Cerita Korban Kebakaran di Asrama Pomdam XIII Merdeka: Api Cepat Membesar
·waktu baca 2 menit

MANADO - Sebanyak 11 rumah beserta satu unit mobil dan dua unit sepeda motor, hangus terbakar pada peristiwa kebakaran yang terjadi di kompleks asrama TNI Pomdam XIII Merdeka yang ada di Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (9/10).
Adib Dio Rifanda, salah satu pemilik rumah yang terbakar, mengatakan jika peristiwa itu sangat cepat terjadi. Menurutnya, api sangat cepat membesar dan langsung menghanguskan rumahnya dan 10 rumah lainnya.
"Api cepat sekali membesar. Saya baru lihat di depan rumah, tiba-tiba sudah di rumah saya yang kena," ujar Adib.
Diakui Adib, dia sama sekali tak mengetahui sumber api yang memicu kebakaran. Namun menurutnya, sebelum kebakaran besar itu terjadi, dia sempat mencium bau seperti sesuatu yang hangus dari luar rumahnya.
“Kejadian tadi siang waktu mau makan siang. Saya cium ada bau hangus. Waktu cek ke dapur saya, tidak ada bau itu, semuanya aman-aman. Tetapi waktu lihat ke luar sudah ada kebakaran,” kata Adib.
“Saya cuma sempat selamatkan keluarga, sama barang-barang yang mudah dibawa. Dokumen identitas juga saya selamatkan,” ujar Adib kembali.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Manado, Jimmy Charles Esau, mengatakan jika mereka menurunkan enam armada untuk memadamkan api yang melahap dengan cepat perumahan di asrama itu.
"Kami turunkan enam armada untuk memadamkan api. Adapun laporan kebakaran kami terima sekitar pukul 11.53 Wita, di mana kami langsung bergerak menuju lokasi kebakaran," ujar Jimmy.
Dijelaskan Jimmy, belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Dia mengatakan jika pihaknya selain memadamkan kobaran api, juga melakukan tindakan pencegahan agar api tidak menyebar ke rumah yang lain.
“Ada satu mobil dan dua motor yang ikut terbakar. Untuk korban jiwa tidak ada,” ujarnya kembali.
