat kondisi cuaca. Pesan ini untuk semua warga, tetapi lebih khusus untuk warga yang tinggal di wilayah yang rentan terjadi bencana," kata Sasingen.
Dalam kesempatan itu, bupati pertama di bumi karamando ini, menyampaikan upaya yang dilakukan pemerintah daerah, terkait dengan jalan berlubang di Kampung Tulusan yang dalam waktu dekat ini akan segera diperbaiki. Selain itu, pembersihan sisa-sisa material akibat longsor, juga menjadi hal yang disampaikannya.
"Instansi terkait dan pemerintah di wilayah sudah diinstruksikan segera melakukan penanganan," kata Sasingen.
ADVERTISEMENT
Khusus untuk wilayah yang terkena gelombang pasang, Sasingen mengatakan jika solusi penanganan, menurutnya, pemerintah daerah akan melanjutkan proses pembangunan jalan raya atau boulevard di Pulau Tagulandang, yang nantinya akan berfungsi sebagai peredam ancaman gelombang sampai ke pemukiman warga.
"Tahun ini proses pembangunannya. Karena pembangunan infrastruktur ini salah satu upaya penanggulangan atas potensi ancaman gelombang pasang," katanya.
Sementara itu, Camat Tagulandang, Norbert A Sakendatu menuturkan terkait penanganan bencana tanah longsor di Kampung Mahangiang, pihaknya sudah mulai melakukannya. Menurut dia, pihaknya dibantu aparat pemerintah kampung dan instansi terkait telah membersihkan sisa-sisa material longsor.
"Saat ini jalur di wilayah itu sudah bisa digunakan warga secara normal," ujar Sakendatu.
franky salindeho
ADVERTISEMENT