Konten Media Partner

Dosen Unsrat Manado Gelar Demo, Tuntut Pemberlakuan Remunerasi Secara Adil

Manado Baciritaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para dosen di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, berjalan kaki saat menggelar aksi demo menuntut agar rektorat memberikan remunerasi yang sesuai aturan dan berlaku adil.
zoom-in-whitePerbesar
Para dosen di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, berjalan kaki saat menggelar aksi demo menuntut agar rektorat memberikan remunerasi yang sesuai aturan dan berlaku adil.

MANADO - Puluhan dosen Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar demo di halaman Kantor Rektorat, Selasa (20/5). Mereka menuntut agar pemberian tunjangan remunerasi yang lebih adil dan layak.

Para dosen yang tergabung dalam Aliansi Dosen ASN Kemendikbudristek Seluruh Indonesia (ADAKSI) ini, menyampaikan bahwa sistem pemberian tunjangan remunerasi di Unsrat saat ini belum memenuhi harapan, terutama jika dibandingkan dengan standar nasional.

Anggota ADAKSI Unsrat, Adi Nelwan, menyampaikan bahwa sebagai perguruan tinggi yang berstatus Badan Layanan Umum (BLU), pemberlakuan remunerasi seharusnya bisa memberikan tunjangan yang setara dengan tunjangan kinerja nasional.

“Jika status ini tidak bisa menjamin hal itu, maka lebih baik diturunkan menjadi BLU non-remunerasi agar dosen bisa menerima tunjangan kinerja sesuai standar nasional,” kata Adi.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya menolak jika peningkatan remunerasi harus dibebankan kepada mahasiswa melalui kenaikan biaya kuliah. Sehingga pihaknya meminta pimpinan universitas untuk memberikan solusi tanpa mengorbankan mahasiswa.

“Kami usulkan kepada pemimpin kami, tetapi jika tidak bisa dipenuhi maka pemimpin itu tidak layak jadi pemimpin, lebih baik mundur saja dan diganti dengan yang mau memperjuangkan kesejahteraan bersama,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Unsrat, Royke Montolalu secara terbuka menyampaikan bahwa pihaknya menerima setiap masukan yang diberikan oleh rekan-rekan dosen.

Kendati demikian, dirinya menyebut bahwa penerapan remunerasi yang dilakukan oleh Unsrat sejak akhir tahun 2023 telah sesuai aturan. Ia pun menegaskan pihaknya tidak akan melakukan peningkatan uang kuliah.

“Saya tegaskan semua dosen di Unsrat dan tenaga kependidikan yang ASN, sesuai aturan, menerima remunerasi walaupun besar kecilnya, tergantung pada kinerja dosen,” kata Royke.

“Penerapan remunerasi itu sudah sesuai aturan yang ada, kami berpatokan dari kementerian keuangan. Karena kami BLU sudah diaudit oleh kantor akuntan publik dan tidak ada temuan apa pun,” ujarnya kembali.